Seharian di Depan Layar? Coba 7 Cara Hindari Computer Vision Syndrome

(0)
23 Sep 2020|Azelia Trifiana
Computer vision syndrome terjadi akibat terlalu lama di depan komputerSeharian di depan komputer membuat mata lelah
Dalam sehari, berapa jam waktu yang mau tak mau dialokasikan untuk menghadap komputer, laptop, atau layar perangkat elektronik lain? Semakin lama waktu yang dihabiskan melihat layar, risiko mengalami computer vision syndrome kian besar. Gejalanya seperti penglihatan kabur, mata terasa kering, hingga mata lelah.Gejala computer vision syndrome tak berhenti di situ saja. Jika sudah memberat, akan muncul rasa sakit kepala hingga nyeri di leher dan pundak. Jangan sampai terjebak dalam sindrom ini dengan cara mengubah kebiasaan saat berada di depan komputer.

Mengenal computer vision syndrome

Ketika berada di depan komputer, seseorang tanpa disadari berkedip 66% lebih jarang. Hal ini yang menyebabkan mata menjadi kering dan cepat lelah. Berkedip sangat penting untuk mendistribusikan substansi yang menghidrasi mata.Tak hanya itu, seberapa terang cahaya dari monitor komputer juga berpengaruh pada kondisi lelah dan keringnya mata. Hal ini dapat mengakibatkan penglihatan menjadi kabur setelah seharian bekerja di depan komputer.Gejala computer vision syndrome di antaranya:
  • Penglihatan kabur
  • Mata kering
  • Mata merah
  • Mata terasa lelah
  • Sakit kepala
  • Nyeri pundak dan leher

Cara menghindari computer vision syndrome

Perempuan dengan mata merah
Mata merah adalah salah satu tanda computer vision syndrome
 Jika aktivitas di depan komputer tak mungkin dihindari karena tuntutan pekerjaan, kabar baiknya ada cara untuk menghindari computer vision syndrome. Mulai dari posisi duduk yang benar hingga mengatur pencahayaan komputer, ini beberapa cara menghindari computer vision syndrome:

1. Atur monitor komputer

Jika sehari-hari Anda menghabiskan waktu berjam-jam di depan monitor komputer, pastikan pengaturan monitor sudah tepat. Jarak ideal monitor dengan mata adalah 50-60 cm. Ketinggian monitor pun harus diatur sedemikian rupa agar bisa melihat dengan mudah ke bagian tengah layar.

2. Pencahayaan monitor

Sebaiknya gunakan filter untuk mereduksi cahaya yang memantul dan membuat sulit melihat ke layar. Atur pula refresh rate komputer antara 70-85 Hz agar tidak menyebabkan flicker di layar. Sementara untuk pencahayaan monitor, pastikan agar tidak terlalu terang atau gelap.

3. Cahaya ruangan

Lokasi komputer di ruangan sebaiknya tidak membelakangi atau berada di depan jendela. Semakin menyilaukan cahaya yang masuk, rentan menyebabkan mata menjadi kering dan lelah. Jika komputer berada di depan jendela, sebaiknya gunakan tirai untuk mengurangi cahaya yang masuk.Sementara jika Anda menggunakan lampu meja, pastikan cahayanya tidak langsung mengarah ke wajah. Arah lampu yang ideal adalah ke bawah, yaitu ke arah meja komputer.

4. Senam mata

Aturan 20-20-20 harus dilakukan terutama jika harus beraktivitas seharian di depan layar untuk menghindari computer vision syndrome. Artinya, setiap 20 menit lihatlah menjauh dari layar hingga 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Lihat benda yang berada sekitar 6 meter dari tempat duduk.Senam mata ini dapat mereduksi rasa lelah pada otot mata. Selain itu, lakukan juga latihan melihat objek yang jauh selama 10-15 detik lalu bergantian ke objek yang dekat untuk membuat mata lebih rileks dan kembali fokus.

5. Kualitas udara ruangan

Udara di ruangan tempat Anda bekerja juga berpengaruh terhadap seberapa rentannya mata menjadi kering atau lelah. Jika udara cenderung kering, gunakan humidifier untuk melembapkan udara. Sebisa mungkin, jangan berada di lokasi dengan arah angin dari kipas atau jendela langsung ke arah mata.Ruangan juga sebaiknya steril dari asap rokok maupun residu thirdhand smoke. Adanya asap rokok ini bisa menyebabkan iritasi mata dalam waktu cepat.

6. Ambil jeda

Jika harus seharian berada di depan layar komputer, ambil waktu untuk jeda sesering mungkin. Tak perlu lama, hanya perlu waktu beberapa menit asalkan konsisten. Jeda bisa dimanfaatkan untuk stretching, berjalan kaki singkat, atau melakukan gerakan lain agar tubuh tidak terasa lelah.

7. Jaga asupan cairan

Mengantisipasi computer vision syndrome juga bisa dilakukan dengan menjaga asupan cairan tetap terpenuhi. Dehidrasi dapat membuat gejala mata kering kronis menjadi semakin buruk. Menatap layar komputer berlama-lama tanpa mendapat asupan cairan yang cukup pun bisa menyebabkan computer vision syndrome.
Gambar perempuan minum air putih
Mengonsumsi air putih dengan cukup

Catatan dari SehatQ

Seberapa genting dan pentingnya pekerjaan, tetap kesehatan mata lebih krusial. Hindari computer vision syndrome dengan melakukan beberapa hal di atas. Langkah-langkah di atas sangat mudah dilakukan dan efektif untuk melindungi mata dari kelelahan, kondisi terlalu kering, hingga iritasi.
kesehatan matamata keringhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/shut-the-lid-on-chronic-dry-eye/computer-use
Diakses pada 7 September 2020
UIHC. https://uihc.org/health-topics/computer-vision-syndrome
Diakses pada 7 September 2020
AOA. https://www.aoa.org/healthy-eyes/eye-and-vision-conditions/computer-vision-syndrome#:~:text=Computer%20vision%20syndrome%2C%20also%20referred,digital%20screens%20for%20extended%20periods.
Diakses pada 7 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/computer-vision-syndrome#1
Diakses pada 7 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait