Senam Cerdik, Olahraga Sederhana dan Kaya Manfaat untuk Lansia

(0)
20 Jul 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Senam cerdik terdiri dari gerakan-gerakan sederhana untuk lansiaPemanasan termasuk salah satu langkah dalam senam cerdik
Pernahkah Anda mendengar soal senam cerdik? Senam yang satu ini memang menyasar para lanjut usia (lansia), namun gerakan olahraga ini sebetulnya sangat sederhana sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja tanpa membutuhkan alat khusus.Senam cerdik adalah gerakan olahraga yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan bagian dari Program CERDIK. Program CERDIK sendiri merupakan akronim dari cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres dengan baik.

Apa saja manfaat dari senam cerdik?

Dengan melakukan senam cerdik, risiko terjadinya penyakit tidak menular pada lansia semakin kecil. Terlebih, data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2010 menyebut bahwa persentase kematian akibat penyakit tidak menular (63 persen) lebih besar dibanding penyakit menular.Penyakit tidak menular yang biasanya menjangkiti para lansia adalah diabetes melitus, hipertensi, serangan jantung, hingga stroke. Penyakit-penyakit tersebut tergolong kronis, namun dapat dicegah dengan melakukan pola hidup sehat, salah satunya dengan melakukan senam cerdik.Pencegahan penyakit tidak menular ini harus dilakukan sejak usia muda. Pada orang yang belum masuk kategori lansia, senam cerdik juga memiliki berbagai manfaat, seperti:
  • Menjaga kelenturan sendi
  • Menjaga kekuatan otot
  • Meningkatkan kelincahan dan keluwedan tubuh
  • Menjaga tubuh tetap ideal, sehat, dan bugar
  • Melancarakan peredaran darah
  • Meningkatkan konsep diri dan kemampuan sosial bila dilakukan bersama-sama.

Gerakan senam cerdik

Pada dasarnya, gerakan senam cerdik bersifat dinamis atau berubah-ubah karena dapat disesuaikan dengan kelompok umur yang mengikuti senam tersebut. Gerakan yang dilakukan bersifat progresif alias meningkat, dimulai dengan pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan.

1. Pemanasan

Tujuan pemanasan adalah menyiapkan diri secara fisik dan psikologi para peserta senam cerdik, misalnya lewat peregangan otot dan gerakan-gerakan pada semua persendian. Berikut gerakan pemanasan dalam senam cerdik yang biasanya dilakukan:
  • Berdiri tegak menghadap ke depan
  • Ambil napas dengan mengangkat kedua tangan dan lengan membentuk huruf V
  • Setelah 6 detik, turunkan kedua tangan dan kembali ke sikap tegak menghadap depan.

2. Gerakan inti

Gerakan pada senam cerdik ini bertujuan untuk menguatkan dan mengencangkan otot, serta meningkatkan keseimbangan tubuh. Gerakan inti beraneka ragam, namun latihan yang awam dilakukan adalah gerakan peralihan jalan, jalan di tempat, maupun tepuk tangan atau goyang tangan.Beberapa gerakan inti yang biasa dilakukan pada senam cerdik adalah:
  • Gerakan maju mundur dengan kedua tangan mengepal dan kedua tangan naik-turun
  • Tangan kanan ke atas, tangan kiri ke bawah, sedangkan kaki kanan membuka selebar bahu
  • Tangan kanan di depan wajah dan tangan kiri di di pinggang, sementara kedua kaki bergantian terangkat
  • Kaki kanan dibuka selebar bahu, kemudian lengan kanan dilempar ke depan dengan posisi jari -jari mengepal. Lakukan secara bergantian dengan lengan kiri
  • Kedua tangan berada di samping pipi dan posisi badan miring dengan kaki terbuka
  • Tangan kanan berada di kening dan tangan kiri di perut, sedangkan kaki kanan diangkat seperti jinjit.

3. Pendinginan

Setelah inti dari senam cerdik selesai dilaksanakan, Anda dapat melakukan pendinginan untuk secara bertahap menurunkan suhu tubuh dan menstabilkan denyut jantung. Gerakan dalam pendinginan hanya berupa peregangan otot atau berjalan pelan-pelan di tempat atau mengitari ruangan.Senam cerdik biasanya dilakukan selama 15-60 menit. Untuk dapat merasakan manfaat senam ini, Anda disarankan melakukannya sebanyak minimal 2-3 kali latihan per minggu.Bagaimana, tertarik mencoba senam cerdik ini?
olahraga lansia
Kemenkes. http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20121212/386725/perilaku-cerdik-masa-muda-sehat-hari-tua-nikmat-tanpa-penyakit-tidak-menular/
Diakses pada 6 Juli 2020
Repository STIKes Santa Elisabeth Medan. https://repository.stikeselisabethmedan.ac.id/wp-content/uploads/2019/08/TRIDAYATI-T-PANJAITAN-032015099.pdf
Diakses pada 6 Juli 2020
Dinkes Depok. https://dinkes.depok.go.id/?p=2283
Diakses pada 6 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait