Seputar Seks Pertama Kali, Apa yang Dirasakan hingga Tips agar Berjalan Lancar


Seks pertama kali adalah salah satu momen yang dinantikan pasangan. Agar nyaman, mulailah dengan foreplay dan lakukan percintaan secara perlahan.

0,0
Seks pertama kali adalah salah satu momen yang dinantikan pasanganSaat bercinta pertama kali, carilah tempat yang nyaman
Bagi beberapa orang, berhubungan seks mungkin merupakan salah satu aktivitas yang paling ditunggu dalam hidup mereka. Bahkan, tak sedikit orang yang memiliki ekspektasi tinggi saat hendak melakukan seks pertama kali.Pada dasarnya, aktivitas ini memang bisa memberikan kepuasan seksual, serta meningkatkan keintiman hubungan antara Anda dan pasangan. Namun, beberapa hal perlu diperhatikan dan dipahami sebelum melakukan seks pertama kali agar tidak dikecewakan oleh ekspektasi.

Reaksi tubuh saat melakukan seks pertama kali

Ketika seks pertama kali, beberapa wanita mungkin akan merasakan ketidaknyamanan pada organ kewanitaan mereka. Rasa sakit mungkin akan dirasakan karena robeknya selaput dara dan peregangan yang terjadi pada vagina.Selain itu, berhubungan seks untuk pertama kali juga memungkinkan terjadinya iritasi, terutama ketika vagina belum terlubrikasi dengan baik. Beberapa kondisi yang juga mungkin terjadi pada tubuh saat pertama kali berhubungan seks, di antaranya:
  • Napas terasa berat
  • Kulit berubah menjadi kemerahan
  • Tubuh mengeluarkan banyak keringat
  • Bengkaknya vulva karena peningkatan aliran darah
Masalah-masalah yang muncul tersebut akan kembali normal dengan sendirinya setelah Anda dan pasangan selesai berhubungan seks. Jika rasa sakit yang dirasakan tidak kunjung hilang, berkonsultasilah ke dokter untuk mencari tahu kondisi yang mendasarinya.

Apakah seks pertama kali selalu berdarah?

Banyak orang yang bertanya-tanya apakah absennya darah saat seks pertama kali jadi tanda bahwa sudah tidak perawan? Jawabannya tidak. Beberapa wanita mungkin akan mengalami perdarahan pada organ intimnya karena selaput dara mereka baru robek ketika berhubungan seks untuk pertama kali.Namun, selaput dara juga bisa robek akibat melakukan kegiatan-kegiatan seperti menunggang kuda, menggunakan tampon, hingga masturbasi. Oleh sebab itu, tidak adanya darah saat seks pertama kali tak bisa menjadi tanda keperawanan seseorang.

Orgasme tidak selalu terjadi saat seks pertama kali

Saat melakukan seks pertama kali, sebagian besar pasangan umumnya akan merasakan kecanggungan antara satu sama lain. Rasa canggung tersebut dapat membuat Anda dan pasangan tidak mengalami orgasme ketika pertama kali berhubungan intim. Umumnya, potensi wanita untuk orgasme saat seks pertama kali lebih kecil dibandingkan pria. Meskipun begitu, Anda tetap bisa merasakan kepuasan secara seksual walau tidak mencapai orgasme.

Kehamilan bisa terjadi saat seks pertama kali

Banyak orang yang mengira bahwa kemungkinan hamil saat melakukan seks untuk pertama kali sangatlah kecil. Anggapan tersebut sangat salah karena Anda tetap dapat hamil, terlebih jika perempuan sedang berada dalam masa subur.Kehamilan bisa terjadi ketika pasangan mengeluarkan cairan ejakulasi dalam vagina. Bahkan, Anda tetap dapat hamil apabila cairan orgasme keluar dekat dengan vagina atau jari pasangan terlumuri air mani saat melakukan fingeringUntuk mengurangi potensi kehamilan, Anda bisa menggunakan kondom ketika berhubungan seks. Pastikan juga kondom sudah dipasang dengan benar untuk mencegah kebocoran saat pasangan ejakulasi.

Tips agar seks pertama kali berjalan dengan lancar

Seks pertama kali akan menjadi pengalaman yang menyenangkan jika berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. Beberapa tips yang bisa Anda terapkan ketika pertama kali berhubungan seks, antara lain:

1. Pastikan pasangan tidak menderita infeksi menular seksual

Sebelum melakukan hubungan seks pertama kali, pastikan pasangan Anda tidak menderita infeksi menular seksual (IMS). Untuk mengurangi risiko IMS, Anda dapat memakai kondom ketika bercinta.

2. Bercinta di tempat yang nyaman

Saat bercinta pertama kali, carilah tempat yang nyaman. Tempat yang nyaman membantu menghilangkan rasa cemas yang sering muncul saat pertama kali berhubungan intim, serta membuat Anda dan pasangan menikmati permainan.

3. Melakukan foreplay

Foreplay merupakan aktivitas yang membantu menghilangkan kecemasan akibat pertama kali berhubungan seks dan meningkatkan lubrikasi pada vagina. Beberapa tindakan foreplay yang bisa Anda lakukan dengan pasangan mulai dari membelai, mencium, hingga merangsang area sensitif satu sama lain.

4. Bermain secara perlahan

Supaya tak menyebabkan trauma, cara melakukan hubungan intim pertama kali adalah dengan perlahan. Ketika berhubungan seks untuk pertama kali, tidak perlu terburu-buru untuk mencapai orgasme. Lakukan semuanya secara perlahan sambil menikmati tiap gerakan bercinta dengan pasangan. Dengan begitu, pengalaman bercinta akan terasa lebih santai dan menyenangkan.

Catatan dari SehatQ

Seks pertama kali memang merupakan salah satu pengalaman yang ditunggu-tunggu setiap orang, namun beberapa hal perlu diperhatikan sebelum melakukannya. Beberapa tindakan yang bisa dilakukan agar hubungan intim berjalan dengan lancar meliputi mencari tempat nyaman, melakukan foreplay, hingga melakukan permainan secara perlahan.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
hubungan seks
Planned Parenthood. https://www.plannedparenthood.org/learn/teens/sex/virginity/what-happens-first-time-you-have-sex
Diakses pada 4 September 2021
Flo Health. https://flo.health/menstrual-cycle/sex/sexual-health/how-to-have-sex-for-the-first-time
Diakses pada 4 September 2021
NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/sexual-health/does-a-woman-always-bleed-when-she-has-sex-for-the-first-time/
Diakses pada 4 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait