Serba-Serbi Dokter Spesialis Kardiologi, dari Pendidikan hingga Penyakit dan Pemeriksaan yang Ditangani

0,0
26 Jun 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Dokter spesialis jantung atau kardiologi memiliki kewenangan dalam melakukan pemeriksaan EKGDokter spesialis kardiologi sedang memantau pemeriksaan elektrokardiografi
Jika Anda memiliki masalah jantung atau pembuluh darah, misalnya penyakit jantung koroner atau tekanan darah tinggi, biasanya Anda akan dirujuk ke dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Mari kita kenali lebih jauh seputar dokter spesialis ini, mulai dari pendidikan, penyakit yang ditangani, hingga pemeriksaan yang dilakukan.

Mengenal dokter spesialis kardiologi

Kardiologi adalah studi dan pengobatan terhadap penyakit yang terkait gangguan jantung dan pembuluh darah. Dokter yang mendalami dan bekerja dalam lingkup penyakit jantung dan pembuluh darah memiliki banyak sebutan, mulai dari dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dokter spesialis kardiologi, dokter spesialis jantung, dokter jantung, dokter kardiologi, atau kardiologis.Dokter spesialis kardiologi memiliki spesialisasi dalam mendiagnosis dan mengobati penyakit pada sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah).Mereka dapat melakukan serangkaian tes dan melakukan berbagai prosedur terkait penanganan penyakit jantung, seperti kateterisasi jantung, angioplasti, hingga pemasangan alat pacu jantung.

Tahapan pendidikan dokter spesialis kardiologi

Jika Anda berminat menjadi seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, berikut adalah sejumlah tahapan pendidikan yang perlu dilalui.

1. Pendidikan sarjana kedokteran

Pendidikan sarjana kedokteran umumnya ditempuh dalam waktu 3,5-7 tahun. Lama waktu pendidikan ini tergantung pada kedisiplinan setiap mahasiswa dan ketentuan masing-masing institusi penyelenggara pendidikan kedokteran.Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana kedokteran, Anda akan mendapatkan gelar sebagai Sarjana Kedokteran (S.Ked).

2. Profesi kedokteran

Setelah mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran, Anda masih harus menjalani tahap klinik. Dalam tahap ini, Anda bekerja sebagai asisten dokter (co-ass) di tempat-tempat pelayanan kesehatan selama setidaknya tiga semester.Setelah lulus, Anda akan mendapatkan gelar dokter (dr). Selanjutnya, berikut adalah ada dua tahapan yang harus dilalui sebelum dapat memiliki surat izin praktik.
  • Mengikuti Uji Kompetensi Dokter Indonesia untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi Dokter (SKD).
  • Mengikuti program internship (magang) selama satu tahun, dan Anda bisa mendapatkan bayaran atas jasa yang diberikan selama mengikuti program internship.
Setelah mendapatkan sertifikat dan menyelesaikan program magang, maka Anda dapat mengajukan surat izin praktik.Anda sudah dapat membuka praktik sendiri atau bekerja di unit layanan kesehatan yang Anda minati sebagai dokter umum.

3. Pendidikan profesi dokter spesialis jantung dam pembuluh darah

Setelah mendapatkan gelar profesi dokter, Anda harus mengambil pendidikan profesi dokter spesialis jantung dan pemmbuluh darah.Lama pendidikan dokter spesialis ini umumnya ditempuh dalam 9-10 semester. Dokter yang sedang menempuh PPDS dikenal dengan sebutan residen. Setelah selesai, residen akan memperoleh gelar sebagai Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Sp.JP).

Pilihan subspesialisasi dokter spesialis kardiologi

Dokter spesialis kardiologi juga dapat mengambil sejumlah subspesialisasi, di antaranya:
  • Kardiologi Klinik
  • Kardiologi Pediatri
  • Elektrofisiologi
  • Kardiologi Intervensi
  • Rehabilitasi jantung
  • Vaskuler
  • Kardiologi Emergensi
  • Kardiologi Intensif
  • Cardiac Imaging.
[[artikel-terkait]]

Penyakit yang ditangani dokter spesialis jantung dan pembuluh darah

Ilustrasi serangan jantung
Serangan jantung dapat ditangani oleh dokter spesialis jantung
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah memiliki kapasitas dalam menangani berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan gangguan pada organ jantung dan penyakit kardiovaskuler, yaitu gangguan kesehatan yang memengaruhi jantung, pembuluh darah, atau keduanya.Sementara itu, berikut adalah jenis-jenis penyakit yang dapat ditangani seorang dokter spesialis kardiologi.Dokter kardiologi juga dapat membantu untuk memberikan saran mengenai langkah-langkah pencegahan penyakit jantung dan menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.

Pemeriksaan yang ditangani dokter spesialis jantung dan pembuluh darah

Berikut adalah beberapa jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
  • Elektrokardiogram (EKG), yaitu pemeriksaan untuk merekam aktivitas listrik jantung.
  • EKG ambulator, yaitu pemeriksaan untuk merekam irama jantung seseorang saat ia melakukan olahraga atau aktivitas rutin.
  • Tes stres EKG, yaitu pemeriksaan untuk mengetahui perubahan irama jantung saat beristirahat dan berolahraga. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengukur kinerja dan keterbatasan jantung.
  • Ekokardiografi, yaitu pemeriksaan lewat pencitraan USG untuk mengukur seberapa baik jantung memompa darah. Pemeriksaan ini dapat mengidentifikasi kelainan struktural, peradangan jantung, atau infeksi katup jantung.
  • Kateterisasi jantung, yaitu prosedur memasukkan tabung kecil di dalam atau di dekat jantung untuk melihat gambar dan fungsi jantung serta membantu meringankan penyumbatan.
  • Kardiologi nuklir, yaitu teknik pencitraan nuklir menggunakan bahan radioaktif untuk mempelajari gangguan dan penyakit kardiovaskuler dengan cara non-invasif.

Berkonsultasi ke dokter spesialis jantung dan pembuluh darah

Jika Anda memiliki gejala-gejala yang berkaitan dengan kondisi jantung, Anda dapat dirujuk ke dokter spesialis jantung dan pembuluh. Gejala-gejala yang dapat mengindikasikan masalah jantung, di antaranya:
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Pusing
  • Perubahan detak atau irama jantung
  • Tekanan darah tinggi.
Dokter spesialis kardiologi juga dapat melakukan perawatan bagi individu yang pernah mengalami serangan jantung atau memiliki riwayat penyakit jantung lainnya.Anda mungkin akan disarankan mengunjungi dokter jantung apabila memiliki risiko penyakit jantung yang tinggi, misalnya memiliki orangtua dengan riwayat penyakit jantung.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
penyakit jantungserangan jantung
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/248935#what_does_cardiology_involve
Diakses 14 Juni 2021
Loyola Medicine. https://loyolamedicine.org/gme/fellowships/general-cardiology/subspecialties
Diakses 14 Juni 2021
Biofar. https://biofar.id/tahapan-menjadi-dokter-spesialis/
Diakses 14 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait