Serba-Serbi Dokter Spesialis Ginjal (Nefrologi) dan Perannya

0,0
10 Jul 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Dokter spesialis ginjal atau nefrologi juga punya kewenangan untuk melakukan pemeriksaan terkait ginjalDokter spesialis ginjal atau nefrologi dapat membantu Anda dalam menangani masalah ginjal
Apabila Anda memiliki masalah ginjal, Anda biasanya akan dirujuk ke dokter spesialis nefrologi atau ginjal. Bagi Anda yang belum tahu, nefrologi adalah subspesialisasi penyakit dalam yang berfokus pada diagnosis dan pengobatan penyakit yang berkaitan dengan ginjal.Dokter spesialis ginjal adalah dokter yang punya spesialisasi dalam mengobati penyakit ginjal. Tidak hanya memiliki keahlian mengenai penyakit yang secara khusus memengaruhi ginjal, dokter ginjal juga dapat mengetahui bagaimana penyakit atau disfungsi ginjal merusak bagian lain dalam tubuh kita.

Pendidikan dokter spesialis ginjal atau nefrologi

Untuk menjadi seorang dokter spesialis ginjal, Anda harus menempuh pendidikan kedokteran umum, pendidikan spesialis penyakit dalam, serta pendidikan subspesialis ginjal dan hipertensi. Tahapan pendidikan menjadi dokter spesialis nefrologi adalah:
  • Menempuh pendidikan kedokteran umum sekitar 7-8 semester (3,5 – 4 tahun). Setelah lulus, Anda akan mendapatkan gelar sarjana kedokteran (S. Ked.)
  • Selanjutnya, menempuh tahap klinik dengan bekerja sebagai co-ass di tempat pelayanan kesehatan dan di bawah pengawasan dokter yang lebih senior. Tahap klinik ini ditempuh selama setidaknya 3 semester. Setelah lulus, Anda akan mendapatkan gelar dokter (dr.)
  • Untuk mendapatkan surat izin praktik sebagai dokter umum, ada dua tahapan yang harus Anda lalui, yakni mengikuti Uji Kompetensi Dokter Indonesia untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi Dokter (SKD) dan mengikuti program internship (magang) selama satu tahun.
  • Setelah mendapatkan gelar profesi dokter, Anda perlu menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) penyakit dalam sekitar 8-10 semester. Setelah selesai, Anda akan memperoleh gelar Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD).
  • Untuk menjadi dokter spesialis nefrologi, selanjutnya Anda perlu menjalani pendidikan sub-spesialis nefrologi untuk mendapatkan gelar Konsultan Ginjal dan Hipertensi (Sp.PD-KGH). Pendidikan untuk mendapatkan gelar dokter spesialis ginjal ini ditempuh selama 4-6 semester.

Pemeriksaan yang bisa dilakukan dokter spesialis ginjal

Untuk mendiagnosis masalah ginjal, seorang dokter spesialis nefrologi akan mengumpulkan informasi yang diperlukan terkait kondisi Anda. Mereka akan meninjau riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik lengkap.Dokter spesialis ginjal juga akan melakukan beberapa tes dan studi tambahan yang mungkin diperlukan untuk menilai fungsi ginjal Anda, seperti:

1. Tes laboratorium

Ada sejumlah tes laboratorium yang bisa dilakukan untuk mengetahui fungsi ginjal Anda. Tes laboratorium biasanya dilakukan dengan menguji sampel darah atau urine.
  • Tes darah: Laju filtrasi glomerulus (GFR), kreatinin serum, dan nitrogen urea darah (BUN).
  • Tes urine: Urinalisis, rasio albumin/kreatinin (ACR), pengumpulan urine 24 jam, dan klirens kreatinin.

2. Prosedur medis

Selain meninjau dan menafsirkan hasil tes laboratorium terkait kondisi ginjal, ahli nefrologi juga memiliki kualifikasi untuk melakukan sejumlah prosedur medis berikut:

Penyakit yang ditangani dokter spesialis nefrologi

Dokter ginjal dapat membantu mendiagnosis dan mengobati kondisi-kondisi yang terkait dengan ginjal, seperti:Seorang dokter spesialis nefrologi juga dapat dilibatkan pada kondisi yang mungkin terkait dengan penyakit atau gangguan ginjal, temasuk:
  • Tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Kondisi autoimun, misalnya lupus
  • Penggunaan obat-obatan.

Kapan harus ke dokter spesialis ginjal?

Batu ginjal
Batu ginjal yang terjadi berulang sebaiknya diperiksakan ke dokter ginjal
Beberapa gangguan ginjal pada tahap awal kemungkinan dapat dibantu pencegahan dan pengobatannya oleh dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam. Namun, kondisi gangguan ginjal lebih lanjut atau lebih kompleks, mungkin mengharuskan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis ginjal.Dokter umum mungkin akan merujuk Anda ke dokter spesialis nefrologi jika hasil pemeriksaan menunjukkan penurunan fungsi ginjal yang cepat atau berlanjut, termasuk jika Anda memiliki salah satu kondisi ini:
  • Penyakit ginjal kronis lanjut
  • Darah pada urine dalam jumlah besar (hematuria)
  • Protein pada urine dalam jumlah besar (proteinuria)
  • Batu ginjal berulang
  • Tekanan darah tinggi (atau tetap tinggi meskipun sudah minum obat)
  • Penyebab penyakit ginjal yang langka atau diwariskan
  • Penyakit ginjal kronis
  • Infeksi ginjal atau kandung kemih
  • Masalah ginjal yang disebabkan oleh diabetes
  • Penyakit ginjal polikistik.
Saat berkonsultasi dengan dokter spesialis ginjal, Anda diwajibkan untuk bersikap terbuka terkait kondisi kesehatan yang sedang dialami. Selain itu, sampaikan semua pertanyaan terkait pilihan perawatan yang tersedia.Jika ada sesuatu yang dirasa masih kurang jelas dan membingungkan, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter ginjal Anda.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
batu ginjalpenyakit ginjalgagal ginjal
Healthline. https://www.healthline.com/health/what-is-a-nephrologist#nephrologists-job
Diakses 26 Juni 2021
Delaware Kidney. http://www.delawarekidney.com/For-Patients/
Diakses 26 Juni 2021
American College of Physicians. https://www.acponline.org/about-acp/about-internal-medicine/subspecialties-of-internal-medicine/nephrology
Diakses 26 Juni 2021
Biofar. https://biofar.id/tahapan-menjadi-dokter-spesialis/
Diakses 26 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait