logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Waspada Sepsis pada Bayi, Kenali Gejalanya

open-summary

Sepsis pada bayi berisiko dialami oleh bayi yang lahir prematur maupun yang ibunya mengalami infeksi saat hamil. Sepsis pada bayi baru lahir biasanya muncul 24-48 jam setelah kelahiran.


close-summary

29 Jul 2021

| Annisa Nur Indah

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Sepsis pada bayi berisiko dialami oleh bayi yang lahir prematur maupun yang ibunya mengalami infeksi saat hamil

Sepsis pada bayi disebabkan oleh infeksi bakteri

Table of Content

  • Apa penyebab sepsis pada bayi?
  • Gejala sepsis pada bayi
  • Faktor risiko sepsis pada bayi
  • Menangani sepsis pada bayi

Siapa pun dapat terkena infeksi, dan hampir semua infeksi dapat menyebabkan sepsis atau respons ekstrem tubuh terhadap infeksi. Tanpa pengobatan yang tepat, sepsis dapat dengan cepat menyebabkan kerusakan jaringan, kegagalan organ, dan bahkan kematian. Sepsis dapat menyerang siapa saja, kapan saja, termasuk sepsis pada bayi baru lahir. Bayi yang memiliki masalah kesehatan dasar juga berisiko lebih tinggi dan lebih rentan terkena sepsis.

Advertisement

Apa penyebab sepsis pada bayi?

Sepsis adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa di mana sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap infeksi. Reaksi berlebihan ini menyebabkan kerusakan pada organ tubuh dan jaringan lain. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), sebagian kasus sepsis disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun, sepsis juga dapat terjadi sebagai respons terhadap infeksi virus, jamur, atau parasit.

Laporan kasus di tahun 2016 mencatat bahwa sebagian besar kasus sepsis berasal dari infeksi saluran pernapasan atau aliran darah.

Anak-anak di bawah usia 1 tahun berisiko lebih tinggi terkena sepsis, terutama jika mereka lahir prematur atau ibunya mengalami infeksi saat hamil. 

Faktor risiko lain untuk sepsis yaitu memiliki sistem kekebalan yang lemah atau memiliki kondisi kesehatan kronis, seperti diabetes, penyakit paru-paru, dan penyakit ginjal.

Selain itu, sepsis pada bayi baru lahir juga dapat disebabkan oleh bakteri seperti Escherichia coli, Listeria, dan beberapa strain streptokokus. Namun masalah ini jarang terjadi karena ibu hamil melakukan pemeriksaan selama kehamilan. Virus herpes simpleks juga dapat menyebabkan infeksi parah pada bayi baru lahir apalagi ketika ibunya baru saja terinfeksi.

Sepsis pada bayi baru lahir juga sering muncul dalam 24 hingga 48 jam setelah lahir. Bayi mendapat infeksi dari ibu sebelum atau selama persalinan.

Gejala sepsis pada bayi

Deteksi dini dan pengobatan segera dapat mengurangi risiko komplikasi serius dan kematian akibat sepsis. Gejala sepsis dapat bervariasi, yaitu sebagail berikut:

  • Detak jantung cepat
  • Pernapasan cepat
  • Sesak napas
  • Sakit atau tidak nyaman
  • Muntah
  • Demam
  • Kulit lembab dan dingin atau pucat
  • Suhu tubuh rendah
  • Tangan dan kaki dingin
  • Gemetaran

Beberapa gejala di atas umum terjadi pada bayi dan belum tentu merupakan tanda sepsis. Namun, jika bayi tampak sakit dan menunjukkan satu atau lebih gejala di atas, penting untuk mencari pertolongan medis sesegera mungkin.

Faktor risiko sepsis pada bayi

Semua bayi dapat mengalami sepsis, merkipun beberapa memiliki risiko lebih tinggi daripada yang lain. Faktor risiko sepsis pada bayi meliputi:

  • Berusia di bawah 1 tahun
  • Lahir prematur
  • Ibu kandung bayi mengalami infeksi selama kehamilan’
  • Memiliki sistem kekebalan yang lemah atau masalah kesehatan mendasar lainnya yang meningkatkan kerentanan bayi terhadap infeksi
  • Mengalami disfungsi pada banyak organ
  • Ketuban pecah >18 jam sebelum lahir
  • Infeksi jaringan plasenta dan cairan ketuban (chorioamnionitis)

Baca Juga

  • Kenali Tes Apgar Score pada Bayi Baru Lahir, untuk Mendeteksi Kelainan
  • Mendapati Keputihan pada Bayi? Jangan Khawatir, Ini Cara Mengatasinya
  • Tips Mencukur Rambut Bayi Pertama Kalinya dengan Benar dan Aman

Menangani sepsis pada bayi

Sepsis adalah keadaan darurat medis yang dapat terjadi pada siapa saja, termasuk bayi. Orangtua atau pengasuh yang mencurigai bayi mereka menderita sepsis harus segera membawa ke ruang gawat darurat untuk mendapatkan perawatan.

Pengobatan pertama untuk sepsis adalah antibiotik yang dimasukkan secara intravena untuk membantu melawan infeksi. Bayi harus mendapatkan antibiotik ini dalam waktu 1 jam setelah tiba di rumah sakit.

Selain itu, dokter akan memberikan perawatan untuk membantu menstabilkan kondisi bayi dan mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut. Beberapa jenis perawatan yang akan diberikan kepada bayi adalah:

  • Pemberian cairan dan elektrolit melalui infus intravena
  • Obat jantung
  • Obat tekanan darah
  • Ventilator untuk membantu pernapasan
  • Obat untuk menenangkan anak

Perawatan untuk sepsis dapat memakan waktu dan mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit selama beberapa minggu. Dalam beberapa kasus, perawatan di unit perawatan intensif mungkin diperlukan.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang sepsis pada bayi tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

sepsisbayi baru lahir

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved