Seputar Behel Lepas Pasang, Benarkah Bisa Buat Gigi Rapi?

(0)
16 Jan 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Behel lepas pasang, harga murah dengan konsekuensi mahalBehel lepas pasang bisa merusak gigi
Sisi positif dan negatif dari tren penggunaan kawat gigi selama ini selalu melekat bersama, bak dua sisi mata uang. Di satu sisi, tren ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merapikan giginya yang berantakan. Di sisi lain, masih ada orang yang memilih perawatan yang tidak sesuai kaidah medis, seperti menggunakan behel lepas pasang.Saat ini banyak behel lepas pasang yang dijual di pasaran. Harganya yang murah dan estetiknya dianggap sebagai “fashion” membuat alat ini begitu laris diburu. Padahal, behel lepas pasang bisa merusak susunan gigi. Ironis, karena behel atau kawat gigi harusnya memberikan manfaat sebaliknya.Di dunia kedokteran gigi, memang ada perawatan kawat gigi yang bisa dilepas dan dipasang sendiri oleh pasien. Tapi, jenisnya berbeda dengan kawat gigi yang menggunakan bracket dan karet warna-warni.

Tren behel lepas pasang, kenapa berbahaya?

Behel lepas pasang bisa sebabkan gigi jadi lebih berantakan
Behel lepas pasang bisa membuat gigi justru semakin berantakan
Banyak orang lupa atau mungkin tidak tahu kalau behel atau kawat gigi adalah alat yang digunakan untuk perawatan medis, bukan aksesoris. Jadi, pengguna kawat gigi memang pasien yang sudah menerima diagnosis dari dokter gigi.Behel yang selama ini dikenal adalah alat yang seharusnya dipasang secara cekat dan hanya bisa dilepas dan dipasang oleh dokter gigi. Namun, sekarang banyak pihak yang menjual satu set behel, dengan klaim yang menyebutkan bahwa alat ini mudah dipasang dan dilepas sendiri. Kawat gigi cekat secara umum terdiri dari bracket (bagian berbentuk kotak berukuran kecil yang ditempelkan di permukaan gigi), kawat, karet, dan cincin yang dikaitkan ke gigi geraham. Masing-masing bagian ini, memiliki peran tersendiri dan ditujukan untuk menggeser serta merapikan gigi. Dalam kaidah ilmu pemasangan kawat gigi, sudah ada ketentuan ukuran pemasangan bracket, karet, dan kawat yang juga harus disesuaikan dengan susunan gigi masing-masing orang.Jika pemasangannya dilakukan sembarangan, bisa-bisa bukan cantik yang didapat, tetapi malah penyakit. Masih belum percaya jika behel lepas pasang itu berbahaya? Berikut ini penjelasannya.

1. Behel lepas pasang bisa buat gigi jadi lebih berantakan

Pemasangan kawat gigi itu bukanlah hal yang sederhana. Ada berbagai perhitungan yang perlu dilakukan, termasuk jarak antara bracket dengan gusi, diameter jenis kawat, hingga jenis karet yang digunakan.Salah memasang bracket beberapa milimeter saja, bisa membuat gigi Anda bergeser ke arah yang salah. Jarak pemasangan bracket pun dibedakan antara satu gigi dengan gigi lainnya. Pada gigi yang miring, aturan pemasangan bracketnya pun akan berbeda dari gigi yang lebih maju atau lebih mundur.Pemasangan kawat gigi adalah seni yang dipadukan dengan ilmu pengetahuan. Itulah sebabnya, bidang ini memiliki tingkat spesialisasinya tersendiri. Jadi, memasang behel tidak semudah itu, apalagi yang sudah tersusun dari dalam kemasan.

2. Behel lepas pasang bisa picu berbagai penyakti di rongga mulut

Tidak hanya soal susunan gigi. Behel lepas pasang bisa saja memiliki kawat dengan ujung tajam dan menusuk ke pipi bagian dalam atau gusi. Jika sudah begini, minimal sariawanlah yang akan muncul. Pada kondisi yang parah, perlukaan di dalam rongga mulut dapat terjadi, yang bahkan bisa memicu traumatik keratosis.Selain itu, penggunaan kawat gigi juga akan membuat gigi jadi semakin susah dibersihkan. Oleh karena itu, pengguna kawat gigi pun berisiko lebih besar terkena radang gusi atau gingivitis.Itulah sebabnya, pasien kawat gigi di dokter gigi, akan mendapatkan sikat gigi khusus serta perlu kontrol kawat secara rutin setiap satu bulan sekali. Selain untuk melihat perkembangan hasil perawatan, pemeriksaan rutin tersebut penting untuk membersihkan rongga mulut. Jika Anda menggunakan behel lepas pasang, harus kontrol pada siapa?

3. Murah di awal, tapi bisa jadi mahal di akhir

Behel lepas pasang banyak diincar karena harganya yang murah. Namun, dengan berbagai konsekuensi yang bisa muncul, di kemudian hari mungkin Anda harus mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk memperbaiki susunan gigi yang semakin berantakan, mengobati gusi yang meradang, hingga gigi yang berlubang akibat behel lepas pasang.

4. Jika tidak sakit, kenapa harus lakukan perawatan?

Mungkin harus lebih ditekankan kembali, bahwa kawat gigi adalah alat yang hanya bisa digunakan jika ada indikasi medis dan diagnosis dari dokter gigi. Menggunakan kawat gigi hanya untuk fashion, sama halnya seperti menggunakan tongkat padahal Anda bisa berjalan dengan baik.

Jenis kawat gigi lepasan yang tepat

Kawat gigi lepasan bisa buat gigi rapi
Kawat gigi lepasan juga bisa digunakan untuk membuat gigi rapi
Di dunia kedokteran gigi, memang ada kawat gigi lepasan yang bisa membantu merapikan gigi. Namun, bentuknya berbeda dari behel yang umum diketahui. Kawat gigi lepasan, tidak memiliki bracket maupun karet sebagai pengait. Kawat ini memiliki plat akrilik yang menempel di langit-langit mulut, serta kawat dengan lekukan tertentu sebagai penentu banyaknya tekanan yang diperlukan, untuk menggeser gigi.Berikut ini fakta seputar kawat gigi lepasan yang dipasang oleh dokter gigi:
  • Biasanya digunakan untuk mengatasi kasus gigi berantakan yang ringan, atau sebagai perawatan pendamping kawat gigi cekat
  • Bisa dilepas dan dipasang sendiri oleh pasien
  • Mudah dibersihkan, karena cukup disikat dengan sikat gigi serta pasta gigi
  • Meski bisa dilepas pasang, tetap perlu digunakan setiap saat, kecuali saat makan atau berolahraga
  • Tingkat keberhasilan perawatannya bergantung pada kedisiplinan pasien
  • Pengguna perlu kontrol setiap dua minggu atau satu bulan sekali
  • Harganya lebih murah dibandingkan dengan kawat gigi cekat
Dibanding menggunakan behel lepas pasang yang dibeli bebas, lebih baik Anda ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi gigi. Dokter akan menjelaskan jenis kawat gigi yang bisa digunakan, beserta dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing jenisnya.
gigi putihgigi palsuveneer gigikawat gigi
The Orthodontic Clinic. http://www.theorthodonticclinic.co.uk/removable-braces
Diakses pada 16 Januari 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/orthodontics/treatments/
Diakses pada 16 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait