Seperti Apakah Air Minum yang Menyehatkan?


Air minum merupakan salah satu bahan yang sangat penting bagi kehidupan. Manfaatnya yang krusial masih belum sebanding dengan perilaku kita dalam memahaminya.

(0)
25 Nov 2020|Dedi Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tidak berbau adalah salah satu syarat air minumSyarat air minum tak hanya tampak bersih
Semua makhluk hidup membutuhkan air minum untuk bisa bertahan hidup. Air memiliki fungsi menyediakan nutrisi penting yang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh. Selain itu, air memegang peranan signifikan dalam mendukung fungsi fisik makhluk hidup.Banyak parameter yang membuat air minum menjadi layak dan bisa dikonsumsi. Setidaknya ada dua parameter yang dijadikan patokan, wajib dan tambahan. Hanya saja mungkin tiap daerah akan memiliki parameter yang bervariasi mengingat tiap wilayah memiliki karakteristik tersendiri. Pemerintah mensyaratkan bahwa air minum yang aman bagi kesehatan adalah yang memenuhi persyaratan fisika, mikrobiologis, kimiawi, dan radioaktif. Syarat-syarat ini wajib dipatuhi oleh siapa saja yang berusaha di bidang penyelenggaraan air minum. Pengawasan kualitas air minum dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.

Kenapa air minum harus memenuhi kualifikasi

Mengonsumsi air yang baku mutunya di bawah standar bisa menjadi salah satu sarana untuk penularan berbagai macam penyakit. Sebaliknya, ika akses terhadap air layak minum tidak memadai maka hal tersebut membuat risiko kesehatan meningkat.Tersedianya air yang berkualitas juga tergantung pada pengelolaan limbah. Jika limbah rumah tangga, dan pertanian tidak dilekola dengan baik bukan tak mungkin akan mencemari air konsumsi. Kontaminasi besar-besaran dari berbagai bahan kimia tentu bisa berakibat fatal bagi mereka yang mengonsumsi air tersebut.Beberapa penyakit mungkin lebih mudah menular melalui air yang tercemar. Penyakit-penyakit tersebut antara lain:
  • Kolera
  • Diare
  • Disentri
  • Hepatitis A
  • Tifus
  • Polio
  • Schistosomiasis
Kuman atau bahan kontaminan bisa masuk ke dalam air dengan berbagai cara. Beberapa di antaranya adalah:
  • Terjadi secara alami, misalnya bahan arsenic, radon, atau uranium
  • Tercemar karena perilaku manusia seperti pestisida dan kotoran hewan
  • Proses manufaktur atau kegiatan pembangunan
  • Saluran sanitasi atau pembuangan yang tidak bekerja dengan baik
  • Sistem pengolahan limbah mengalami kerusakan

Syarat air minum layak dikonsumsi

Di Indonesia, air ada yang bisa diminum langsung dan ada juga yang harus melalui proses pengolahan. Keduanya bisa dikonsumsi setelah memenuhi syarat kesehatan yang harus dipenuhi.Untuk parameter yang berhubungan langsung dengan kesehatan, air yang hendak dikonsumsi manusia harus memiliki baku mutu air minum berikut:

1. Syarat mikrobiologi

  • Kandungan E.Coli harus 0
  • Total bakteri koliform harus 0

2. Syarat kimiawi

  • Kandungan arsen kadar maksimalnya adalah 0,01 mg/L
  • Kandungan flourida maksimal 1,5 mg/L
  • Total kromium maksimal 0,005 mg/L
  • Kandungan cadmium maksimal 0,003 mg/L
  • Nitrit maksimal 3 mg/L
  • Nitrat maksimal 50 mg/L
  • Sianida maksimal 0,07 mg/L
  • Selenium maksimal 0,01 mg/L
Sementara untuk parameter yang tidak berhubungan langsung dengan kesehatan, syaratnya adalah:

1. Parameter fisik

  • Tidak berbau
  • Warna memiliki maksimal 15 TCU (True Color Unit)
  • Total zat padat terlarut (TDS) maksimal 500 mg/L
  • Kekeruhan memiliki nilai maksimal 5 NTU (Nephelometric Turbidity Unit)
  • Tidak berasa
  • Suhu berkisar antara 3 derajat Celcius

2. Parameter kimiawi

  • Kandungan aluminium maksimal 0,2 mg/L
  • Kandungan besi maksimal 0,3 mg/L
  • Kesadahan alias kandungan mineral-mineral tertentu dalam air maksimal 500 mg/L
  • Khlorida maksimal 250 mg/L
  • Mangan maksimal 0,4 mg/L
  • Seng maksimal 3 mg/L
  • Sulfat maksimal 250 mg/L
  • Tembaga maksimal mg/L
  • Amonia maksimal mg/L
  • pH air berada di kisaran 6,5 hingga 8,5
Idealnya, semua syarat tersebut dipenuhi oleh air yang kita konsumsi baik itu yang berasal dari perusahaan pengelola air minum maupun dari sumur pribadi. Hanya saja, untuk air minum yang berasal dari pengeloaan pribadi tentu susah untuk mendapatkan pengujian yang layak. Untuk meminimalisir risiko, memasaknya adalah langkah yang disarankan.Untuk alternatif yang lebih aman, air mineral bisa juga dijadikan pilihan. Secara prinsip, air mineral merupakan air yang berasal dari sumber alami yang memiliki kandungan mineral lebih tinggi daripada air PAM. Beberapa mineral yang ditambahkan pada air minum ini antara lain:
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Kalium
  • Sodium
  • Bikarbonat
  • Besi
  • Seng
Air mineral umumnya dikemas sejak dari sumbernya sehingga dianggap lebih baik daripada air ledeng atau air sumur. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa air mineral lebih terjaga kemurniannya.Meski demikian, pada praktiknya air ini juga mengalami proses tertentu terutama untuk menghilangkan atau menambahkan zat yang tak perlu seperti karbon dioksida. Air juga mungkin mengalami proses menghilangkan zat racun semisal arsenik.Apapun pilihan air minum Anda, pastikan tidak merusak kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Ingatlah bahwa fungsi air untuk mendukung kesehatan Anda, bukan justru sebaliknya membuat Anda sakit.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang air minum dan fungsi air untuk kesehatan lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatair putihtips kesehatan
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324910
Diakses pada 25 November 2020
WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/drinking-water
Diakses pada 25 November 2020
CDC: https://www.cdc.gov/healthywater/drinking/drinking-water-faq.html
Diakses pada 25 November 2020
Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan. http://www.ampl.or.id/digilib/read/24-peraturan-menteri-kesehatan-republik-indonesia-no-492-menkes-per-iv-2010/50471
Diakses pada 25 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait