Selangkangan Gatal Saat Hamil, Apa Saja Penyebab dan Bagaimana Mengatasinya?


Selangkangan gatal saat hamil bisa diakibatkan oleh perubahan hormon maupun karena infeksi pada kulit. Mengoleskan gel lidah buaya hingga petroleum jelly adalah beberapa cara mengatasi lecet dan gatal selangkangan pada ibu hamil.

(0)
Selangkangan gatal saat hamil disebabkan perubahan hormon hingga infeksiSelangkangan gatal saat hamil terjadi akibat perubahan hormon hingga infeksi
Selangkangan gatal saat hamil merupakan keluhan yang kerap dijumpai dan bisa membuat Anda tidak nyaman.Penyebab gatal di selangkangan pada ibu hamil pada dasarnya sangat beragam, yang bisa meliputi:
  • Jamur
  • Intertrigo
  • Kutu kemaluan
  • Perubahan bentuk tubuh dan hormonal
  • Infeksi saluran kemih
  • Penyakit menular seksual
  • Vaginosis bakterialis
  • Dermatitis kontak
Kadang, gatal yang tidak tertahankan bisa sampai menyebabkan lecet pada kulit apabila terus digaruk atau karena kulit yang bergesekan saat berjalan.

Penyebab selangkangan gatal dan lecet saat hamil

Sebelum Anda mencari tahu cara mengatasi keluhan ini, ada baiknya pahami dulu apa penyebab selangkangan gatal saat hamil. Sebab, cara mengobatinya harus disesuaikan dengan “biang keroknya”.Berikut penjelasan lebih lanjut:

1. Infeksi jamur

Perubahan pH pada vagina saat hamil membuat ibu rentan terinfeksi jamur
Perubahan pH pada vagina saat hamil membuat ibu rentan terinfeksi jamur
Saat hamil, aliran darah meningkat di daerah selangkangan. Hal ini membuat jaringan vagina membengkak sehingga lebih rentan mengalami infeksi.Selain itu, riset yang diterbitkan Eukaryotic Cell memaparkan peningkatan hormon estrogen saat hamil mampu mengganggu keseimbangan pH vagina.Dua hal ini dapat memicu infeksi jamur akibat Candida albicans (candidiasis). 

2. Intertrigo

Intertrigo adalah ruam kulit yang kerap ditemukan di lipatan kulit, termasuk selangkangan. Umumnya intertrigo disebabkan adanya gesekan yang terjadi di bagian selangkangan.Selain itu, riset dari National Center for Biotechnology Information menjelaskan, faktor yang memicu intertrigo adalah:
  • Kelembapan
  • Suhu hangat sehingga kulit rentan kering
  • Sirkulasi udara yang buruk di bagian selangkangan.
Bakteri Corynebacterium dan jamur Candida yang ada di sekitar vagina juga dapat memperparah intertrigo.Intertrigo ditandai dengan:
  • Selangkangan gatal dan merah saat hamil
  • Ruam disertai warna kecokelatan
  • Kulit pecah-pecah atau berkerak
  • Timbul bau busuk
  • Mengeluarkan cairan.

3. Perubahan bentuk tubuh dan hormonal

Otot tubuh bawah meregang sehingga selangkangan sering bergesekan
Otot tubuh bawah meregang saat hamil sehingga selangkangan sering bergesekan
Saat hamil, otot tubuh bagian bawah meregang untuk memfasilitasi perkembangan janin dan mempersiapkan proses kelahiran. Rupanya, hal ini menyebabkab otot menjadi tegang hingga ibu hamil pun kesulitan bergerak bebas.Oleh karena itu, selangkangan di kedua sisi kaki saling bergesekan dan kemudian menyebabkan selangkangan lecet.Selain lecet, gesekan juga mengakibatkan selangkangan menjadi kemerahan dan iritasi. Tak jarang, hal ini juga mengakibatkan selangkangan hitam dan gatal saat hamil.Menurut penelitian yang diterbitkan jurnal International Journal of Women's Dermatology, faktor penyebab selangkangan menghitam saat hamil adalah meningkatnya hormon estrogen dan dan progesteron.Kedua hormon ini merangsang sel pada kulit untuk menghasilkan melanin. Oleh karena itu, selangkangan pun menggelap.Terlebih, kulit yang cenderung menghitam saat hamil kerap dijumpai pada bagian lipatan kulit.

4. Penyakit menular seksual

Ya, selangkangan gatal saat hamil bisa menjadi salah satu gejala umum yang ditemukan pada penyakit menular seksual.Biasanya penyakit menular seksual disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit yang ditularkan melalui cairan vagina atau air mani saat berhubungan seks.Beberapa jenis penyakit menular seksual beserta penyebabnya adalah:
  • Bakteri: Gonore, sifilis, chlamydia
  • Parasit: Trichomoniasis
  • Virus: Human papillomavirus (HPV) dan herpes genital.

5. Vaginosis bakteri

Vaginosis bakteri terjadi akibat jumlah bakteri baik vagina tidak seimbang
Vaginosis bakteri terjadi akibat jumlah bakteri baik vagina tidak seimbang
Menurut American Pregnancy Association, sebanyak 10--30% ibu hamil mengalami vaginosis bakterialis.Lagi-lagi, hal ini diakibatkan adanya perubahan hormon yang mampu memengaruhi tingkat keasaman vagina.Oleh karena itu, terjadi ketidakseimbangan jumlah bakteri baik pada vagina, yaitu Lactobacillus.Selain selangkangan gatal saat hamil, vaginosis bakteri juga ditandai dengan:
  • Keputihan berwarna keabuan
  • Rasa terbakar ketika buang air kecil
  • Tercium bau busuk dan amis pada daerah kemaluan.

6. Dermatitis kontak

Salah satu tanda dermatitis kontak adalah adanya selangkangan gatal saat hamil. Tidak hanya itu, selangkangan pun mengalami lecet, iritasi, dan kemerahan.Hal ini terjadi akibat alergi maupun terkena bahan yang mampu mengiritasi kulit selangkangan. Umumnya, penyebabnya adalah adanya ketidakcocokan bahan tertentu yang dipakai. Selain itu, keringat dan kotoran pun juga memicu munculnya dermatitis kontak.

7. Kutu kemaluan (pediculosis)

Kutu pada rambut pubis sebabkan selangkangan gatal saat hamil
Kutu pada rambut pubis sebabkan selangkangan gatal saat hamil
Jika Anda mengalami selangkangan gatal saat hamil di sekitar rambut pubis, bisa jadi Anda itu adalah kutu kemaluan.Perlu diwaspadai, kutu kemaluan sangat menular. Biasanya, penularan terjadi melalui toilet umum dan hubungan seksual.

Cara mengatasi selangkangan lecet dan gatal pada ibu hamil

Selangkangan gatal saat hamil tentu bisa diatasi. Pengobatan ini dilakukan berdasarkan penyebab gatal yang ditemukan.Jika gatal disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, maupun jamur, solusi pengobatan terbaiknya adalah dengan berkonsultasi ke dokter kandungan atau dokter kulit dan kelaminDengan begitu, Anda bisa mendapatkan penanganan yang lebih tepat serta efektif.Namun, ada pula berbagai cara rumahan yang bisa membantu Anda meredakan gatalnya sembari menjalani pengobatan.Inilah bahan serta cara untuk mengatasi lecet dan gatal di selangkangan pada ibu hamil yang bisa Anda lakukan di rumah:

1. Lidah buaya

Gel lidah buaya terbukti bantu atasi iritasi selangkangan ibu hamil
Gel lidah buaya terbukti bantu atasi iritasi selangkangan ibu hamil
Lidah buaya atau Aloe vera terbukti cocok digunakan sebagai cara mengatasi iritasi selangkangan pada ibu hamil.Sebab, Aloe vera mampu melembapkan kulit. Selain itu, asam amino yang terkandung juga mampu melembutkan kulit yang mengeras.Lidah buaya juga terbukti bekerja sebagai antiperadangan, antiseptik, serta mempercepat penyembuhan luka.Selain itu, kandungan magnesium laktat pada lidah buaya mampu menekan produksi histamin yang menyebabkan reaksi alergi berupa rasa gatal dan iritasiHal ini dipaparkan dalam jurnal terbitan Journal of Dermatology dan Iranian Journal of Medical Sciences.

2. Petroleum jelly

Petroleum jelly kurangi gesekan dan bekas luka kemerahan di selangkangan
Petroleum jelly kurangi gesekan dan bekas luka kemerahan di selangkangan
Petroleum jelly juga cocok untuk digunakan sebagai cara mengatasi lecet di selangkangan pada ibu hamil. Kandungan ini berkhasiat untuk mengurangi gesekan. Selain itu, petroleum jelly terbukti mengurangi bekas luka kemerahan akibat lecet. Ini pun dikemukakan pada jurnal Seminars in Plastic Surgery.Petroleum jelly juga mampu mencegah kulit dari kehilangan hidrasi akibat penguapan. Oleh karena itu, kulit tetap lembap dan sehat.

3. Minyak kelapa

Minyak kelapa terbukti kurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan luka
Minyak kelapa terbukti kurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan luka
Minyak kelapa bisa dipakai sebagai cara mengobati selangkangan lecet saat hamilRiset yang diterbitkan International Journal of Molecular Sciences memaparkan, minyak kelapa mampu mengurangi peradangan, mempercepat penyembuhan luka, serta mampu membunuh bakteri yang ada pada kulit. Minyak kelapa juga bekerja mencegah cadangan air di kulit cepat menguap. Hal ini membantu agar kulit selangkangan tidak rentan kering dan tetap terhidrasi.

Cara mencegah selangkangan gatal saat hamil

Agar terhindar dari selangkangan gatal dan lecet saat hamil, Anda tetap bisa mengupayakannya dengan cara:
  • Gunakan celana dalam berbahan katun karena dapat menyerap keringat dengan optimal dan lembut untuk kulit.
  • Hindari menggunakan celana ketat sebab justru sirkulasi udara menjadi tidak lancar.
  • Menjaga kebersihan selangkangan agar terhindar dari infeksi bakteri dan jamur. Basuh kemaluan dari depan ke belakang untuk mencegah infeksi.
  • Konsumsi air putih dengan rutin untuk menjaga kulit agar tetap terhidrasi.

Catatan dari SehatQ

Selangkangan gatal saat hamil harus segera diatasi. Terutama, bila gatal di selangkangan pada ibu hamil diakibatkan infeksi, yang mungkin dapat berdampak ke janin jika tidak diobati dengan tepat.Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait gatal-gatal saat hamil maupun cara merawatnya dengan benar, Anda juga bisa konsultasi melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menjaga kehamilanhamilkehamilangatalmasalah kehamilanvagina gatalibu hamil
Firstcry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/vaginal-itching-during-pregnancy-causes-and-remedies/ Diakses pada 4 Maret 2021National Center for Biotechnology Information. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK531489/ Diakses pada 4 Maret 2021DermNet. https://dermnetnz.org/topics/intertrigo/ Diakses pada 4 Maret 2021WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/intertrigo-symptoms-causes-treatment-risk_factors_ Diakses pada 4 Maret 2021WebMD. https://www.webmd.com/baby/wound-care-during-pregnancy Diakses pada 4 Maret 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/dark-inner-thighs Diakses pada 4 Maret 2021International Journal of Women's Dermatology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5715231/ Diakses pada 4 Maret 2021National Center for Biotechnology Information. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537047/ Diakses pada 4 Maret 2021Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sexually-transmitted-diseases-stds/symptoms-causes/syc-20351240 Diakses pada 4 Maret 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/sexually-transmitted-diseases Diakses pada 4 Maret 2021American Pregnancy Association/ https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-complications/bacterial-vaginosis-during-pregnancy-810/ Diakses pada 4 Maret 2021March of Dimes. https://www.marchofdimes.org/complications/bacterial-vaginosis.aspx Diakses pada 4 Maret 2021WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/features/dirty-dozen Diakses pada 4 Maret 2021Journal of Dermatology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2763764/ Diakses pada 4 Maret 2021Iranian Journal of Medical Sciences. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6330525 Diakses pada 4 Maret 2021Seminars in Plastic Surgery. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4961501/ Diakses pada 4 Maret 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/vaseline-on-face Diakses pada 4 Maret 2021International Journal of Molecular Sciences. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5796020/ Diakses pada 4 Maret 2021Current Microbiology. https://link.springer.com/article/10.1007/s00284-014-0585-9 Diakses pada 4 Maret 2021Riset dari Journal of Drugs in Dermatology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25607907/ Diakses pada 4 Maret 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/underwear-hygiene Diakses pada 4 Maret 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/tight-underwear Diakses pada 4 Maret 2021Current Opinion in Obstetrics & Gynecology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11914687/ Diakses pada 4 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait