Infeksi Saluran Kencing pada Bayi, Ini yang Perlu Anda Ketahui


Infeksi saluran kencing pada bayi terjadi akibat bakteri menginfeksi kandung kemih. Gejala yang terlihat adalah bayi menangis saat buang air kecil hingga urine yang berbau busuk.

(0)
13 Mar 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Infeksi saluran kencing pada bayi ditandai dengan menangis saat buang air kecilInfeksi saluran kencing pada bayi bisa dilihat jika bayi menangis setiap kali buang air kecil
Infeksi saluran kencing pada bayi adalah penyakit bayi yang terjadi akibat adanya bakteri yang masuk ke saluran kencing.Umumnya, infeksi saluran kencing (ISK) pada bayi terjadi akibat bakteri dari tinja yang masuk ke kelamin. Salah satu tanda bayi mengalami ISK adalah bayi Anda sering menangis saat buang air kecil.

Penyebab infeksi saluran kencing pada bayi

Popok kotor picu infeksi saluran kencing pada bayi
Infeksi saluran kencing adalah infeksi pada kandung kemih yang bisa menyebar ke ginjal. Infeksi ini terjadi ketika bakteri naik dari ureter ke kandung kemih.Ketika tubuh tidak dapat melawan pertumbuhan bakteri tersebut, bakteri bisa menumpuk dan menyebabkan infeksi.Umumnya, infeksi saluran kencing pada bayi disebabkan oleh bakteri dari feses yang masuk ke alat kelamin bayi, kemudian naik dan berkembang di kandung kemih. Adapun faktor risiko lain yang terkait dengan ISK pada bayi, yaitu:
  • Masalah di saluran kemih, misalnya penyumbatan di sepanjang aliran urine atau kecacatan ginjal.
  • Menahan keinginan buang air kecil, sehingga aliran urine mundur secara abnormal dari kandung kemih ke ureter menuju ginjal.
  • Kebersihan yang buruk setelah buang air besar, orang tua mungkin saja tidak menyeka anus bayi dengan benar setelah BAB.
  • Popok yang kotor, tidak segera mengganti popok si Kecil setelah penuh atau BAB bisa menyebabkan bakteri masuk ke alat kelaminnya.
  • Ada riwayat keluarga dengan ISK.
  • Belum disunat, bayi laki-laki yang tidak disunat juga berisiko mengalami ISK lebih tinggi.

Gejala infeksi saluran kencing pada bayi

Urine bau busuk adalah gejala infeksi saluran kencing pada bayi
ISK pada bayi biasanya terjadi pada tahun pertama kelahiran. Beberapa gejala infeksi saluran kemih pada bayi yang mungkin terjadi, antara lain:Tidak semua gejala tersebut dapat terjadi pada si Kecil. Namun, jika bayi Anda menunjukkan gejala-gejala di atas, sebaiknya segera periksa pada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat bagi si Kecil.

Infeksi saluran kencing pada bayi laki-laki

Bayi tidak sunat berisiko terkena infeksi saluran kencing pada bayi
Rupanya, infeksi saluran kencing kerap ditemukan pada laki-laki, tepatnya yang belum disunat. Bahkan, riset yang diterbitkan Clinics in Perinatology menyatakan, laki-laki mendominasi jumlah kasus ISK pada bayi.Penelitian ini menemukan, 70-90 persen penderita infeksi saluran kencing pada bayi adalah laki-laki. Pada riset ini, laki-laki yang belum sunat merupakan penderita ISK pada bayi terbanyak, yaitu 21%.Penyebab infeksi saluran kencing pada bayi laki-laki yang belum disunat adalah karena kulit kepala penis yang belum dibuang saat disunat merupakan tempat berkumpulnya bakteri. Kumpulan bakteri ini bisa memasuki saluran kencing.Terlebih, penelitian ini juga menemukan, infeksi saluran kencing rentan dialami pada bayi laki-laki dengan fimosis.Fimosis adalah ketika kulup ketat dan tidak bisa kembali ke kepala penis. Tentu, fimosis hanya bisa diatasi ketika bayi laki-laki memotong kulit kepala penis.

Infeksi saluran kencing pada bayi perempuan

Uretra pendek sebabkan infeksi saluran kencing pada bayi perempuan
Rupanya, ISK pada bayi juga kerap ditemukan pada bayi perempuan. Menurut penelitian pada jurnal BMJ Paediatrics Open, selain laki-laki yang belum disunat, ISK juga lebih sering terjadi pada perempuan.Hal ini dikarenakan uretra perempuan lebih pendek daripada laki-laki. Oleh karena itu, bakteri lebih mudah menjangkau uretra dan menginfeksi saluran kencing.

Cara mengatasi Infeksi saluran kencing pada bayi

Antibiotik oral atasi infeksi saluran kencing pada bayi di atas 3 bulan
Tak hanya dengan melihat gejala, dokter akan mendiagnosis ISK pada bayi dengan memeriksa urinenya. Bila setelah melakukan pemeriksaan, bayi Anda dinyatakan terkena ISK.Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi bakteri penyebab infeksi. Bayi berusia di bawah 3 bulan biasanya mendapat antibiotik intravena yang langsung dimasukkan ke pembuluh darah melalui infus.Sementara, bayi yang berusia lebih dari 3 bulan dirawat dengan antibiotik oral. Pastikan untuk memberinya sesuai dosis yang telah diresepkan oleh dokter. Pastikan pula bayi Anda menghabiskannya agar pengobatan tuntas diberikan.Pada anak laki-laki, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk sunat agar meminimalisir terjadinya ISK kembali di kemudian hariPenting bagi orang tua untuk memperhatikan kebersihan area genital bayi. Selalu pastikan untuk membersihkan anusnya dengan benar setelah BAB dan ganti popoknya secara rutin.Selain itu, tetaplah menyusui bayi karena dapat membantu membersihkan infeksinya, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mempercepat pemulihannya.Jika demamnya tak juga reda, dokter juga mungkin meresepkan obat penurun demam. Gejala-gejala ISK pun biasanya akan mulai membaik dalam 2-3 hari setelah pengobatan dimulai.Setelah perawatan, dokter akan memeriksa kembali urine bayi Anda untuk memastikan apakah infeksinya sudah sembuh ataukah belum.Jika ditemukan adanya kekhawatiran mengenai bagaimana saluran kemih si Kecil bekerja, dokter mungkin akan merujuknya ke spesialis untuk mendapat perawatan lebih lanjut.Bayi harus segera dibawa ke rumah sakit untuk dirawat inap apabila ISK membuat bayi mengalami:

Catatan dari SehatQ

Infeksi saluran kencing pada bayi umumnya terjadi pada bayi laki-laki yang belum disunat maupun bayi perempuan. Kondisi tersebut membuat bakteri mudah menginfeksi saluran kencingnya.Meski demikian, umumnya, infeksi ini terjadi akibat bakteri feses terbawa ke dalam alat kelamin, lalu masuk ke kandung kemih.Jika Anda menemukan gejala infeksi saluran kencing pada bayi, segera hubungi dokter melalui  chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ dan bawa ke pelayanan kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.Apabila Anda ingin mendapatkan keperluan bayi, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
bayi & menyusuiinfeksi saluran kencingbayi
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/urinary.html
Diakses pada 12 Maret 2020
Kids Health. https://www.aboutkidshealth.ca/article?contentid=510&language=english
Diakses pada 12 Maret 2020
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/guides/a-z-health-reference/urinary-tract-infection-in-babies-and-toddlers
Diakses pada 12 Maret 2020
Nationwide Childrens. https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/700childrens/2013/11/urinary-tract-infections-in-babies
Diakses pada 12 Maret 2020
Clinics in Perinatology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5511626/
Diakses pada 17 November 2020
BMJ Paediatrics Open. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6782125/
Diakses pada 17 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait