Kaki Berwarna Merah dan Terasa Nyeri, Awas Bahaya Selulitis Pedis!

Selulitis pedis adalah infeksi kaki yang disebabkan oleh bakteri normal di kulit
Selulitis pedis harus segera ditangani

Selulitis pedis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri, paling sering diakibatkan oleh bakteri Staphylococcus dan Streptococcus. Bakteri ini merupakan bakteri normal yang ditemukan pada kulit. Akan tetapi, ketika kulit terluka, bakteri tersebut dapat menyebabkan terjadinya selulitis.

Selulitis dapat terjadi pada berbagai tempat, seperti kaki, mata, wajah, dan sekitar anus. Selulitis paling sering terjadi pada kaki, disebut juga selulitis pedis. Selulitis pedis rentan terjadi jika Anda memiliki jari-jari kaki dengan kulit yang pecah-pecah atau terkupas, adanya trauma dengan kulit terbuka, dan gigitan serangga atau hewan.

Riwayat penyakit vaskuler perifer, ulkus di kaki, dan luka bekas operasi meningkatkan risiko terjadinya selulitis pedis. Risiko ini juga meningkat apabila seseorang menderita diabetes melitus. Kondisi penurunan sistem imunitas tubuh, seperti penggunaan kortikosteroid jangka panjang dan obat-obatan lainnya yang menurunkan imunitas, juga meningkatkan risiko terjadinya selulitis.

Gejala dan Tanda Selulitis Pedis

Pada selulitis pedis, kaki akan menunjukkan adanya peradangan dan terasa nyeri. Anda dapat menemukan kemerahan dan pembengkakan pada kaki dengan kulit yang tampak licin dan kencang. Ketika Anda raba, area tersebut akan terasa hangat. Area ini akan meluas seiring perkembangan infeksi.

Sendi kaku bisa dirasakan akibat pembengkakan jaringan di sekitar sendi. Selain itu, Anda juga dapat merasakan nyeri otot yang menyebabkan badan akan terasa lemas. Jika infeksi meluas, berikut adalah gejala-gejala lain yang dapat muncul:

  • Demam
  • Menggigil
  • Berkeringat
  • Mual dan muntah

Pengobatan Selulitis Pedis

Pengobatan selulitis pedis dilakukan dengan pemberian antibiotik. Pada kasus ringan, pengobatan dilakukan secara rawat jalan dengan pemberian antibiotik oral. Perawatan di rumah tidak dianjurkan karena meningkatkan risiko Anda kembali mengalami infeksi. Oleh karena itu, Anda perlu beristirahat hingga gejala membaik.

Selain antibiotik, dokter juga akan memberikan obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, untuk mengurangi nyeri yang Anda alami. Pada kasus selulitis pedis yang lebih berat, Anda perlu dirawat di rumah sakit. Kondisi yang mengharuskan Anda untuk menginap di rumah sakit, antara lain:

  • Keadaan umum sakit berat
  • Demam tinggi
  • Masalah tekanan darah
  • Mual dan muntah yang terus menerus
  • Gejala memberat setelah meminum antibiotik
  • Kondisi imunokompromais (sistem kekebalan tubuh lemah), seperti kondisi kanker atau HIV
  • Perlunya mendapatkan antibiotik secara intravena

Selulitis pedis umumnya akan membaik dalam 7 sampai 10 hari setelah Anda mengonsumsi antibiotik. Pada kasus yang lebih berat, penyembuhan selulitis dapat terjadi dalam waktu yang lebih lama. Kondisi kesehatan tubuh yang memengaruhi sistem imun juga memiliki peran dalam waktu penyembuhan selulitis pedis.

Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat penyembuhan, di antaranya:

  • Saat istirahat, angkatlah kaki Anda yang mengalami selulitis pada posisi lebih tinggi dari jantung. Hal ini dapat mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi bengkak.
  • Cobalah menggerakkan persendian di sekitar daerah yang mengalami selulitis, misalnya pada pergelangan kaki. Tindakan ini bertujuan mencegah terjadinya sendi kaku.
  • Meminum banyak air untuk menghindari dehidrasi.
  • Jangan gunakan stoking hingga kondisi sembuh.

Bahaya Selulitis Pedis

Selulitis pedis yang tidak segera diobati bisa menimbulkan komplikasi yang lebih berat. Infeksi dapat menyebar ke darah (sepsis), ke tulang (osteomielitis), dan pembuluh limfe (limfangitis). Apabila bakteri menyebar hingga ke jantung dan membran otak, maka dapat menimbulkan endokarditis dan meningitis. Selain itu, kaki yang mengalami selulitis pedis juga dapat mengalami kematian (gangrene). Kondisi ini ditandai dengan kaki yang menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Keadaan sepsis menyebabkan pembuluh darah mengalami pelebaran sehingga terjadi penurunan tekanan darah dan terjadi syok. Syok dapat diperberat dengan keadaan muntah yang terus menerus. Tanpa penanganan segera, kondisi ini dapat berakibat fatal.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/152663.php
Diakses pada Mei 2019

Medlineplus. https://medlineplus.gov/cellulitis.html
Diakses pada Mei 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/cellulitis/
Diakses pada Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed