Senam Kegel untuk Ibu Hamil: Kenali Manfaat dan Cara Melakukannya

Senam kegel membantu memperkuat otot-otot uterus dan vagina yang dapat memudahkan persalinan
Senam Kegel dapat dilakukan di mana saja.

Selain makanan tinggi nutrisi, olahraga juga sangat penting bagi ibu hamil. Masalahnya, tidak semua jenis olahraga boleh dilakukan oleh ibu hamil.

Melakukan jenis olahraga yang salah justru akan membahayakan keselamatan bayi. Jadi, olahraga apa yang paling disarankan bagi ibu hamil? Senam kegel adalah jawabannya. 

[[artikel-terkait]]

Manfaat Senam Kegel untuk Ibu Hamil

Pada dasarnya, senam Kegel dapat disebut juga latihan dasar panggul. Tak hanya baik untuk kesehatan, senam Kegel juga merupakan olahraga yang mempunyai pengaruh besar pada saat proses persalinan nanti.

Senam ibu hamil ini sangat praktis karena dapat dilakukan kapan dan di mana saja, bahkan tanpa diketahui orang. Secara signifikan, senam Kegel dapat mengurangi gejala inkontinensia urine.

Manfaat lain dari senam ibu hamil adalah membantu memperkuat otot-otot rahim, kandung kemih, usus, serta otot-otot vagina. Dengan memperkuat otot-otot tersebut selama kehamilan, maka akan membantu Anda mengembangkan kemampuan untuk mengontrolnya pada saat persalinan.

Kemampuan mengontrol otot ini juga akan meminimalisir dua masalah umum selama kehamilan yaitu penurunan kontrol kandung kemih dan wasir.

Selain pada saat hamil, dianjurkan pula untuk melakukan senam Kegel setelah persalinan sebagai upaya penyembuhan perineum, mengembalikan fungsi kandung kemih, serta memperkuat otot-otot dasar panggul.

Setelah mengetahui berbagai manfaat senam ibu hamil, kini saatnya Anda mempelajari bagaimana teknik melakukannya.

Cara Melakukan Senam Kegel

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menemukan otot-otot Kegel. Pertama, masukkan jari ke dalam vagina, kemudian coba tekan otot-otot yang mengelilinginya. Cara kedua yakni dengan berlatih menghentikan aliran urine saat buang air kecil.

Namun, Anda perlu berhati-hati ketika memilih cara kedua. Jangan terlalu sering karena dapat melemahkan otot seiring waktu. Selain itu, menghentikan aliran urine juga berisiko meningkatkan kemungkinan infeksi saluran kemih. Jadi, lebih aman jika memilih cara pertama.

Setelah menemukan otot-otot Kegel atau otot-otot dasar panggul, kontraksikan otot-otot tersebut selama 5 sampai 10 detik, kemudian kendurkan. Ulangi langkah tersebut sebanyak 10-20 kali.

Sebagai catatan, pastikan untuk mengosongkan kandung kemih sebelum melakukan latihan Kegel. Supaya hasilnya maksimal, ada beberapa tips yang dapat Anda ikuti.

Tips Terbaik Melakukan Senam Kegel

Selain cukup mudah dan praktis, senam kegel juga dapat dilakukan tanpa banyak persiapan. Untuk memaksimalkan hasilnya, ikuti beberapa tips berikut:

  • Bernapaslah secara normal dan rileks selama latihan
  • Senam Kegel sebaiknya dilakukan hingga tiga kali sehari
  • Usahakan untuk tidak menggerakkan kaki, pantat, atau otot perut selama latihan

Selain di rumah, Anda juga dapat melakukan senam ibu hamil di luar rumah, bahkan di tempat umum sekalipun tanpa hambatan. Berikut adalah beberapa contoh tempat dan situasi yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan senam kegel:

  • Ketika berhenti di lampu merah
  • Di ruang tunggu bidan atau dokter
  • Ketika menunggu antrian seperti di bank atau apotek

Praktis bukan? Untuk itu, segera praktekkan senam Kegel untuk mendapatkan segala manfaatnya!

American Pregnancy. http://americanpregnancy.org/labor-and-birth/kegel-exercises/

Hindawi. https://www.hindawi.com/journals/anurs/2014/640262/

Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed