Sering Bekerja di Depan Layar? Waspadai Eye Strain alias Mata Lelah

(0)
Sakit kepala dan pandangan kabur merupakan gejala eye strain atau mata lelah akibat menatap layar komputer terlalu lamaEye strain disebabkan oleh aktivitas mata yang hanya melihat pada satu arah dalam waktu lama, seperti menatap layar laptop
Sama seperti halnya tubuh yang letih ketika terus dipakai beraktivitas, mata biasanya akan mengalami kelelahan saat dipakai menatap layar gadget dalam waktu lama. Kondisi tersebut biasa dikenal dengan nama eye strain alias mata lelah. Menghantui para pecandu layar, ada sejumlah hal yang wajib untuk diperhatikan supaya terhindar dari gangguan mata satu ini.

Penyebab eye strain

Eye strain disebabkan oleh aktivitas mata yang hanya melihat pada satu arah dalam waktu lama. Hal tersebut biasanya terjadi ketika orang-orang melakukan aktivitas seperti menyetir maupun memandang layar gadget.Selain itu, ada sejumlah hal yang juga dapat memicu munculnya eye strain, di antaranya:
  • Membaca secara terus-menerus tanpa mengistirahatkan mata
  • Terpapar cahaya terang atau silau
  • Melihat di tempat dengan minim penerangan
  • Memiliki masalah pada mata, salah satunya mata kering
  • Stres dan kelelahan
  • Terkena udara kering dari kipas atau pendingin ruangan
  • Posisi yang salah ketika menggunakan gadget
  • Jarak yang terlalu jauh atau terlalu dekat ketika memandangi layar gadget
  • Pencahayaan layar gadget yang seringkali tidak disesuaikan dengan kondisi sekitar

Mengenali gejala eye strain

Salah satu gejala eye strain adalah mata kering
Eye strain atau mata lelah ditandai dengan mata berair maupun mata kering
Penderita eye strain biasanya akan mengalami iritasi pada mata mereka. Selain iritasi, ada sejumlah gejala yang muncul ketika terkena eye strain, antara lain:
  • Mata berair atau kering
  • Penglihatan kabur atau ganda
  • Sakit kepala
  • Rasa kaku pada leher, bahu, maupun punggung
  • Meningkatnya sensitivitas terhadap cahaya
  • Kesulitan untuk berkonsentrasi
  • Merasa kesulitan membuka mata
Gejala-gejala di atas tentunya dapat menurunkan produktivitas. Hal tersebut bisa saja makin buruk apabila orang-orang tetap mempertahankan aktivitas serupa dalam waktu lama. Selain itu, kurang tidur juga dapat menyebabkan iritasi mata berulang.

Komplikasi eye strain

Ketika menggunakan gadget dalam waktu yang lama, orang-orang secara tidak langsung akan terpapar sinar biru dari layar. Paparan sinar secara biru terus-menerus dalam waktu lama ini pun kemudian memicu munculnya penyakit-penyakit mata seperti:

Cara mengatasi eye strain

Untuk mengatasi eye strain, ada sejumlah cara yang dapat dilakukan penderita, salah satunya dengan menggunakan lensa korektif. Selain itu, ada langkah-langkah sederhana yang juga bisa dilakukan untuk mengurangi gejala.Apabila mengalami eye strain karena terlalu lama menatap gadget, meningkatkan resolusi layar dan mengurangi pencahayaan sekitar dapat membantu. Menyesuaikan jarak mata dengan layar komputer maupun bahan bacaan juga bisa meredakan gejala .Terapkan prinsip 20-20-20 jika Anda harus bekerja di depan layar untuk waktu yang lama. Setelah menatap layar komputer selama 20 menit, arahkan pandangan ke titik lain sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Selain itu, cobalah sesekali berdiri, bergerak, dan regangkan lengan, kaki, punggung, leher, serta bahu.Apabila eye strain masih terus terjadi atau semakin mengganggu meski Anda telah melakukan langkah-langkah di atas, sebaiknya segera pergi ke dokter mata untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter akan mendiagnosis gangguan pada mata dan menentukan perawatan yang tepat.

Bisakah eye strain dicegah?

Eye strain atau mata lelah bisa dicegah dengan beberapa cara sederhana yang dapat diterapkan, baik saat menggunakan gadget, hingga kebiasaan ketika bekerja, seperti:
  • Sesuaikan kondisi cahaya

Saat membaca atau melakukan pekerjaan jarak dekat, cobalah untuk memposisikan sumber cahaya di belakang dan arahkan cahaya ke objek. Apabila membaca di atas meja, gunakan lampu baca yang ditempatkan di depan. Bayangan akan membuat cahaya tidak langsung menyinari mata.
  • Istirahat sesekali

Ketika melakukan pekerjaan jarak dekat, istirahatkan mata dengan mengalihkan pandangan dari layar. Cobalah aturan 20-20-20: Setiap 20 menit, lihat sesuatu yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter)  setidaknya selama 20 detik.
  • Batasi waktu penggunaan layar

Langkah ini sangat penting dilakukan, khususnya pada anak-anak, karena mereka belum menyadari risiko yang timbul akibat menatap layar terlalu lama. 
  • Tingkatkan kualitas udara ruangan 

Eye strain yang diakibatkan mata kering dapat dicegah dengan menggunakan menggunakan pelembap udara, menyesuaikan suhu ruangan agar tidak terlalu dingin, dan menghindari asap rokok.
  • Gunakan kacamata

Menggunakan kacamata khusus untuk bekerja di depan layar komputer dapat membantu mencegah eye strain
Menggunakan kacamata dengan filter khusus dapat membantu mencegah eye strain
Pertimbangkan untuk membeli kacamata atau lensa kontak yang dirancang khusus untuk pekerjaan di depan layar. Bertanyalah kepada dokter mata tentang filter dan jenis lensa yang mungkin bisa membantu mengurangi paparan sinar.
  • Berkedip sesering mungkin

Kebanyakan orang berkedip lebih sedikit dari biasanya ketika bekerja di depan komputer. Berkedip menghasilkan air yang membasahi dan menyegarkan mata. Usahakan untuk lebih sering berkedip saat melihat monitor.Eye strain atau mata lelah mungkin terdengar sepele. Namun apabila dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan Anda dalam beraktivitas. Jangan paksakan diri Anda jika sudah terlalu lama bekerja di depan layar. 
kesehatan matamata keringgangguan mata
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/eyestrain/symptoms-causes/syc-20372397
Diakses pada 6 Agustus 2020
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/eye_strain/article.htm
Diakses pada 6 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/eye-health/eye-strain#outlook
Diakses pada 6 Agustus 2020
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/eye-fatigue-causes-symptoms-treatment#1
Diakses pada 6 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait