Selalu Pusing dan Lemas, Apakah Gejala Darah Rendah? Ini Penjelasannya!

Darah rendah juga dapat menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan
Darah rendah bisa menjadi masalah serius jika dibiarkan

Mungkin Anda sudah pernah mendengar bahwa tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan sebuah masalah kesehatan yang harus segera ditangani. Tidak hanya tekanan darah tinggi, kadang tekanan darah yang terlalu rendah juga dapat menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan penderitanya. Selain itu, meski kebanyakan tidak berbahaya, gejala-gejala darah rendah berpotensi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang.

Pada batasan tertentu, semakin rendah tekanan darah seseorang, semakin baik. Saat ini, batas bawah tekanan darah normal adalah sekitar 90/60 mmHg. Apabila tekanan darah lebih rendah dari batas bawah tersebut, seseorang bisa mengalami tekanan darah rendah atau hipotensi.

Gejala darah rendah

Berikut adalah beberapa gejala darah rendah yang kemungkinan bisa muncul:

  1. Pusing dengan pandangan berkunang-kunang
  2. Mual
  3. Pingsan
  4. Dehidrasi 
  5. Sulit berkonsentrasi
  6. Pandangan kabur
  7. Kedinginan, kulit pucat
  8. Napas cepat dan pendek
  9. Lemas dan merasa kelelahan
  10. Depresi

Faktor risiko tekanan darah rendah

Hipotensi atau tekanan darah rendah biasanya bukan merupakan masalah bagi sebagian besar orang dewasa. Namun, jika takenan darah turun secara tiba-tiba atau seseorang mengalami gejala-gejala darah rendah, kondisi tersebut dapat menyebabkan komplikasi yang serius. US National Library of Medicine mengindikasikan penurunan tekanan darah sekecil 20 mmHG saja dapat menimbulkan masalah-masalah kesehatan.

Beberapa kondisi kecil dan sementara dapat memengaruhi tekanan darah, seperti tekanan darah naik terlalu cepat setelah duduk, lama berdiri, atau dehidrasi. Kondisi tekanan darah rendah ini disebut sebagai hipotensi postural atau hipotensi ortostatik. Hipotensi postural dianggap sebagai kegagalan sistem kardiovaskular atau sistem saraf untuk beraksi dengan benar terhadap perubahan tiba-tiba.

[[artikel-terkait]]

Risiko baik tekanan darah tinggi maupun rendah biasanya meningkat sesuai pertambahan usia. Selain itu, aliran darah ke otot jantung dan otak juga menurun berdasarkan pertambahan usia, seringkali sebagai akibat dari penumpukan plak pada pembuluh darah. Diprediksi sekitar 10-20 persen orang-orang berusia di atas 65 tahun memiliki hipotensi postural.

Ada beberapa kondisi kesehatan tertentu yang merupakan faktor risiko dari hipotensi atau tekanan darah rendah, di antaranya adalah:

  1. Kondisi jantung
  2. Gangguan tiroid
  3. Infeksi berat
  4. Diabetes
  5. Penyakit Parkinson
  6. Pendarahan usus
  7. Luka bakar parah
  8. Trauma serius
  9. Syok akibat kehilangan darah

Jika seseorang mengalami tekanan darah rendah, mereka lebih berisiko untuk pingsan dan syok, yang mungkin membutuhkan perawatan medis. Periksa tekanan darah Anda secara rutin untuk mengetahui kondisi tekanan darah Anda dan mendeteksi adanya masalah pada tekanan darah.

Satu pemeriksaan tekanan darah yang hasilnya lebih rendah dari normal biasanya tidak berbahaya, namun jika Anda merasakan gejala-gejala darah rendah, segera konsultasikan kepada dokter.

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/lowbloodpressure.html
Diakses pada April 2019

American Heart Association. https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/the-facts-about-high-blood-pressure/low-blood-pressure-when-blood-pressure-is-too-low
Diakses pada April 2019

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-blood-pressure/symptoms-causes/syc-20355465
Diakses pada April 2019

National Heart, Lung, and Blood Institute (NIH). https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/hypotension
Diakses pada April 2019

UPMC. https://share.upmc.com/2018/02/blood-pressure-is-too-low/
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed