logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Ensiklopedia

Pengertian Sendi, Jenis, Fungsi, Gangguan, dan Cara Merawatnya

open-summary

Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Secara total, manusia memiliki sekitar 250-350 sendi di seluruh tubuh. Sebagian besar sendi bisa digerakkan sehingga memungkinkan bagian tubuh bergerak dan mengerjakan fungsinya. Contoh sendi adalah sendi rahang, sendi bahu, sendi lutut, hingga sendi pergelangan kaki.


close-summary

23 Agt 2022

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Sendi adalah pertemuan antara dua tulang yang sebagian besarnya bisa digerakkan sehingga memungkinkan tubuh bergerak

Sendi adalah pertemuan antara dua tulang yang memungkinkan adanya pergerakan

Table of Content

  • Pengertian sendi dan bagiannya
  • Jenis sendi di tubuh manusia
  • Macam-macam sendi gerak pada manusia
  • Gangguan yang sering terjadi pada sendi tubuh manusia
  • Cara menjaga kesehatan sendi

Sendi memiliki peran yang sangat penting untuk tubuh karena sendi lah yang memungkinkan kita menggerakkan berbagai bagian tubuh. Jenis sendi yang ada di tubuh sangat beragam, namun yang mungkin paling sering Anda gunakan adalah sendi rahang saat mengunyah atau berbicara, sendi lulut dan pergelangan kaki saat berjalan, atau sendi bahu dan pergelangan tangan ketika mengambil sesuatu.

Advertisement

Pengertian sendi dan bagiannya

Tubuh orang dewasa memiliki total 206 tulang. Sendi adalah bagian tubuh tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Sebagian besar persendian bersifat mobile atau bisa digerakkan, sehingga memungkinkan bagian tubuh bergerak dan mengerjakan fungsinya. Karena alasan ini, sendi juga termasuk ke dalam salah satu sistem gerak manusia.

Contoh sendi yang ada di tubuh salah satunya adalah sendi bahu yang merupakan tempat bertemunya tiga tulang, yaitu tulang lengan bagian atas (humerus), tulang belikat (skapula), dan tulang selangka (klavikula).

Bagian-bagian dari sendi adalah:

1. Tulang

Tulang adalah penyusun utama rangka manusia dan merupakan struktur utama pendukung jaringan ikat. Misalnya, sendi lutut terdiri dari tiga jenis tulang yaitu tulang paha (femur), tulang kering (tibia) dan tempurung lutut (patela).

2. Tulang rawan

Tulang rawan adalah jaringan yang menutupi permukaan tulang pada persendian dan berfungsi membantu untuk mengurangi gesekan di pada sendi saat digerakkan.

3. Tendon

Tendon adalah sejenis jaringan ikat keras yang berada di setiap sisi sendi. Tendon akan menempel pada otot yang mengontrol pergerakan sendi.

4. Ligamen

Ligamen merupakan bagian jaringan ikat yang berbentuk seperti pita elastis. Ligamen mengelilingi sendi untuk memberi sokongan sekaligus membatasi pergerakan sendi.

5. Meniskus

Meniskus adalah bagian dari tulang rawan yang terlihat melengkung pada lutut dan persendian lainnya.

6. Bursa

Bursa adalah kantung berisi cairan yang berada di antara tulang, ligamen, atau struktur lain yang berdekatan dan berfungsi untuk membantu meredam gesekan pada sendi.

7. Membran sinovial

Membran sinovial adalah jaringan yang melapisi sendi dan menghasilkan pelumas sendi yang disebut cairan sinovial.

8. Cairan sinovial

Cairan sinovial adalah Cairan bening dan lengket yang disekresikan oleh membran sinovial di sekitar sendi dan berfungsi untuk melumasi sendi.

Baca Juga: Jenis Sendi di Tubuh yang Gampang Bergeser

Jenis sendi di tubuh manusia

Gambar sendi bahu manusia
Sendi bahu termasuk sebagai sendi gerak

Jumlah sendi antara satu orang dan orang lainnya, bisa berbeda, tergantung pada sejumlah faktor. Namun diperkirakan, manusia memiliki sebanyak 250-350 sendi.

Sendi berperan penting dalam sistem pergerakan tubuh. Beberapa definisi menyebutkan bahwa sendi merupakan titik di mana dua tulang saling berhubungan.

Ada pula yang menyebutkan bahwa sendi adalah hubungan yang kuat antara anatomi tulang, tulang rawan dan gigi satu sama lain.

Mengutip dari Better Health, berikut ini tiga macam atau jenis sendi pada tubuh manusia dengan masing-masing fungsinya.

1. Sinartrosis atau sendi mati

Persendian antara tulang-tulang yang membentuk tengkorak disebut sendi mati atau sinartrosis.

Ini adalah jenis sendi tetap atau berserat yang menghubungkan dua tulang atau lebih serta mempunyai sifat tidak menimbulkan pergerakan.

Contoh dari sendi mati adalah sendi antar tulang tengkorak disebut sutura, serta gomfosis (penghubung gigi dan tengkorak).

2. Amfiartrosis atau sendi kaku

Juga dikenal sebagai sendi kartilaginosa, salah satu macam-macam sendi ini memungkinkan pergerakan, walaupun sifatnya terbatas.

Sendi kaku salah satunya terdapat pada ruas tulang belakang, serta simfisis pubis pada pinggul.

3. Diartrosis atau sendi gerak

Sesuai namanya, sendi ini dapat bergerak dengan bebas dan leluasa. Sendi gerak disebut pula sebagai sendi sinovial karena memiliki cairan sinovial.

Cairan sinovial ini berfungsi untuk menggerakkan semua bagian sendi sehinga dapat bergerak satu sama lain. Maka dari itu, ini adalah sendi yang paling umum pada tubuh Anda.

Sebagai contoh, yang termasuk ke dalam jenis sendi gerak adalah lutut dan bahu.

Macam-macam sendi gerak pada manusia

Macam-macam sendi di dalam tubuh
Macam-macam sendi di dalam tubuh

Manusia memiliki banyak sendi gerak. Oleh karena itu, diperlukan klasifikasi beserta fungsi dan letaknya. Berikut ini adalah macam-macam pengelompokan dan letak dari sendi gerak.

1. Sendi putar atau pivot

Sesuai namanya, karakteristik sendi ini adalah memungkinkan satu tulang dapat melakukan putaran, terhadap tulang lainnya. Contoh dari sendi putar yaitu sendi yang terdapat di antara tulang hasta dan tulang pengumpil pada area lengan bawah.

2. Sendi geser atau plane

Sendi geser atau meluncur ini memungkinkan pergerakan tulang yang sama-sama datar. Untuk itu, gerakannya cukup terbatas yang ditandai dengan tergelincirnya permukaan halus.

Sebagai contoh dari keberadaan dari sendi geser yaitu sendi interkarpal, yang menghubungkan tulang di pergelangan tangan.

3. Sendi pelana atau saddle

Sendi pelana adalah sendi yang memungkinkan untuk bergeral secara bolak-balik serta dari sisi ke sisi. Akan tetapi, tidak memungkinkan terjadinya rotasi atau perputaran.

Contoh anggota tubuh yang mempunyai sendi pelana adalah sendi penghubung tulang pergelangan tangan dengan pangkal dari tulang ibu jari.

4. Sendi engsel atau hinge

Persendian yang mempungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah saja adalah sendi engsel, yang menyerupai gerakan pintu. Jadi, membuka dan menutupnya bersifat satu arah.

Ketika bergerak, kedua tulang akan terlihat seperti bentuk mangkuk, contohnya adalah sendi siku dan lutut.

5. Sendi gulung atau condiloid

Sendi gulung bisa dijumpai antara tulang yang memiliki rongga elips dan permukaan tulang lain yang berbentuk bulat seperti telur.

Terdapat dua sumbu gerakkan yang bisa terjadi melalui sendi gulung, yaitu gerakan membengkokkan (fleksi) dan gerakan meluruskan (ekstensi), serta gerakan menjauh dari tubuh (medial) dan gerakan mendekat ke arah garis tubuh (lateral).

Keberadaan serta fungsi salah satu macam-macam sendi ini dapat Anda lihat melalui sendi penghubung tulang telapak tangan dengan tulang jari. 

6. Sendi peluru atau ball and socket

Sendi peluru adalah sendi yang memungkinkan gerakan memutar ke segala arah. Lalu, sendi peluru terdapat pada hubungan antara tulang yang berbentuk lingkaran (ball) ‘duduk’ dan menempel pada rongga tulang lainnya (socket).

Tubuh hanya memiliki dua sendi peluru. Pertama, sendi panggul, yang menghubungkan tulang panggul dengan tulang paha. Kedua, sendi pada bahu, yaitu penghubung tulang belikat dan lengan atas.

Baca Juga: Makanan Pelumas Sendi Lutut yang Menyehatkan

Gangguan yang sering terjadi pada sendi tubuh manusia

Gambar pria mengalami nyeri sendi
Nyeri sendi umum terjadi

Gangguan pada sendi tubuh manusia dapat disebabkan oleh penyakit, cedera atau karena penggunaan berlebihan. Beberapa jenis gangguan umum pada sendi adalah:

1. Radang sendi

Radang sendi atau arthritis dapat menyebabkan sendi mengalami pembengkakan dan terasa nyeri serta kaku. Salah satu jenis radang sendi yang paling umum adalah osteoarthritis.

Seiring waktu, arthritis dapat menyebabkan kerusakan sendi yang parah. Mengalami cedera sendi saat masih muda juga dapat menyebabkan osteoartritis di kemudian hari.

2. Lupus

Lupus adalah penyakit autoimun yang dapat memengaruhi banyak bagian tubuh serta menyebabkan nyeri sendi dan otot. Beberapa jenis lupus juga sering menyebabkan radang sendi.

3. Sindrom Sjogren

Penyakit autoimun lainnya yang dapat menyebabkan nyeri sendi adalah sindrom Sjogren. Penyakit ini dapat memengaruhi kelenjar yang berfungsi menghasilkan kelembapan di berbagai bagian tubuh.

Gejala utama dari sindrom Sjogren adalah kekeringan pada mata dan mulut, tetapi sering juga menyebabkan nyeri pada persendian.

4. Cedera mendadak

Gangguan pada sendi juga dapat disebabkan oleh cedera seperti keseleo dan dislokasi sendi.

Saat keseleo atau terkilir, ligamen, otot, atau tendon dapat mengalami peregangan atau robek, sehingga menyebabkan nyeri. Gerakan yang tiba-tiba, seperti saat mengangkat benda berat dengan postur yang salah dapat menjadi penyebab keseleo.

Sementara itu, dislokasi sendi adalah kondisi saat tulang terlepas atau bergeser dari posisinya. Dislokasi sendi merupakan kondisi darurat medis.

5. Radang bursa

Radang bagian bursa atau bursitis akan menyebabkan sendi mengalami iritasi dan bengkak akibat cairan yang ada di dalamnya lebih banyak dari normal. Penggunaan sendi secara berlebihan adalah penyebab paling umum dari bursitis di samping penyebab lainnya seperti cedera, infeksi, atau radang sendi.

Baca Juga: Makanan Penyebab Nyeri Sendi yang Harus Dihindari

Cara menjaga kesehatan sendi

Agar sendi tetap sehat, Anda melakukan beberapa hal, meliputi:

  • Aktif bergerak. Semakin banyak bergerak, maka sendi akan semakin lentur. Ini dapat mencegah sendi kaku yang lebih rawan mengalami cedera atau penurunan fungsi.
  • Gunakan pelindung. Jika Anda gemar melakukan aktivitas berisiko seperti bermain sepatu roda, breakdance atau bersepeda, jangan lupa menggunakan pelindung sendi.
  • Mengontrol berat badan. Semakin meningkat berat badan Anda, maka semakin berat juga beban yang menekan persendian. Menurunkan berat badan berlebih dapat membuat sendi lebih sehat.
  • Latihan intensitas rendah. Memilih jenis latihan atau olahraga sendi yang intenstiasnya rendah seperti berjalan, bersepeda, berenang, atau latihan beban dapat memberikan berbagai manfaat untuk sendi dan mengurangi risiko cedera.
  • Lakukan peregangan. Meningkatkan fleksibilitas membuat tubuh lebih mudah bergerak. Lakukan peregangan setidaknya tiga kali seminggu dengan didahului oleh pemanasan.
  • Memperkuat otot. Dengan meningkatkan kekuatan otot, maka tulang dan persendian akan semakin jauh dari cedera.
  • Jaga tulang tetap kuat. Mengonsumsi vitamin yang baik untuk sendi dan serta mineral seperti kalsium dari produk susu atau sayuran hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang termasuk persendian.

Baca Juga

  • Mengenal Sederet Cara Mengobati Rematik Tanpa Obat Medis
  • Mengenal Gangguan Sendi Rahang, Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Kelelahan Kronis Berbahaya bagi Kesehatan, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya

Jika ingin berdiskusi lebih lanjut seputar fungsi dan macam-macam sendi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

nyeri sendidislokasi sendipenyakit sendiradang sendi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved