Mengenal Berbagai Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan Tubuh


Manfaat buah delima cukup beragam untuk kesehatan. Aman dikonsumsi oleh ibu hamil, delima juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan meringankan diabetes.

0,0
26 Sep 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Manfaat buah delima untuk kesehatanAda banyak manfaat buah delima di balik kelezatannya
Tahukah Anda bahwa bahwa buah delima telah digunakan selama ribuan tahun sebagai salah satu obat mujarab untuk menyembuhkan penyakit? Ya, manfaat buah delima itu tidak mengada-ada, bahkan sudah terbukti secara ilmiah, karena buah delima banyak mengandung vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Faktanya, buah dengan nama latin Punica granatum ini memiliki lebih dari 100 phytochemical. Phytochemical adalah zat kimia yang terdapat pada tumbuhan dan memiliki segudang manfaat bagi kesehatan manusia.Jika Anda tengah hamil, tidak ada salahnya memasukkan buah delima sebagai menu diet. Nutrisi yang terdapat pada buah ini sangat berguna bagi kesehatan Anda maupun janin.

Digolongkan sebagai keluarga berry, buah delima berbentuk bulat dan memiliki diameter 5-12 cm. Kulit buah delima keras dan tidak bisa dimakan, namun buah di dalamnya yang berbentuk seperti pipilan jagung (disebut aril) sangat baik dikonsumsi oleh siapapun, termasuk ibu hamil, baik dimakan begitu saja maupun dijus.Seperti disebut di atas, manfaat buah delima sangat terasa karena nutrisi yang terkandung di dalamnya. Dalam 174 gram aril terkandung 7 gram serat, 3 gram protein, vitamin C yang memenuhi 30% kebutuhan harian, vitamin K (36%), folat (16%), potassium (12%).Dalam satu buah, berikut kandungan delima yang penuh nutrisi:
  • Air: 77.93 gram
  • Energi: 83000 kalori
  • Protein: 1.67 gram
  • Lemak: 1.17 gram
  • Karbohidrat: 18.7 gram
  • Serat: 4 gram
  • Gula: 13.67 gram
  • Kalsium: 10 miligram 
  • Zat besi: 0.3 miligram
  • Magnesium: 12 miligram
  • Fosfor: 36 miligram
  • Kalium: 236 miligram
  • Sodium: 3 miligram
  • Zinc: 0.35 miligram
  • Tembaga: 0.158 miligram
  • Vitamin C: 10.2 miligram
  • Vitamin B2: 0.053 miligram
  • Vitamin B3: 0.293 miligram
  • Vitamin B6: 0.075 miligram
  • Vitamin E: 0.6 miligram
  • Asam lemak: 0.12 gram
Satu-satunya ‘kekurangan’ buah delima hanyalah kandungan gulanya yang cukup tinggi, yakni mencapai 24 gram dan 144 kalori dalam 174 gram aril tersebut.Baca juga: Cantik dan Menyegarkan, Intip Manfaat Jus Delima untuk Tubuh Sehat Anda

Manfaat buah delima bagi kesehatan

Buah delima pun sering disebut sebagai salah satu tanaman paling bergizi di dunia karena banyaknya kandungan yang menyehatkan di dalamnya. Sebuah studi bahkan sudah membuktikan bahwa buah ini dapat menurunkan risiko Anda terkena beberapa penyakit serius.Berikut manfaat buah delima merah untuk kesehatan:
  • Menurunkan tekanan darah: jika Anda menderita hipertensi, konsumsi buah delima secara reguler setiap hari bisa menurunkan tekanan darah sekitar 5 mmHg.
  • Meningkatkan stamina: studi menunjukkan konsumsi buah delima secara rutin dapat meningkatkan stamina, tapi hal ini tidak berlaku bagi atlet profesional.
  • Melancarkan aliran darah: darah akan bergerak lebih lancar menuju seluruh tubuh, sehingga menjaga kesehatan jantung. Namun, belum ada penelitian yang mengatakan manfaat buah delima sebagai pencegah penyakit serangan jantung.
  • Melunakkan plak gigi: gunakan jus buah delima untuk berkumur setiap hari, maka plak gigi Anda akan melunak dan mudah dibersihkan. Cara yang sama juga dapat membuat gusi terhindar dari periodontitis.
  • Meringankan diabetes: konsumsi jus buah delima 1,5 ml/kg berat badan Anda setiap hari dapat membantu menormalkan gula darah.
  • Mengatasi disfungsi ereksi: minum jus buah delima secara rutin selama 4 minggu berturut-turut dapat mengatasi masalah disfungsi ereksi pada pria.
  • Menghilangkan kaku otot: manfaat buah delima lainnya bila dikonsumsi rutin 2 kali sehari selama 15 hari beruntun dipercaya bisa menghilangkan kaku otot pada siku.
  • Membuat tidur lelap: konsumsi suplemen buah delima selama 12 minggu dapat membuat Anda tidur lebih nyenyak, terutama jika Anda tidak bisa tidur karena merupakan bagian dari gejala menopause.
  • Mengurangi berat badan: jus buah delima terbukti dapat menurunkan berat badan pada penderita obesitas, namun di saat yang sama ia tidak menaikkan kadar gula darah.
  • Mencegah perkembangan sel kanker prostat: untuk merasakan manfaat buah delima yang satu ini, Anda harus rutin mengonsumsinya selama 2 tahun. Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa jus delima dapat mencegah dan menghancurkan sel kanker payudara.
  • Meringankan gejala arthritis rheumatoid (radang sendi): jika dikonsumsi 2 kali sehari selama 12 minggu.
  • Menyembuhkan penyakit seksual menular: terutama yang diakibatkan oleh trikomoniasis.
  • Meningkatkan daya ingat: Penelitian Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menunjukkan mengonsumsi 236 mililiter (ml) jus delima setiap hari dapat meningkatkan daya ingat dan mengasah kemampuan belajar.
  • Mencegah anemia: manfaat delima sebagai sumber vitamin C yang juga membantu zat besi yang terkandung dalam bahan makanan lain untuk mudah terserap oleh tubuh.
  • Menyehatkan sistem pencernaan: Buah delima dapat membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit. Manfaat buah delima yang satu ini juga bisa dirasakan oleh semua orang karena buah delima memang kaya akan serat.
  • Melindungi kerusakan otak pada janin: antioksidan dalam buah delima bukan hanya melindungi ibu hamil dari radikal bebas, namun otak janin juga terlindungi dari berbagai kerusakan. Manfaat buah delima untuk ibu hamil ini juga berhubungan dengan kandungan folat yang terdapat pada buah tersebut.
  • Meringankan kram: potasium yang terkandung dalam buah delima dalam menjadi obat alami untuk meringankan kram yang berhubungan dengan kehamilan.
  • Membantu meningkatkan kekebalan tubuh: Buah delima menyediakan sekitar 40% kebutuhan vitamin C harian. Selain itu antioksidan di dalamnya dapat melindungi tubuh dari infeksi dan peradangan yang berkaitan dengan penyakit ginjal dan komplikasi kardiovaskular.
  • Meningkatkan gairan berhubungan seksual: Kandungan antioksidan yang tinggi pada buah delima dapat meredam stres oksidatif dan meningkatkan kesuburan. Menurunnya stres oksidatif dapat meningkatkan kualitas sperma dan kesuburan wanita.
Selain manfaat di atas, buah delima mengandung vitamin C  yang memiliki sifat antioksidan dan dapat menjaga kesehatan kulit serta meningkatkan sistem imun. Namun, perlu diingat untuk tidak mengonsumsi bagian akar, batang, ataupun kulit buah delima karena mengandung racun.Baca juga: Mengurai Bahaya Buah Delima yang Jarang Diketahui

Pesan dari SehatQ

Demi alasan keamanan, ibu hamil sebaiknya hanya mengonsumsi buah delima yang segar, bukan dalam bentuk ekstrak. Aturan yang sama juga berlaku bagi ibu menyusui.Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
makanan sehatbuah dan sayuran
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318385.php
Diakses pada 25 September 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/12-proven-benefits-of-pomegranate
Diakses pada 25 September 2019
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-392/pomegranate
Diakses pada 25 September 2019
Parenting Firstcry. https://parenting.firstcry.com/articles/eating-pomegranate-during-pregnancy-is-it-safe/
Diakses pada 25 September 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait