Serba-serbi TBC Tulang, Penyakit Menular yang Melumpuhkan

(0)
18 Jun 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Nyeri tulang adalah salah satu gejala TBC tulangSalah satu gejala TBC tulang adalah nyeri tulang seperti pada lengan
Tuberkulosis (TBC) identik sebagai penyakit yang menyerang organ paru-paru. Namun ketika bakteri Mycobacterium tuberculosis yang mengakibatkan TBC sudah menjalar keluar organ vital pernapasan manusia tersebut, bakteri ini juga bisa menyerang tulang melalui aliran darah ke luar paru-paru sehingga disebut sebagai TBC tulang.TBC tulang disebut juga sebagai tuberkulosis ekstrapulmonari. Penyakit ini dapat terjadi di tulang bagian manapun, tapi kasus yang paling sering ditemui adalah TBC pada tulang belakang. Selain itu, TBC tulang juga bisa terjadi pada lutut, kaki, siku, tangan, dan bahu.Jika Anda merasa memiliki gejala TBC, segera periksakan diri ke dokter agar segera ditangani. TBC tulang yang sudah terlambat diobati dapat mengakibatkan kerusakan saraf yang berujung pada kelumpuhan, terutama jika terjadi di tulang punggung. Lantas, apakah TBC tulang menular atau tidak? 

Seperti apa gejala TBC tulang?

TBC tulang atau TBC luar paru biasanya baru bisa dikenali ketika sudah parah. Pasalnya, gejala awal TBC tulang tidak mudah dikenali karena cenderung tidak menimbulkan sakit atau pasien tidak menunjukkan gejala penyakit apa pun.Terlebih TBC tulang, terutama TBC tulang belakang, sulit untuk didiagnosis.Meskipun demikian, Anda patut waspada jika bagian tubuh Anda tiba-tiba mengalami gejala-gejala, seperti:
  • Nyeri tulang atau sendi yang sangat parah
  • Kaku
  • Bengkak
  • Keluar nanah
  • Sulit bergerak
  • Demam
  • Penurunan berat badan
  • Tulang belakang melengkung
  • Adanya pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan.
Beberapa penderita TBC tulang juga mengeluhkan munculnya rasa lelah berlebihan, demam, keringat dingin di malam hari, dan penurunan berat badan tanpa sebab. Ketika Anda tidak mengacuhkan gejala-gejala tersebut, bisa jadi TBC tulang akan semakin parah yang ditandai dengan:
  • Komplikasi saraf
  • Paraplegia (ketidakmampuan menggerakkan tubuh bagian bawah) atau lumpuh
  • Kelainan bentuk tulang
  • Lengan menjadi pendek (pada anak).

TBC tulang menular atau tidak?

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh masuknya bakteri Mycobacterium tuberculosis ke dalam paru-paru. Pada beberapa kasus, TBC dapat terjadi di area tubuh lain di luar paru-paru dan disebut dengan TBC luar paru, salah satu bentuknya adalah TBC tulang.TBC bisa menyerang bagian tulang mana pun dari tubuh, termasuk menyerang tulang belakang,TBC tulang merupakan penyakit menular, terutama di daerah dengan penderita TBC yang cukup tinggi seperti Indonesia.Jika Anda kerap mengeluhkan nyeri punggung yang parah dan tidak berkesudahan, sebaiknya periksa ke dokter untuk menjalani tes TBC tulang.Meski TBC tulang sulit untuk didiagnosis, semakin cepat TBC tulang terdiagnosis, semakin tinggi harapan Anda untuk sembuh.Dokter akan memberikan obat dan menyarankan Anda melakukan terapi tertentu agar Anda terhindar dari kelumpuhan.

Apa penyebab penyakit TBC tulang?

Mayoritas penyakit TBC tulang terjadi ketika Anda terkena TBC paru dan bakteri yang sama menyebar keluar paru-paru melalui aliran darah. Bakteri TBC paru sendiri menyebar lewat udara yang terkontaminasi.Meski demikian, The American Journal of Medicine menyebut 50 persen penderita TBC tulang mengaku tidak memiliki riwayat TBC paru.Hal tersebut mungkin disebabkan oleh bakteri TBC pada paru bersifat dorman, namun tanpa disadari oleh pasien, tetap aktif menyebar keluar paru-paru dan baru menunjukkan gejala ketika menyerang tulang.

Pengobatan untuk penderita TBC tulang

Seperti halnya TBC paru, TBC tulang bisa diobati melalui obat-obatan maupun terapi, tergantung tingkat keparahan kondisi Anda.Pengobatan utama yang biasanya dipilih oleh dokter adalah melalui obat-obatan yang terbagi menjadi dua tahap, yaitu:
  • Pengobatan tahap 1

Dokter akan memberi empat jenis obat TBC tulang yang harus diminum setiap hari dalam jangka waktu tertentu sesuai rekomendasi dokter.Selama meminum obat ini, Anda akan berada dalam pengawasan intensif dokter untuk mencegah terjadinya kekebalan tubuh terhadap obat.
  • Pengobatan tahap 2

Jumlah obat yang harus Anda minum akan dikurangi, namun harus dilakukan dalam jangka waktu yang lebih lama dari tahap pertama.Pengobatan tahap lanjut ini ditujuan untuk membunuh bakteri TBC yang bersarang di tulang sekaligus mencegah terjadinya TBC tulang kambuhan.Total, pengobatan TBC tulang bisa mencapai 6-18 bulan. Namun kadang kala, TBC tulang juga mengakibatkan tulang rusak dan keropos yang sebetulnya masih bisa dipulihkan, hanya saja pengobatannya akan berlangsung lebih lama lagi.Jika dokter memandang pengobatan lewat konsumsi obat-obatan tidak efektif, Anda akan disarankan untuk menjalani operasi. Salah satu bentuk operasi untuk kasus TBC tulang adalah laminektomi, yakni mengangkat sebagian tulang belakang yang sudah terinfeksi bakteri TBC pada penderita TBC tulang belakang.Kasus TBC tulang belakang yang menimbulkan komplikasi, misalnya kerusakan saraf, juga diperlukan penanganan dengan prosedur operasi.Apa pun pengobatan yang Anda jalani, lakukan dengan konsisten sesuai rekomendasi dokter. Jika Anda mengidap TBC tulang belakang, jangan tunggu sampai badan menjadi bungkuk karena saraf bisa terjepit dan akhirnya rusak, yang kemudian akan membuat Anda lumpuh permanen.
masalah tulangtbc
Healthline. https://www.healthline.com/health/bone-tuberculosis
Diakses pada 4 Juni 2020
Kementerian Kesehatan RI. http://yankes.kemkes.go.id/read-infeksi-tulang-sebabkan-kelumpuhan-5577.html
Diakses pada 4 Juni 2020
The American Journal of Medicine. https://www.amjmed.com/article/0002-9343(70)90101-4/abstract
Diakses pada 4 Juni 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3691411/
Diakses pada 4 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait