Sedang Pusing, Mual, dan Lemas? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

(0)
12 Oct 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Pusing, mual, dan lemas dapat menandakan suatu penyakitKondisi pusing yang dibarengi dengan mual dan lemas bisa mengindikasikan suatu penyakit
Gejala pusing, mual, dan lemas merupakan kondisi yang pernah dialami oleh hampir semua orang. Baik hanya salah satu, dua, atau kombinasi ketiga gejala ini. Gejala pusing, mual, dan lemas umumnya bukan disebabkan oleh kondisi berbahaya sehingga Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya.Sering kali gejala-gejala ini hanya kambuh sementara atau bisa ditangani dengan cukup istirahat dan asupan nutrisi yang baik. Namun, jika ketiga gejala ini kerap dirasakan bersamaan dan sering kambuh, mungkin ada masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.

Penyebab pusing, mual, dan lemas

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan munculnya gejala pusing, mual, dan lemas secara bersamaan dan berkali-kali. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Tekanan darah rendah

Saat mengalami tekanan darah rendah, Anda akan merasakan sejumlah gejala yang tidak nyaman. Selain bisa membuat Anda merasa pusing, mual, dan lemas, gejala-gejala lain juga bisa muncul, seperti:
  • Haus
  • Penglihatan buram
  • Pernapasan cepat dan pendek
  • Kulit pucat dan lembap
  • Sulit berkonsentrasi.
Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah, di antaranya masalah jantung, konsumsi obat-obatan, cedera serius, dehidrasi, hingga kekurangan vitamin.Tindakan mandiri yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kondisi ini, yaitu:
  • Menambahkan lebih banyak garam ke dalam pola makan Anda
  • Minum lebih banyak air untuk meningkatkan volume darah
  • Memakai stocking kompresi.
Untuk mengetahui secara pasti penyebab tekanan darah rendah yang Anda rasakan, sebaiknya konsultasikan masalah ini kepada dokter.

2. Migrain

Orang yang sedang mengalami migrain
Migrain dapat menyebabkan pusing, mual, dan lemas
Gejala migrain yang paling umum adalah sakit kepala sebelah yang hebat dan berdenyut. Migrain dapat berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari. Bukan hanya itu, migrain juga dapat disertai gejala lain, seperti:
  • Pusing, mual, dan lemas
  • Pandangan kabur atau berbayang
  • Muntah
  • Sensitif terhadap cahaya dan suara
  • Sulit menyeimbangkan diri.
Penderita migrain juga bisa memiliki vertigo, yakni sensasi seakan-akan dunia di sekeliling Anda sedang berputar. Gejala vertigo bisa dirasakan beberapa menit hingga berjam-jam.Migrain dapat dicegah agar tidak kambuh dengan cara menghindari pemicunya, seperti:
  • Kafein
  • Alkohol
  • Produk turunan susu
  • Kurang istirahat.

3. Neuritis vestibular

Infeksi, seperti pilek atau flu, dapat menyebabkan radang pada saraf vestibular di telinga bagian dalam. Peradangan ini dapat menyebabkan pusing, mual, lemas, bahkan vertigo. Selain itu, Anda juga dapat merasakan gejala lain, seperti:Penyebab neuritis vestibular umumnya adalah virus. Oleh karena itu, mengonsumsi antibiotik tidak dapat membantu.Lakukan perawatan untuk flu dan pilek yang diikuti dengan cukup istirahat dan memenuhi kebutuhan nutrisi. Biasanya, gejala pusing, mual, dan lemas dapat membaik dalam beberapa hari.

4. Gegar otak

Seorang wanita yang mengalami gegar otak
Gegar otak dapat memicu gejala pusing, mual, dan lemas
Jika Anda merasakan gejala pusing, mual, dan lemas setelah mengalami benturan, ada kemungkinan Anda mengalami gegar otak. Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga minggu. Biasanya gejala gegar otak muncul beberapa menit setelah mengalami benturan.Gejala-gejala gegar otak adalah sebagai berikut:
  • Pusing, mual, dan lemas
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Linglung atau kebingungan
  • Hilang ingatan
  • Gangguan keseimbangan
  • Pandangan kabur atau penglihatan ganda
Tindakan perawatan gegar otak yang bisa Anda lakukan adalah istirahat total, khususnya selama 48 jam pertama. Dokter mungkin juga akan meresepkan obat pereda nyeri seperti acetaminofen.

5. Penyakit Addison

Penyakit Addison adalah kerusakan pada kelenjar adrenal yang berfungsi menghasilkan hormon kortisol dan aldosteron. Pada tahap awal, gejala penyakit Addison mirip seperti flu atau depresi.Namun seiring waktu, saat kondisi penyakit Addison semakin berat, penderitanya dapat merasakan gejala berikut:
  • Pusing, mual, dan lemas
  • Kelemahan otot
  • Sering haus
  • Sering buang air kecil
  • Selalu ingin konsumsi makanan asin
  • Dehidrasi
  • Tekanan darah rendah
  • Gula darah rendah
  • Pingsan
  • Hiperpigmentasi atau perubahan warna kecokelatan pada kulit, bibir, dan gusi
  • Gangguan menstruasi (pada sebagian wanita).
Untuk menangani kondisi ini, penderita penyakit Addison harus mengonsumsi obat-obatan kortikosteroid dalam bentuk tablet seumur hidupnya. Obat ini berfungsi untuk menggantikan peran hormon kortisol atau aldosteron.

Kapan harus ke dokter?

Jika kondisi pusing, mual, lemas terus berulang dan terasa berat, sebaiknya segera kunjungi rumah sakit terdekat.Apalagi jika dibarengi dengan gejala lain yang lebh serius, seperti kehilangan kesadaran (pingsan), pandangan kabur, kejang, muntah parah, palpitasi jantung, nyeri dada, linglung atau kebingungan, demam tinggi, hingga kesulitan bicara.Jika Anda punya pertanyaan seputar pusing, mual, dan lemas, jangan ragu untuk tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store maupun Google Play.
mualmigrainhipotensigegar otakpusing
Healthline. https://www.healthline.com/health/dizziness-and-fatigue
Diakses 29 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321045
Diakses 29 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/concussion/diagnosis-treatment/drc-20355600
Diakses 29 September 2020
NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/addisons-disease/symptoms/
Diakses 29 September 2020
NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/addisons-disease/treatment/
Diakses 29 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait