Self Loathing atau Membenci Diri Sendiri, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya


Self loathing merupakan perasaan membenci diri sendiri. Kondisi ini dipicu oleh berbagai macam faktor, mulai dari pengalaman buruk di masa lalu hingga sering direndahkan oleh orang lain.

(0)
Self loathing adalah perasaan membenci diri sendiriPerasaan benci diri sendiri dapat muncul karena inner critic
Ketidaksukaan terhadap orang lain adalah hal yang wajar terjadi. Namun, ada juga orang yang ternyata tidak suka atau bahkan benci terhadap diri sendiri. Jika Anda termasuk salah satunya, kondisi ini dikenal dengan istilah self loathing.

Penyebab munculnya perasaan self loathing

Self loathing adalah perasaan membenci diri sendiri. Beragam faktor dapat menjadi penyebab perasaan ini muncul dalam diri Anda, baik secara internal maupun eksternal. Sejumlah faktor yang dapat berkontribusi, antara lain:

1. Inner critic

Perasaan benci diri sendiri dapat muncul karena inner critic. Inner critic adalah kondisi ketika Anda terlalu sering merendahkan atau memberi kritik negatif terhadap diri sendiri. Kritikan itu kemudian membuat Anda membandingkan diri sendiri dengan orang lain, dan merasa tidak punya kemampuan yang lebih baik dibanding mereka.Jika dilakukan secara terus-menerus, inner critic dapat membuat Anda membenci diri sendiri. Akibatnya, perasaan tersebut kemudian akan memengaruhi motivasi Anda untuk bisa meraih kesuksesan dalam hidup.

2. Pengalaman buruk di masa lalu

Pengalaman buruk di masa lalu dapat berkontribusi dalam munculnya perasaan self loathing. Beberapa situasi yang dapat menjadi pemicunya, antara lain peristiwa traumatis, pelecehan seksual, hingga perlakuan buruk dari orangtua saat Anda masih kanak-kanak.

3. Sering direndahkan orang lain

Perlakuan orang lain yang sering merendahkan Anda dapat memicu munculnya perasaan benci diri sendiri. Sebagai contoh, rekan kerja atau atasan Anda di kantor mempunyai kecenderungan untuk mengucapkan perkataan yang membuat rendah diri atau mempermalukan Anda di hadapan banyak orang. Jika dilakukan secara terus-menerus dan ditanggapi secara negatif, self loathing menjadi hal yang tak bisa dihindarkan.

4. Menjadi korban bullying

Bullying dapat membuat seseorang membenci diri sendiri. Kebencian ini muncul karena korban merasa ia selalu menjadi sasaran tindak perundungan. Tak hanya memicu perasaan benci diri sendiri, perundungan yang dilakukan secara terus-menerus bisa memunculkan pikiran untuk bunuh diri maupun aksi balas dendam terhadap pelaku.

5. Gangguan kesehatan mental

Gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan dapat turut berkontribusi dalam munculnya perasaan self loathing. Selain memicu kebencian terhadap diri sendiri, keduanya juga bisa membuat penderitanya merasa tidak layak dan tidak pantas untuk meraih pencapaian tinggi dalam hidupnya.

Tanda-tanda seseorang benci diri sendiri

Perasaan membenci diri sendiri perlu dihilangkan agar tidak memberi pengaruh buruk terhadap kehidupan Anda. Sebelum mengatasinya, Anda perlu memahami terlebih dahulu apa saja tanda seseorang membenci diri sendiri.Beberapa sikap dan perilaku yang menjadi tanda self loathing, di antaranya:
  • Mengabaikan pujian yang diberikan orang lain
  • Fokus terhadap hal-hal yang negatif pada diri sendiri
  • Takut untuk bermimpi besar dan meremehkan diri sendiri
  • Selalu merasa bahwa orang lain tidak suka dengan diri Anda
  • Harga diri rendah dan merasa tidak lebih baik dibanding orang lain
  • Sering merasa cemburu dengan kemampuan atau kehidupan orang lain
  • Mengasihani diri sendiri karena merasa telah diperlakukan buruk oleh orang lain
  • Menganggap kritikan dari orang lain sebagai serangan pribadi dan menanggapinya dengan cara negatif

Bagaimana cara menghilangkan self loathing?

Beberapa tindakan bisa Anda lakukan untuk menghilangkan perasaan self loathing. Tindakan-tindakan yang dapat diterapkan, meliputi:
  • Menantang pola pikir negatif 

Saat pikiran-pikiran negatif mulai muncul, cobalah untuk mengubah pola pikir Anda menjadi lebih realistis. Jika mengalami kesulitan, bayangkan diri Anda menjadi orang lain yang mempunyai kemampuan untuk melawan suara-suara negatif, baik dari dalam diri sendiri maupun luar.
  • Rutin melakukan meditasi 

Meditasi bisa membantu Anda dalam menghilangkan pola pikir negatif yang ada dalam pikiran. Selain itu, tindakan ini juga memberi dampak positif bagi kesehatan Anda secara keseluruhan jika dilakukan secara rutin.
  • Menghabiskan waktu bersama orang yang memberi pengaruh positif

Orang-orang dengan pengaruh negatif dapat mengembangkan perasaan self loathing dalam diri Anda. Oleh sebab itu, habiskanlah waktu dengan orang-orang yang bisa memberi pengaruh positif bagi kehidupan Anda.
  • Melakukan self care 

Cara mengatasi perasaan membenci diri sendiri bisa dilakukan dengan menerapkan self care. Caranya, lakukan hal-hal yang bisa membuat perasaan Anda lebih baik seperti konsumsi makanan bernutrisi, rutin berolahraga, istirahat cukup, jalan-jalan di alam bebas, dan batasi waktu bermain media sosial.
  • Berkonsultasi dengan terapis 

Apabila Anda kesulitan dalam menghilangkan perasaan self loathing, segera berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog. Nantinya, Anda akan dibantu untuk menghilangkan pola pikir negatif dalam pikiran dan menggantinya dengan hal-hal positif.

Catatan dari SehatQ

Self loathing adalah perasaan membenci diri sendiri. Beragam faktor bisa menjadi pemicunya, antara lain inner critic, pengalaman buruk di masa lalu, sering direndahkan orang lain, hingga efek dari masalah kesehatan mental tertentu.Untuk berdiskusi lebih lanjut soal perasaan membenci diri sendiri dan cara menghilangkannya, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ . Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalbullyingtraumaberpikir positif
Healthline. https://www.healthline.com/health/i-hate-myself
Diakses pada 12 April 2021
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/i-hate-myself-ways-to-combat-self-hatred-5094676
Diakses pada 12 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait