Seks Setelah Vasektomi, Kapan Waktu yang Diperbolehkan?

Seks setelah vasektomi diperbolehkan asal menunggu waktu pemulihan
Butuh waktu untuk berhubungan seks kembali setelah vasektomi

Vasektomi adalah prosedur pemotongan vas deferens dan mengikat kedua ujung salurannya sehingga tidak dapat menyalurkan sel sperma dalam air mani saat ejakulasi.

Seseorang yang sudah menjalani vasektomi, tidak lagi dapat membuat pasangannya hamil dengan tingkat keberhasilan hampir 100 persen. Setelah melakukan operasi ini, Anda mungkin perlu menghentikan aktivitas seksual untuk sementara.

Kapan Diperbolehkan Berhubungan Seks Setelah Vasektomi?

Setelah vasektomi, ada dua sayatan yang perlu disembuhkan. Biasanya terdapat jahitan di area skrotum. Secara umum, sebelum melakukan hubungan seks, Anda harus menunggu sampai tidak lagi terasa sakit atau bengkak di sekitar lokasi operasi. Proses penyembuhan berlangsung selama seminggu atau lebih.

Setelah operasi, Anda mungkin akan mengalami nyeri ringan, memar di sekitar skrotum, atau terdapat darah pada sperma. Selain itu, bisa juga terjadi pembengkakan di daerah skrotum dan genital yang berlangsung selama beberapa hari atau minggu.

Aktivitas hubungan seks segera setelah operasi bisa berpotensi menyebabkan infeksi. Alasannya, jahitan akan membuka kembali dan memungkinkan bakteri untuk masuk ke luka sekalipun memakai kondom.

Rasa sakit, pegal, atau bengkak mungkin akan meningkat ketika berhubungan seks yang melibatkan banyak gerakan. Namun, setelah jahitan berangsur sembuh, Anda dapat kembali terlibat dalam aktivitas seksual tanpa mengganggu daerah operasi.

Bagaimana Pengaruh Vasektomi terhadap Aktivitas Seksual?

Setelah operasi, Anda tidak akan langsung steril sebab sperma masih ada selama beberapa bulan sesudahnya. Setidaknya perlu berejakulasi 20 kali atau lebih sebelum air mani benar-benar terbebas dari sel sperma. Alat kontrasepsi tetap dibutuhkan sampai dokter menegaskan bahwa air mani sudah tidak lagi mengandung sperma.

Jumlah sperma dalam air mani tidak memengaruhi dorongan seksual. Justru dengan tidak adanya sel sperma, bisa jadi lebih meningkatkan kepercayaan diri Anda untuk berhubungan seks tanpa perlu khawatir akan kehamilan. Vasektomi juga tidak berpengaruh pada hormon, fungsi tubuh, atau struktur penis yang memengaruhi kemampuan untuk ereksi.

Setelah vasektomi, kualitas, jumlah, dan tekstur air mani tidak akan berubah. Pada awalnya, mungkin ejakulasi pertama setelah prosedur akan terasa kurang nyaman. Seiring berjalannya waktu, ketidaknyamanan akan berkurang dan sensasi ejakulasi selama orgasme pun tidak akan terasa berbeda dari sebelumnya.

Dampak Negatif Vasektomi

Komplikasi pasca operasi vasektomi mungkin saja terjadi. Rasa nyeri pun dapat terjadi akibat kerusakan saraf atau pembentukan sperma di vas deferens. Sekalipun hal ini jarang terjadi, jika terjadi perubahan dalam ereksi dan nyeri setelah vasektomi sebaiknya segera temui dokter. Sebab, vasektomi seharusnya tidak berdampak pada kinerja seksual, dorongan seksual, ejakulasi, atau fungsi ereksi.

Hal yang harus diingat, vasektomi tidak akan mengurangi risiko terkena atau menyebarkan infeksi menular seksual (IMS). Satu-satunya cara untuk melindungi Anda dan pasangan dari IMS adalah dengan memakai kondom.

Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/sex-after-vasectomy

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/sex-after-vasectomy-faqs-and-information-2328941

Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed