Segudang Manfaat Protein untuk Hidup yang Lebih Sehat

Manfaat protein akan dirasakan tubuh jika dikonsumsi secara rutin.
Manfaat protein bisa dirasakan jika rekomendasi asupan harian protein Anda terpenuhi.

Manfaat protein ternyata begitu penting dalam kesehatan tubuh manusia. Tanpa protein, banyak gangguan kesehatan yang mengintai Anda, seperti pembengkakan bagian tubuh, perubahan suasana hati yang tak menentu, hingga lemah lesu.

Memahami sederet manfaat protein ini akan membantu Anda untuk lebih semangat lagi dalam mengonsumsi makanan berprotein tinggi. Maka dari itu, kenalilah segudang manfaat protein untuk hidup yang lebih sehat ini!

Manfaat protein yang luar biasa

Beberapa riset membuktikan, mengonsumsi makanan berprotein tinggi dapat membantu Anda menurunkan berat badan hingga menguntungkan kesehatan metabolisme tubuh. Karenanya, Anda disarankan untuk lebih rajin lagi dalam memenuhi kebutuhan harian protein.

Sambil menikmati makanan berprotein tinggi, pahamilah segudang manfaat protein di bawah ini.

1. Mengurangi rasa lapar yang mengganggu

Rasa lapar dan nafsu makan tinggi, bisa mengundang kebiasaan makan berlebih, sehingga obesitas datang. Beberapa penelitian membuktikan, protein adalah nutrisi yang paling mengenyangkan, dibandingkan dengan lemak dan karbohidrat!

Sebab, protein mampu mengurangi kadar hormon ghrelin, yang mengatur rasa lapar. Protein juga bermanfaat dalam meningkatkan produksi hormon peptide YY, yang membuat Anda merasa kenyang.

Sebuah riset membuktikan, mengonsumsi 30% protein dari makanan, bisa membuat responden dengan kondisi obesitas mengurangi 441 kalori dalam pola makannya.

2. Meningkatkan massa otot dan kekuatan tubuh

Jangan heran jika melihat para atlet yang selalu mengonsumsi makanan berprotein tinggi. Sebab, manfaat protein dapat meningkatkan massa otot dan kekuatan tubuh, lho.

Apalagi jika Anda suka latihan angkat beban di gym. Tentu saja, manfaat protein sangat dibutuhkan untuk membantu membesarkan muscle goals!

3. Baik untuk kesehatan tulang

Tidak hanya vitamin K dan kalsium saja yang baik untuk tulang, manfaat protein pun juga memiliki dampak baik yang sama pada tulang.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa partisipan yang mengonsumsi lebih banyak protein, terhindar dari risiko osteoporosis dan patah tulang di usia lanjut.

Terutama jika Anda seorang wanita. Sebab, menopause bisa meningkatkan risiko osteoporosis. Jadi, konsumsilah makanan berprotein tinggi dan jangan lupa untuk aktif bergerak.

4. Mengurangi lapar di malam hari

Anda harus bisa membedakan lapar yang nyata dan fana. Apalagi di malam hari, ketika sedang asyik nonton televisi, tiba-tiba mulut ingin mengunyah kue.

Jika Anda tidak ingin rasa lapar yang fana ini datang, manfaat protein bisa menjadi solusinya. Sebuah riset yang melibatkan penderita obesitas sebagai responden memperlihatkan bahwa peningkatkan protein sebanyak 25%, bisa mengurangi lapar yang fana itu sampai 60%.

Dalam sebuah riset serupa, responden remaja perempuan berhasil mengurangi rasa lapar di malam hari setelah rutin mengonsumsi sarapan berprotein tinggi.

5. Meningkatkan metabolisme dan merangsang pembakaran lemak

Makanan berprotein tinggi
Manfaat protein yang terkandung dalam makanan

Manfaat protein yang pastinya ditunggu-tunggu oleh mereka yang sedang diet adalah meningkatkan pembakaran lemak. Jangan salah, makanan berprotein tinggi bisa meningkatkan metabolisme dan merangsang pembakaran lemak, lho.

Sebuah penelitian mengungkapkan, mengonsumsi makanan berprotein tinggi secara rutin dapat membakar sekitar 80-100 kalori per harinya. Bahkan, ada riset yang membuktikan bahwa mengonsumsi makanan berprotein tinggi secara rutin mampu membakar 260 kalori per hari! Itu sama dengan latihan kardio selama satu jam penuh.

6. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi adalah faktor utama penyebab penyakit jantung. Uniknya, dengan mengonsumsi makanan berprotein tinggi secara rutin, tekanan darah dapat menurun signifikan. Itulah manfaat protein selanjutnya.

Meningkatkan asupan protein bisa menurunkan tekanan darah sistolik sampai 1,76 mm Hg dan tekanan darah diastolik sampai 1,15 mm Hg. Tidak hanya itu, manfaat protein juga bisa menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat (LDL).

7. Menjaga berat badan

Ternyata, menjaga penurunan berat badan, dianggap lebih menantang dibandingkan menurunkan berat badan itu sendiri. Tenang saja, manfaat protein bisa menjaga konsistensi dari penurunan berat badan, lho.

Dalam beberapa penelitian, manfaat protein bisa mencegah kembalinya kenaikan berat badan, hingga 50%.

8. Tidak membahayakan ginjal yang sehat

Banyak orang mengira, mengonsumsi makanan berprotein tinggi bisa merusak ginjal yang sehat. Anggapan ini salah. Nyatanya, manfaat protein bisa menyehatkan ginjal pada orang yang sehat.

Namun perlu diingat, mengurangi protein adalah hal yang harus dilakukan oleh penderita penyakit ginjal.
Namun, untuk orang yang tidak mengidap penyakit ginjal, mengonsumsi makanan berprotein tinggi tidak akan merusak ginjal.

9. Membantu penyembuhan luka

Selain sel darah putih, protein juga bisa membantu proses penyembuhan luka. Sebab, protein adalah fondasi dari jaringan dan organ tubuh Anda. Beberapa riset bahkan membuktikan adanya manfaat protein dalam mempercepat proses penyembuhan luka.

10. Menjaga kebugaran di usia tua

Lemahnya otot adalah efek penuaan yang akan dihadapi banyak orang. Kondisi ini dikenal dengan sebutan sarkopenia, yang menjadi penyebab dari patah tulang dan kelemahan yang dirasakan saat lanjut usia.

Mengonsumsi makanan berprotein tinggi menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran di usia tua. Namun jangan lupa untuk tetap aktif bergerak dan berolahraga, ya!

Rekomendasi asupan harian protein

Protein
Cukupi rekomendasi asupan harian protein Anda

Walaupun manfaat protein di atas sangat menggiurkan, perlu diingat bahwa asupan protein harus tetap terjaga. Artinya, Anda tidak boleh kelebihan atau kekurangan protein. Sebab, banyak hal merugikan yang akan terjadi.
Rekomendasi asupan harian (RAH) dari protein adalah 0,8 gram protein per kilogram berat badan Anda.

Namun Anda harus berhati-hati juga jika mengonsumsi terlalu banyak protein, sebab dapat terjadi masalah kesehatan, seperti bau mulut, berat badan tak terkontrol, sembelit, diare, dehidrasi, meningkatkan risiko kanker, hingga penyakit jantung.

Oleh karena itu seimbangkanlah nutrisi yang masuk ke dalam tubuh Anda. Jangan hanya protein, tapi juga serat, berbagai vitamin, dan zat mineral yang bisa Anda dapatkan dari sayuran, buah-buahan, hingga daging, harus dikonsumsi.

Web MD. https://www.webmd.com/diet/ss/slideshow-not-enough-protein-signs
Diakses pada 23 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/10-reasons-to-eat-more-protein
Diakses pada 23 April 2020

Health Harvard Edu. https://www.health.harvard.edu/blog/how-much-protein-do-you-need-every-day-201506188096
Diakses pada 23 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/too-much-protein#risks
Diakses pada 23 April 2020

Artikel Terkait