logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan dan Risiko Efek Sampingnya

open-summary

Manfaat ubi jalar bagi kesehatan tidak bisa dipandang remeh. Selain menurunkan berat badan, ubi jalar juga membantu menjaga kesehatan mata, lho!


close-summary

11 Sep 2019

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Manfaat ubi jalar untuk kesehatan dan menurunkan berat badan

Manfaat ubi jalar untuk diet dan kesehatan dapat mudah Anda raih dengan mengolahnya menjadi makanan sehari-hari

Table of Content

  • Kandungan ubi jalar yang penuh nutrisi
  • Beragam manfaat ubi jalar bagi kesehatan
  • Efek samping mengonsumsi ubi jalar
  • Pesan dari SehatQ

Selain nasi dan jagung, ubi jalar adalah salah satu alternatif makanan pokok orang Indonesia. Manfaat ubi jalar paling terkenal adalah sebagai pengganti karbohidrat dari nasi yang notabene kandungannya memang lebih tinggi. Daun ubi jalar pun juga terkenal untuk mengatasi DBD.

Advertisement

Anda mungkin tidak menyadari bahwa ada banyak lagi manfaat lainnya dari ubi jalar bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga

  • Bosan dengan Sup Itu-Itu Saja? Coba Eksperimen Sup Sehat Resep Negara Lain
  • Adakah Ciri Madu Kedaluwarsa? Ini Penjelasannya
  • Bisa Jadi Isian Roti Hingga Sup, Ini Manfaat Adzuki Beans

Kandungan ubi jalar yang penuh nutrisi

Dalam satu buah ubi jalar mengandung kurang lebih nutrisi berikut:

  • Karbohidrat: 27 gram
  • Serat: 3.8 gram
  • Protein: 2 gram
  • Vitamin C: 65% mencukupi gizi harian
  • Mangan: 50% mencukupi gizi harian
  • Kalium: 27% mencukupi gizi harian

Selain kandungan di atas, umbi jalar juga mengandung vitamin A, vitamin B, dan zat antioksidan. Antioksidan dalam umbi ini adalah beta karoten, asam klorogenat, antosianin.

Kandungan gula yang terkandung dalam ubi jalar adalah gula sederhana, termasuk glukosa, fruktosa, sukrosa, dan maltosa. Selain itu, ada juga zat gizi utama yang terkandung dalam ubi jalar, yakni pati.

Ubi jalar juga mengandung tiga jenis pati, yaitu pati yang dicerna cepat (80%), pati yang dicerna lambat (9%), pati resisten yang tidak bisa dicerna tubuh (11%).

Baca juga: Tak Kalah Baik dari Umbinya, Ini Manfaat Daun Ubi Jalar untuk Kesehatan

Beragam manfaat ubi jalar bagi kesehatan

Ubi jalar tidak hanya unggul pada kepraktisan dan rasanya yang manis, tetapi juga pada khasiatnya.

Manfaat makan ubi jalar bagi kesehatan tidak hanya sebatas sebagai alternatif makanan pokok saja.Khasiat ibu jalar juga bisa untuk:

1. Menurunkan berat badan

Manfaat ubi jalar untuk diet menurunkan berat badan sudah dikenal oleh masyarakat.

Menurut penelitian, konsumsi ubi jalar ditemukan dapat menurunkan berat badan dan kadar lemak dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi obesitas.

Tidak hanya itu. Ubi jalar juga memberikan manfaat yang positif terhadap fungsi ginjal dan hati.

2. Menjaga kesehatan mata

Kandungan beta-karoten dalam ubi jalar tidak hanya berfungsi untuk memberikan warna oranye khas, tapi juga membantu menjaga kesehatan mata.

Saat dikonsumsi, kandungan vitamin A yang terbentuk oleh beta-karoten pada ubi jalar memiliki manfaat untuk membentuk reseptor pendeteksi cahaya mata. 

Kurangnya vitamin A dapat menimbulkan xerophthalmia yang dapat berkembang menjadi rabun senja atau bahkan berpotensi merusak kornea mata.

Manfaat ubi jalar bagi kesehatan mata bisa didapatkan dengan mengonsumsi 200 gram atau secangkir ubi jalar berwarna oranye yang dipanggang dengan kulitnya.

3. Mencegah kekurangan vitamin A 

Khasiat ubi jalar terletak pada kandungan beta-karoten-nya yang dapat diubah menjadi vitamin A untuk tubuh.

Vitamin A tidak hanya berguna untuk mata, tetapi juga berfungsi untuk menjaga sistem imun tubuh.

Kekurangan vitamin A berpotensi memic peradangan pada pencernaan dan memperlambat kerja sistem imun tubuh.

4. Memiliki kandungan nutrisi yang tinggi

Ubi jalar memiliki serat, mineral, dan vitamin yang tinggi. Selain itu, manfaat ubi jalar lainnya adalah kaya akan antioksidan untuk menanggulangi efek radikal bebas dalam tubuh,

Radikal bebas adalah zat jahat yang dapat menimbulkan peradangan dalam tubuh dan merusak DNA.

5. Meningkatkan kinerja otak

Ubi jalar ungu berpotensi dapat meningkatkan kinerja otak. Manfaat ubi jalar ungu ini berasal dari kandungan anthocyanin yang dapat meningkatkan memori dengan menangkal radikal bebas. Meski demikian, riset masih dibutuhkan untuk membuktikan manfaat ketela rambat bagi kesehatan kinerja otak.

6. Melindungi sistem pencernaan 

Manfaat ubi jalar juga tersimpan di kandungan serat yang dapat membantu sistem pencernaan.

Ubi jalar mengandung serat yang lengkap yang mampu melancarkan pencernaan dan membuat sistem pencernaan tetap sehat.

7. Berpotensi melawan kanker

Kandungan antioksidan dalam ubi jalar membuat ubi jalar berpeluang untuk melawan beberapa jenis kanker.

Salah satu penelitian menelusuri efek ubi jalar yang dapat membantu kanker kolorektal pada manusia.

Akan tetapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan mengenai manfaat ubi jalar yang berpotensi untuk mengobati kanker.

8. Mengatasi diabetes

Ubi jalar memiliki indeks glikemik yang rendah dan berpotensi membantu resistensi insulin pada penderita diabetes.

Manfaat ubi jalar dalam mengatasi diabetes juga dibantu dengan kandungan seratnya.

Studi menunjukkan konsumsi serat secara teratur dapat membantu mengendalikan kadar gula darah penderita diabetes.

9. Mencegah tekanan darah tinggi 

Kandungan lain dalam ubi jalar, yaitu potasium (sering juga disebut kalium) membentuk manfaat ubi jalar dalam mencegah tekanan darah tinggi.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi potasium yang tinggi berhubungan dengan risiko kematian karena hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

10. Mengandung antiradang

Kandungan kolin dalam ubi jalar merupakan senyawa antiradang yang membantu mengurangi peradangan, membantu penyerapan lemak, pergerakan otot, membantu agar bisa tidur nyenyak, dan lain sebagainya.

Riset mendapati bahwa ubi jalar yang berwarna ungu memiliki kandungan antiradang yang bisa menangkal radikal bebas.

11. Menurunkan kolesterol

Kolesterol yang tinggi dapat dicegah dengan mengonsumsi ubi jalar. Manfaat ubi jalar dapat menurunkan kolesterol jahat atau LDL dan karenanya dapat mencegah penyakit jantung.

Baca juga: 5 Umbi-Umbian yang Baik Dikonsumsi dan Manfaatnya

Efek samping mengonsumsi ubi jalar

Ubi jalar memiliki rasa manis alami yang membuatnya dapat dimakan tanpa tambahan lauk apapun. Namun, meski ada banyak manfaat ketela rambat bagi kesehatan, ingatlah rasa manis itu berasal dari kandungan gula dan karbohidrat yang cukup tinggi.

Berikut efek samping ubi jalar bila dikonsumsi berlebihan:

1. Memicu masalah pencernaan

Ubi jalar diketahui mengandung salah satu jenis alkohol gula bernama mannitol.Bagi beberapa orang yang memiliki sistem pencernaan sensitif atau intoleransi terhadap makanan yang mengandung mannitol, mungkin akan mengalami gejala gangguan pencernaan setiap kali makan ubi jalar. Misalnya, nyeri lambung, kram perut, kentut, diare, atau sembelit.

2. Menyebabkan karotenodermia

Saat terlalu berlebihan mengonsumsi ubi jalar, banyaknya asupan ubi jalar yang masuk ke dalam tubuh dapat mengakibatkan perubahan pada warna kulit menjadi oranye atau kekuningan, karena kandungan beta karoten yang berlebih. Meski tidak terlalu mengancam kesehatan, bahaya ubi jalar yang dikonsumsi secara berlebihan ini dapat mengganggu penampilan orang yang mengalaminya.

3. Batu ginjal

Bahaya ketela rambat ini jika dimakan secara berlebihan ternyata dapat membentuk batu ginjal dalam tubuh. Pasalnya, ubi rambat kaya akan asam oksalat dan kalsium sehingga jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan gangguan ginjal.

Akibatnya, nutrisi tambahan tersebut dapat menumpuk di dalam tubuh sehingga menyebabkan pembentukan batu ginjal. Oleh sebab itu, penderita gangguan ginjal alangkah baiknya untuk membatasi konsumsi ubi jalar.

Selain itu, penderita gangguan ginjal juga perlu membatasi konsumsi ubi jalar, karena kandungan tinggi kalium dan air bisa membahayakan kondisi kesehatan pasien.

4. Peningkatan kadar kalium dalam darah

Bahaya ubi jalar yang dikonsumsi secara berlebihan juga dapat mengancam penderita jantung yang menggunakan obat resep dokter berupa beta-blocker.

Kandungan kalium yang banyak pada ubi rambat ternyata dapat menimbulkan interaksi obat pada pengguna obat beta-blocker sehingga menyebabkan peningkatan kadar kalium dalam darah.

Baca juga: 7 Manfaat Ubi Ungu dan Makanan Olahannya yang Bisa Anda Coba

Pesan dari SehatQ

Cara mengolah ketela rambat yang kurang sehat, seperti digoreng, dipanggang, dan dibakar dapat meningkatkan indeks glikemik pada ubi jalar. Peningkatan indeks glikemik dapat memicu kenaikan kadar gula darah.

Maka itu, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi ubi jalar jika Anda menderita diabetes tipe 2.

Anda juga tidak boleh mengonsumsi ubi jalar apabila Anda alergi terhadap ubi jalar.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

diabetesmakanan sehatmakanan diet

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved