Seputar NSAID, Obat Antiinflamasi untuk Obati Sakit Gigi hingga Nyeri Sendi

(0)
09 Jun 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
NSAID adalah obat untuk redakan nyeri, bengkak, demam, dan gejala peradangan lainnyaNSAID biasa digunakan untuk redakan nyeri, bengkak, dan demam
NSAID adalah singkatan dari nonsteroidal anti-inflamatory drugs dan merupakan sebuah golongan obat-obatan yang biasanya digunakan untuk bantu meredakan peradangan atau rasa nyeri. Dalam bahasa Indonesia, golongan obat ini disebut juga sebagai obat antiinflamasi nonsteroid atau OAINS.Ada puluhan jenis obat yang masuk sebagai golongan NSAID dan semuanya bekerja dengan mekanisme yang sama. Contoh obat NSAID yang paling sering digunakan antara lain adalah ibuprofen, aspirin, diklofenak, dan asam mefenamat.Obat-obatan tersebut dapat dikonsumsi untuk meredakan gejala atau penyakit yang menimbulkan gejala berupa nyeri serta peradangan, seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri sendi, hingga migrain.

Jenis-jenis obat golongan NSAID

Dari sekian banyak obat golongan NSAID, ada beberapa yang penggunaannya cukup umum di Indonesia, antara lain:

Ibuprofen

Contoh merek dagang: Bodrex, Proris, Paramex Nyeri Otot, Procold Obat Sakit Kepala, Pamol, Neo Rheumacyl, Moris, Oskadon Ekstra.

Natrium diklofenak

Contoh meerk dagang: Cataflam, Dicloflam, Kaflam, Voltaren, Voltadex, Proflam, Nadifen

Asam mefenamat

Contoh merek dagang: Mefinal, Ponstan, Dentacid, Licostan, Pondex, Cetalmic

Aspirin

Contoh merek dagang: Bodrexin, Inzana, Minigrip, Poldan Mig, Paramex Migren, Puyer sakit kepala cap kapak, Remasal

Piroxicam

Contoh merek dagang: Counterpain Pxm, Lexicam, Bitrafarm, Pirogel, Rexil, FeldeneSelain kelima obat di atas, masih ada jenis obat lain yang masuk sebagai golongan NSAID, yaitu:
  • Ketorolac
  • Ketoprofen
  • Naproxen
  • Indomethacin
  • Meloxicam
  • Celecoxib
  • Etodolac
  • Sulindac
  • Tolmetin
  • Flurbiprofen
Obat NSAID ada yang bisa dibeli secara bebas di apotek tanpa resep, tapi ada juga yang membutuhkan resep dokter. Jika ingin membeli obat-obatan tersebut untuk mengurangi gangguan kesehatan yang dirasakan, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker sebelum memilih jenis yang paling tepat untuk kondisi Anda.

Obat NSAID bisa digunakan untuk mengobati apa saja?

Obat-obatan NSAID biasanya digunakan untuk mengatasi kondisi umum yang sering menjadi gejala berbagai penyakit, seperti:
  • Demam
  • Peradangan
  • Nyeri
Beberapa penyakit yang gejalanya bisa diredakan dengan penggunaan obat golongan ini antara lain:
  • Artritis atau nyeri sendi
  • Sakit kepala
  • Sakit gigi
  • Gejala yang muncul karena pilek, seperti nyeri tubuh dan demam
  • Nyeri haid
  • Sakit punggung
  • Terkilir, keseleo, dan kram
  • Nyeri otot
Pilek disebabkan oleh virus. Sehingga, kondisi ini tidak bisa disembuhkan dengan obat golongan NSAID. Obat golongan ini hanya digunakan untuk meredakan gejala yang menyertai. Virusnya bisa hilang dengan sendirinya apabila daya tahan tubuh kita baik.

Cara kerja obat golongan NSAID

Saat rusak atau mengalami gangguan, jaringan tubuh akan mengeluarkan zat kimia yang disebut sebagai prostaglandin. Prostaglandin inilah penyebab membengkaknya jaringan dan yang mengirimkan sinyal elektrik ke otak, dan kemudian diterjemahkan sebagai rasa nyeri.Ketika dikonsumsi, obat golongan NSAID tersebut akan bekerja dengan menghambat efek dari enzim yang dinamakan Cox-1 dan Cox-2. Kedua enzim ini berperan memproduksi prostaglandin. Dengan menghambat kerja kedua enzim tersebut, obat NSAID juga menghalangi produksi prostaglandin. Sehingga, pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh bisa berkurang.

Efek samping menggunakan obat golongan NSAID

Sama seperti obat-obatan lainnya, obat golongan NSAID juga punya efek samping yang mungkin muncul apabila konsumsinya kurang tepat, atau apabila pengguna memiliki kondisi tubuh tertentu. Efek samping juga lebih mungkin muncul apabila Anda menggunakan obat ini dalam jangka panjang dan dengan dosis yang tinggi.Beberapa efek samping yang mungkin muncul antara lain:Obat ini juga mungkin saja menimbulkan gangguan pada hati, ginjal dan jantung, tapi angka kejadiannya sangat kecil.
Golongan NSAID memang efektif untuk mengurangi nyeri. Namun, obat ini diperuntukkan penggunaan jangka pendek. Sehingga, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsinya selama lebih dari 3 hari jika ingin menurunkan demam. Sementara itu untuk meredakan nyeri, durasi penggunaannya sebaiknya dibatasi tidak lebih dari 10 hari.
Segera hubungi dokter apabila Anda merasakan gejala alergi seperti gatal, ruam, bengkak, dan sesak napas setelah mengonsumsi obat NSAID. Sebab reaksi alergi yang dibiarkan bisa berakibat fatal.
antiinflamasi nonsteroid (nsaid)minum obatobat bebas terbatas
WebMD. https://www.webmd.com/arthritis/features/pain-relief-how-nsaids-work#1
Diakses pada 27 Mei 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/179211
Diakses pada 27 Mei 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/nsaids/
Diakses pada 27 Mei 2020
Drugs. https://www.drugs.com/drug-class/nonsteroidal-anti-inflammatory-agents.html
Diakses pada 27 Mei 2020
Pusat Informasi Obat Nasional. http://pionas.pom.go.id/monografi
Diakses pada 27 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait