Sederet Jenis Lensa Kacamata yang Perlu Diketahui Pengguna Kacamata

Pemilihan frame dan lensa kacamata yang tepat menjadi hal penting bagi pengguna kacamata
Penggunaan kacamata sangat penting bagi orang yang memiliki masalah penglihatan

Penggunaan kacamata sangatlah penting bagi orang yang memiliki masalah penglihatan, seperti rabun dekat, rabun jauh, dan kombinasi keduanya. Tak heran bila pemilihan frame dan lensa kacamata yang tepat menjadi suatu hal yang mutlak.

Ada beragam jenis lensa kacamata yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Maka dari itu, penting untuk memilih jenis lensa kacamata yang tepat sehingga Anda merasa nyaman saat menggunakannya.

Jenis lensa kacamata berdasarkan fungsinya

Lensa kacamata adalah komponen penting dari fungsi kacamata yang Anda gunakan
Jenis lensa kacamata yang tepat sehingga Anda merasa nyaman

Umumnya, kacamata memiliki dua komponen yang berbeda, yaitu frame atau rangka serta lensa.

Rangka kacamata bisa Anda pilih mengikuti gaya atau tren tertentu. Sementara, lensa kacamata adalah komponen penting dari fungsi kacamata yang Anda gunakan. Terdapat dua jenis lensa kacamata berdasarkan fungsinya, yakni:

1. Lensa kacamata single vision

Lensa kacamata tunggal atau single vision adalah lensa yang hanya terdiri dari satu titik fokus dengan tujuan memperbaiki gangguan penglihatan untuk satu ukuran saja.

Jenis lensa kacamata ini biasanya digunakan untuk para pengguna dengan keluhan, seperti rabun jauh (miopia) dengan lensa minus, rabun dekat (hipermetropia) dengan lensa positif atau plus, serta penglihatan berbayang (astigmatisma) dengan lensa silinder.

Lensa kacamata tunggal tersedia dalam berbagai material atau bahan, baik plastik atau kaca.

2. Lensa kacamata multifocal

Lensa kacamata multifocal adalah jenis lensa kacamata yang didesain untuk mengoreksi penglihatan jarak jauh dan jarak dekat.

Jenis lensa kacamata ini ditujukan bagi orang dengan gangguan penglihatan presbiopia. Presbiopia adalah gangguan penglihatan yang disebabkan oleh berkurangnya kemampuan fokus mata pada objek dekat yang muncul seiring bertambahnya usia.

Lensa kacamata multifocal terdiri dari berbagai jenis, yaitu:

  • Lensa kacamata bifokal

Lensa kacamata bifokal adalah kacamata dengan lensa yang sering direkomendasikan untuk mengoreksi gangguan penglihatan akibat usia.

Lensa ini mempunyai dua titik fokus, yakni pada bagian atas lensa untuk memperjelas penglihatan jarak jauh, dan pada bagian bawah lensa untuk memperjelas penglihatan jarak dekat (misalnya, saat membaca).

  • Lensa kacamata trifokal atau progesif

Lensa kacamata trifokal adalah jenis lensa yang memiliki tiga titik fokus yang berbeda.

Misalnya, bagian atas berfungsi untuk memperjelas penglihatan jarak jauh, bagian tengah untuk memperjelas penglihatan jarak menengah, serta bagian bawah untuk memperjelas penglihatan jarak dekat.

Akan tetapi, lensa trifokal tidak memiliki garis pembatas seperti pada lensa bifokal. Lensa kacamata trifokal disebut juga dengan lensa kacamata progresif.

  • Lensa kacamata no-progressive

Kebalikan dari lensa kacamata progresif, jenis lensa ini memungkinkan Anda untuk dapat melihat tiga titik fokus yang berbeda tanpa adanya garis pembatas.

Jenis lensa kacamata ini dikenal juga dengan no-line bifocal atau no-line trifocal.

  • Lensa kacamata kantor

Jenis lensa kacamata satu ini dirancang khusus bagi orang-orang yang kerap beraktivitas di depan layar monitor komputer dalam waktu yang lama.

Jenis lensa kacamata berdasarkan materialnya

Setelah mengetahui berbagai jenis lensa kacamata berdasarkan fungsinya, kini saatnya Anda mengenal macam-macam lensa kacamata sesuai materialnya. Beberapa jenis lensa kacamata berdasarkan materialnya penting diketahui saat Anda akan memilih kacamata.

1. Lensa kaca

Salah satu material yang paling sering digunakan untuk lensa kacamata adalah kaca. Lensa kacamata yang terbuat dari bahan kaca umumnya lebih tidak mudah tergores.

Akan tetapi, lensa dari bahan kaca cenderung lebih berat dan hanya bisa digunakan untuk jenis frame tertentu. Selain itu, dalam perawatannya, lensa kaca membutuhkan perhatian khusus lantaran rentan terbentur.

2. Lensa plastik

Selain kaca, plastik juga sering dipakai sebagai bahan lensa kacamata. Lensa kacamata cenderung lebih ringan dibandingkan kaca. Tak hanya itu, lensa kacamata kaca lebih fleksibel dan aman karena tidak mudah terbentur.

Lensa plastik juga dapat melindungi penggunanya dari paparan sinar ultraviolet (UV).

3. Lensa polikarbonat

Lensa polikarbonat adalah lensa kacamata yang berukuran tipis dan ringan. Keunggulan lensa polikarbonat lainnya adalah tahan terhadap benturan dan mampu memberikan perlindungan terhadap sinar UV.

Biasanya lensa polikarbonat disarankan bagi anak-anak serta orang-orang yang sering melakukan olahraga atau melakukan kegiatan di luar ruangan yang berisiko menyebabkan kacamata pecah.

4. Lensa trivex

Sama seperti lensa polikarbonat, trivex adalah lensa yang tipis, ringan, dan tahan terhadap benturan. Jenis lensa ini lebih banyak digunakan untuk kacamata keselamatan dan kacamata anak-anak. Selain itu, trivex juga mampu memberikan perlindungan terhadap sinar UV.

Pada beberapa orang, lensa trivex dapat memberikan penglihatan yang lebih baik.

5. Lensa high index

Lensa high index adalah lensa yang ukurannya lebih tipis dan lebih ringan dibandingkan lensa polikarbonat dan trivex. Jenis lensa ini direkomendasikan bagi orang-orang yang membutuhkan koreksi visual tinggi.

Lensa high index juga memiliki material yang mampu memberikan perlindungan terhadap sinar UV.

Catatan dari SehatQ

Memilih lensa kacamata yang tepat tentu membutuhkan tantangan tersendiri.

Jika merasa ragu atau bingung, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis mata terlebih dahulu guna mendapatkan rekomendasi pilihan jenis lensa kacamata yang sesuai dengan kondisi mata Anda.

American Academy of Ophtalmology. https://www.aao.org/about/2015-year-in-review/glasses

Diakses pada 6 Februari 2020

Web Md. https://www.webmd.com/eye-health/eyeglasses-eyes#1

Diakses pada 6 Februari 2020

Mayo Clinic. http://opticalstore.mayoclinic.org/products-and-services/eyeglass-lenses/lens-materials.php

Diakses pada 6 Februari 2020

Artikel Terkait