logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Seperti Apakah Kriteria Air Minum yang Sehat dan Layak Dikonsumsi?

open-summary

Air minum merupakan salah satu bahan yang sangat penting bagi kehidupan. Manfaatnya yang krusial masih belum sebanding dengan perilaku kita dalam memahaminya.


close-summary

11 Nov 2020

| Dedi Irawan

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Tidak berbau adalah salah satu syarat air minum yang sehat

Syarat air minum tak hanya tampak bersih

Table of Content

  • Alasan mengapa harus memerhatikan kriteria air layak minum
  • Persyaratan kualitas air minum yang layak dikonsumsi untuk menjaga kesehatan
  • Apakah air mineral lebih aman dikonsumsi dari air PAM?
  • Pesan dari SehatQ

Semua makhluk hidup membutuhkan air minum untuk bisa bertahan hidup. Air memiliki fungsi menyediakan nutrisi penting yang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh. Selain itu, air memegang peranan signifikan dalam mendukung fungsi fisik makhluk hidup.

Advertisement

Banyak parameter yang membuat air minum menjadi layak dan bisa dikonsumsi. Setidaknya ada dua parameter yang dijadikan patokan, wajib dan tambahan. Hanya saja mungkin tiap daerah akan memiliki parameter yang bervariasi mengingat tiap wilayah memiliki karakteristik tersendiri. 

Pemerintah mensyaratkan bahwa air minum yang aman bagi kesehatan adalah yang memenuhi persyaratan fisika, mikrobiologis, kimiawi, dan radioaktif. Syarat-syarat ini wajib dipatuhi oleh siapa saja yang berusaha di bidang penyelenggaraan air minum. Pengawasan kualitas air minum dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.

Baca Juga

  • Manfaat Minyak Canola yang Berpotensi Menjaga Kesehatan Tubuh, Apa Saja?
  • Manfaat Madu Hitam untuk Kesehatan, Wajib Tahu
  • 10 Manfaat Saffron untuk Tubuh yang Lebih Sehat

Alasan mengapa harus memerhatikan kriteria air layak minum

Mengonsumsi air yang baku mutunya di bawah standar bisa menjadi salah satu sarana untuk penularan berbagai macam penyakit. Sebaliknya, jika akses terhadap kriteria air minum bersih dan sehat tidak memadai maka hal tersebut membuat risiko kesehatan meningkat.

Tersedianya air yang berkualitas juga tergantung pada pengelolaan limbah. Jika limbah rumah tangga, dan pertanian tidak dikelola dengan baik bukan tak mungkin akan mencemari air konsumsi. Kontaminasi besar-besaran dari berbagai bahan kimia tentu bisa berakibat fatal bagi mereka yang mengonsumsi air tersebut.

Beberapa penyakit mungkin lebih mudah menular melalui air yang tercemar. Penyakit-penyakit tersebut antara lain:

  • Kolera
  • Diare
  • Disentri
  • Hepatitis A
  • Tifus
  • Polio
  • Schistosomiasis

Kuman atau bahan kontaminan bisa masuk ke dalam air dengan berbagai cara. Beberapa di antaranya adalah:

  • Terjadi secara alami, misalnya bahan arsenic, radon, atau uranium
  • Tercemar karena perilaku manusia seperti pestisida dan kotoran hewan
  • Proses manufaktur atau kegiatan pembangunan
  • Saluran sanitasi atau pembuangan yang tidak bekerja dengan baik
  • Sistem pengolahan limbah mengalami kerusakan

Baca juga: Begini Ternyata Aturan dan Jadwal Minum Air Putih yang Benar

Persyaratan kualitas air minum yang layak dikonsumsi untuk menjaga kesehatan

Di Indonesia, air ada yang bisa diminum langsung dan ada juga yang harus melalui proses pengolahan. Keduanya bisa dikonsumsi setelah memenuhi syarat kesehatan yang harus dipenuhi.

Untuk parameter yang berhubungan langsung dengan kesehatan, air minum yang sehat harus memiliki standar baku mutu air minum. Bahkan, mengonsumsi air haruslah sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan tentang persyaratan kualitas air minum. 

Berikut syarat air layak digunakan sebagai air minum dan untuk memasak:

1. Syarat mikrobiologi

  • Air minum yang sehat harus mengandung E.Coli = 0
  • Total bakteri koliform juga harus = 0

2. Syarat kimiawi

  • Kandungan arsen kadar maksimalnya adalah 0,01 mg/L
  • Kandungan flourida maksimal 1,5 mg/L
  • Total kromium maksimal 0,005 mg/L
  • Kandungan cadmium maksimal 0,003 mg/L
  • Nitrit maksimal 3 mg/L
  • Nitrat maksimal 50 mg/L
  • Sianida maksimal 0,07 mg/L
  • Selenium maksimal 0,01 mg/L

3. Parameter fisik

Syarat fisik air minum yang sehat dan berkualitas adalah:

  • Syarat fisik air bersih layak minum adalah tidak berbau
  • Warna memiliki maksimal 15 TCU (True Color Unit)
  • Total zat padat terlarut (TDS) maksimal 500 mg/L
  • Kekeruhan memiliki nilai maksimal 5 NTU (Nephelometric Turbidity Unit)
  • Tidak berasa
  • Suhu berkisar antara 3 derajat Celcius

4. Parameter kimiawi

  • Kandungan aluminium maksimal 0,2 mg/L
  • Kandungan besi maksimal 0,3 mg/L
  • Kesadahan alias kandungan mineral-mineral tertentu dalam air maksimal 500 mg/L
  • Khlorida maksimal 250 mg/L
  • Mangan maksimal 0,4 mg/L
  • Seng maksimal 3 mg/L
  • Sulfat maksimal 250 mg/L
  • Tembaga maksimal mg/L
  • Amonia maksimal mg/L
  • pH air berada di kisaran 6,5 hingga 8,5

Idealnya, semua syarat tersebut dipenuhi oleh air yang kita konsumsi baik itu yang berasal dari perusahaan pengelola air minum maupun dari sumur pribadi. Hanya saja, untuk air minum yang berasal dari pengelolaan pribadi tentu susah untuk mendapatkan pengujian yang layak. Untuk meminimalisir risiko, memasaknya adalah langkah yang disarankan.

Apakah air mineral lebih aman dikonsumsi dari air PAM?

Untuk alternatif yang lebih aman, minum air putih dari jenis air mineral bisa juga menjadi pilihan. Secara prinsip, jenis air minum mineral merupakan air yang berasal dari sumber alami yang mengandung mineral lebih tinggi daripada air PAM. Beberapa mineral yang ditambahkan pada air minum ini antara lain:

  • Kalsium
  • Magnesium
  • Kalium
  • Sodium
  • Bikarbonat
  • Besi
  • Seng

Air mineral umumnya dikemas sejak dari sumbernya sehingga dianggap lebih baik daripada air ledeng atau air sumur. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa air mineral lebih terjaga kemurniannya.

Meski demikian, pada praktiknya air ini juga mengalami proses tertentu terutama untuk menghilangkan atau menambahkan zat yang tak perlu seperti karbon dioksida. Air juga mungkin mengalami proses menghilangkan zat racun semisal arsenik.

Baca juga: Air Minum Isi Ulang atau Air Keran Rebusan, Lebih Aman Mana?

Pesan dari SehatQ

Apapun pilihan air minum Anda, pastikan tidak merusak kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Ingatlah bahwa fungsi air untuk mendukung kesehatan Anda, bukan justru sebaliknya membuat Anda sakit.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang air minum dan fungsi air untuk kesehatan lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

makanan sehatair putihtips kesehatan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved