Baby Spa Makin Populer, Ini Dia 12 Manfaat yang Sayang Dilewatkan Si Kecil


Baby spa mempunyai banyak manfaat untuk tumbuh kembang bayi salah satunya seperti memperkuat sistem pernapasan. Umur yang paling dianjurkan untuk bayi ke spa adalah di atas 6 bulan.

(0)
24 Feb 2020|Azelia Trifiana
Manfaat baby spa adalah memperkuat otot terutama ketika bayi sedang berenangSalah satu kegiatan spa bayi adalah hidroterapi atau bayi mengapung dengan ban berbentuk donat
Kini bayi punya pilihan untuk ikut “memanjakan diri” lewat baby spa. Sejak beberapa tahun terakhir, bisnis salon untuk bayi ini menjamur karena diklaim memiliki banyak manfaat dan baik untuk pertumbuhan bayi.Lantas apa saja manfaat spa untuk bayi? Benarkah bisa membuat bayi tidur pulas? Berikut ulasan selengkapnya.

Apa itu spa bayi?

Umumnya, baby spa terdiri dari dua komponen. Pertama adalah hidroterapi, yaitu meletakkan bayi di kolam kecil sembari mengenakan alat apung berbentuk donat di sekeliling leher mereka.Durasi hidroterapi bervariasi rata-rata selama 20 menit. Pada saat berada dalam kolam, bayi bebas menggerakkan tangan dan kaki mereka dan bisa juga berinteraksi dengan bayi lain.Komponen berikutnya dari spa bayi adalah neonatal massage, yaitu memberikan pijatan pada bayi. Pijat bisa dilakukan oleh orangtua didampingi instruktur bersertifikasi, atau dilakukan oleh terapis khusus.Pijatan dilakukan secara perlahan dan lembut ke titik-titik khusus. Harapannya, pijatan ini dapat menjadi stimulasi sistem pencernaan bayi dan membawa manfaat lainnya.Baca juga: Teknik Pijat Bayi dan Gambarnya untuk Orangtua

Apa maanfaat baby spa untuk si Kecil?

Selalu ada kemungkinan bayi menolak pengalaman spa pertama mereka. Entah itu merasa asing dengan tempatnya, tidak kenal dengan orang sekitar, atau sedang tidak enak badan.Namun, perawaratan bayi ini memiliki banyak manfaat yang menjadikannya patut dicoba. Berikut sejumlah manfaat baby spa untuk bayi.

1. Tidur lebih lelap

Meski tidak berhubungan dan belum terbukti secara ilmiah, bayi yang baru saja melakukan spa cenderung tidur lebih lelap. Bisa jadi, hal ini merupakan konsekuensi setelah bayi cukup banyak aktif bergerak saat berada dalam kolam atau merasa rileks setelah dipijat.

2. Memperkuat otot

Salah satu aktivitas dalam spa bayi adalah hidroterapi yang memberi ruang leluasa bagi bayi untuk menggerakkan otot mereka. Saat mengapung dalam air, bayi bisa menendang dan menggerakkan tangan sehingga memperkuat otot mereka.

3. Mengeksplorasi gerakan

Masih dari aktivitas hidroterapi, bayi bisa mengeksplorasi gerakan-gerakan baru untuk pertama kalinya dalam posisi tegak tanpa bantuan apapun. Selain itu, stimulasi taktil yang datang dari air saat bertemu kulit juga berdampak positif bagi sistem saraf pusat bayi.

4. Memperkuat sistem pernapasan

Adanya tekanan dari air ke dada bayi juga meningkatkan kemampuan bernapas lebih baik dan memperkuat sistem pernapasan bayi yang masih terus berkembang. Selain itu, air juga mengurangi efek gravitasi dalam sirkulasi vaskular dalam mengembalikan darah ke jantung.Baca juga: Jika Napas Bayi Cepat, Kapan Harus Waspada dan Mencari Bantuan Dokter?

5. Baik untuk sistem pencernaan

Menurut Asosiasi Pijat Bayi Internasional (IAIM) pijat saat spa bisa melancarkan sistem peredaran darah dan pencernaan, utamanya dalam menyerap nutrisi dan membuat jadwal buang air menjadi teratur. Selain itu, tekanan hidrostatis dari air berpadu dengan gerakan bebas bayi membuat usus bergerak lebih aktif dan terbebas dari konstipasi. Spa juga berguna bagi bayi yang sering mengalami kram dan kolik.

6. Membangun kemampuan kognitif

Meski dilakukan saat bayi masih berusia dini sekalipun, manfaat spa sangat baik untuk perkembangan kemampuan kognitif bayi seperti belajar, berpikir, hingga memecahkan masalah.

7. Bonding orangtua dan bayi

Tak hanya baik untuk tubuh secara fisik, manfaat spa bayi lainnya adalah memperkuat bonding atau ikatan antara orang tua dan bayi. Untuk itu, sebisa mungkin pilih waktu saat anak tidak rewel atau mengantuk. Orangtua juga bisa berkenalan dengan sesama orangtua baru dan membangun koneksi baru. Siapa tahu, bisa menjadi tempat saling bercerita dan memberi dukungan seputar tumbuh kembang anak.Baca juga: Pijat Bayi Kembung, 5 Teknik Mudah yang Pererat Hubungan dengan Anak

8. Melancarkan peredaran darah

Spa pada bayi juga bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah. Seperti orang dewasa, lancarnya peredaran darah pada tubuh akan membuat bayi merasakan pegal-pegal. Sejumlah klaim juga menyebutkan bahwa pijat saat spa bsa menstimulasi tumbuh kembang bayi, meskipun masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. 

9. Meningkatkan berat badan

Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa pijat bayi dapat menstimulasi kenaikan berat badan hingga 47 persen. Manfaat ini diduga karena adanya peningkatan aktivitas sistem saraf vagal dan pergerakan lambung yang lebih efektif, sehingga tubuh dapat menyerap nutrisi lebih baik.

10. Meningkatkan kesehatan kulit

Penggunaan minyak pijat bernutrisi saat spa seperti minyak kelapa atau bunga matahari bisa memberikan manfaat tambahan untuk kesehatan kulit bayi. Penggunaan minyak urut tersebut, asalkan tidak ada reaksi alergi, dapat membuat kulit bayi lebih halus, tidak kering dan tidak pecah-pecah. Baca juga: Pijat Bayi dengan Minyak Telon, Ini Manfaat dan Cara Melakukannya Di Rumah

11. Tidak rewel

Ikatan Dokter Anak Indonesia (ADAI) menyatakan bahwa bayi yang mendapat pijatan dengan tekanan sedang akan lebih jarang menangis, rewel, maupun menunjukan perilaku yang berhubungan dengan stres. Selain itu, pijatan di baby spa juga bertujuan untuk membuat bayi rileks. Jika bayi terus menangis saat dipiajat maka petugas spa harus menghentikan pijatan tersebut. Oleh karenanya perawatan bayi ini sebaiknya diawasi oleh orang dewasa. 

12. Mengoptimalkan perkembangan motorik

Usia 0 - 1 tahun adalah fase belajar untuk bayi. Mulai dari tengkurap, merangkak, duduk, hingga berdiri adalah fase di mana bayi mulai mengembangkan motorik kasar dan halusnya. Metode berenang dalam spa bayi ini diharapkan dapat mengoptimalkan perkembangan motorik si Kecil.

Umur berapa bayi boleh baby spa?

Akademi Pediatri Amerika (AAP) menyatakan bayi di bawah usia 1 tahun sebaiknya tidak dianjurkan untuk belajar berenang karena batas usia aman untuk anak berenang adalah 4 tahun. Namun, pada spa bayi, berenang yang diterapkan adalah terapi air atau yang biasanya dikenal dengan hydrotherapy dan aquatic therapy. Kedua terapi ini berbeda dengan pelajaran berenang untuk anak sehingga baik untuk bayi.Waktu yang paling dianjurkan untuk bayi boleh spa adalah ketika berumur lebih dari 6 bulan. Hal ini dikarenakan di usianya tersebut, otot leher bayi telah cukup kuat untuk menopang kepalanya sendiri. 

Catatan dari SehatQ

Terlepas dari popularitas dan banyaknya manfaat baby spa, bukan berarti ini menjadi salah satu aktivitas yang sifatnya wajib dilakukan. Ada banyak cara lain untuk memanjakan bayi, bahkan orangtua juga bisa belajar memijat bayi mereka sendiri dan melakukannya kapanpun.Cari aktivitas yang paling disukai si Kecil dan lakukan bersama dengan pasangan untuk lebih membangun ikatan dalam keluarga Anda. Selain itu, agar tidak mengganggu kesehatan bayi karena harus berkunjung ke banyak tempat, Anda bisa memilih tempat baby spa yang dekat dari rumah atau memanggil instruktur spa untuk datang ke rumah. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter anak untuk menemukan aktivitas lainnya yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil. Download aplikasi SehatQ sekarang di Google Play dan Apple Store.
tumbuh kembang bayibayi berenangmerawat bayiperkembangan bayi
Today. https://www.today.com/parents/baby-spa-takes-stress-out-being-infant-floating-massage-2D79706599
Diakses 12 Februari 2020
Your Baby Spa. https://www.yourbabyspa.co.in/benefits
Diakses 12 Februari 2020
The Asian Parent. https://sg.theasianparent.com/baby-spa-treatment
Diakses 12 Februari 2020
The Star. https://www.thestar.com/life/parent/2019/08/09/are-there-any-benefits-to-a-baby-spa.html
Diakses 12 Februari 2020
IDAI.  http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/baby-spa-sekedar-tren-atau-terbukti-bermanfaat Diakses pada 23 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait