Seputar ISPA, Penyakit yang Paling Banyak Diderita Pemudik

Pilek adalah bentuk paling umum dari ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) bagi pemudik
ISPA atau infeksi saluran pernapasan atas, menjadi penyakit yang paling banyak diderita pemudik.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, dari 923 pos kesehatan mudik tahun 2019 di 34 provinsi, penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) menjadi salah satu penyakit yang paling banyak diderita pemudik.

Nama ISPA mungkin belum terlalu akrab di telinga Anda. Namun sebenarnya, kondisi ini memanglah gangguan yang cukup sering dialami. Contoh paling umum dari ISPA adalah pilek. Penyakit lain yang termasuk dalam ISPA di antaranya sinusitis, faringitis, dan epiglotitis.

Mengenal ISPA lebih jauh

Penyakit ISPA merupakan infeksi yang terjadi pada organ saluran pernapasan bagian atas. Kondisi ini hampir selalu disebabkan oleh virus, dari air liur penderita ISPA yang bersin atau batuk.
Ada banyak kondisi yang bisa menjadi faktor risiko terjadinya ISPA, di antaranya:

  • Kerusakan atau gangguan pada organ saluran pernapasan
  • Jarang cuci tangan
  • Sering berkontak dengan anak-anak
  • Berada di tempat padat seperti terminal atau bandara
  • Memiliki gangguan autoimun
  • Telah menjalani operasi pengangkatan amandel
  • Memiliki kebiasaan merokok dan menjadi perokok pasif
  • Sering berada di rumah sakit atau pusat pelayanan kesehatan lainnya

Melihat beberapa faktor risiko di atas, tidak heran rasanya jika penyakit ini paling banyak diderita pemudik. Kondisi bandara, stasiun, maupun terminal yang teramat padat saat Lebaran, menjadi salah satu faktor risiko penyakit ISPA.

Belum lagi, durasi perjalanan yang teramat panjang, terkadang membuat para pemudik kesulitan untuk tetap menjaga kebersihan serta melindungi diri dari virus-virus yang mungkin dibawa oleh orang lain.

Lindungi diri dari penyakit ISPA di perjalanan selanjutnya

Periode mudik telah usai. Namun, bukan berarti perlindungan diri dari penyakit ISPA bisa berhenti. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan, untuk mencegah penularan penyakit ISPA, selama melakukan perjalanan.

  • Jangan malas cuci tangan, terutama setelah kontak dengan orang lain.
  • Kurangi kontak dengan orang yang sedang terinfeksi ISPA.
  • Bersihkan barang-barang yang sering dipegang orang lain, seperti telepon genggam, pegangan kursi di tempat umum, dan lain-lain.
  • Tutup mulut saat bersih atau batuk agar tidak menularkan virus ke orang lain.
  • Mendapatkan vaksinasi flu, terutama untuk lansia, orang yang memiliki riwayat penyakit kronis, dan pekerja kesehatan.

Pada bayi, jika memungkinkan, berikan ASI. Sebab, ASI dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil. Selain itu, selalu konsumsi makanan yang bergizi seimbang, berolahraga secara teratur, dan menghentikan kebiasaan merokok. Jadi, tubuh menjadi lebih kuat untuk melawan infeksi yang menyerang.

Artikel Terkait

Banner Telemed