logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Sedang Mengalami Mental block? Atasi dengan Cara-cara Berikut

open-summary

Beberapa gejala pada orang yang tengah mengalami mental block, di antaranya merasa tidak bergairah atau kehilangan energi, sensitif dan mudah tersinggung, selalu merasa tegang, emosi yang meluap-luap, dan tekanan psikologis.


close-summary

3.28

(18)

25 Agt 2020

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Ada beberapa cara untuk mengatasi mental block

Mental block membuat penderitanya kehilangan kreativitas dan motivasi

Table of Content

  • Gejala mental block
  • Diagnosis mental block
  • Cara mengatasi mental block

Mental block adalah bentuk penolakan tak terkendali yang berasal dari otak. Kondisi ini didefinisikan sebagai bentuk penyangkalan di alam bawah sadar terhadap sebuah pemikiran atau emosi. Mental block dapat muncul saat seseorang mengalami neurosis, histeria atau tanpa penyakit apa pun.

Advertisement

Mental block juga kerap dikaitkan sebagai hambatan mental saat tidak lagi mampu berpikir atau mengatur pemikiran Anda dengan benar. Padahal, sebelumnya hal tersebut tidak pernah menjadi masalah untuk Anda.

Salah satu contohnya adalah saat seorang penulis tiba-tiba merasa buntu. Padahal, selama ini ia dapat menulis dengan produktif. Mental block juga dapat dianggap sebagai dinding penghalang yang menutupi kreativitas, motivasi, dan produktivitas Anda.

Gejala mental block

Gejala mental block bervariasi, tergantung pada jenis hambatan dan penyebab terjadinya. Beberapa gejala yang biasa terjadi pada orang yang tengah mengalami mental block, yaitu:

  • Tidak bergairah atau kehilangan energi
  • Sensitif dan mudah tersinggung
  • Selalu merasa tegang
  • Emosi yang meluap-luap atau berlebihan
  • Merasakan tekanan psikologis
  • Penurunan gairah seksual atau aktivitas seksual yang tidak memuaskan.

Mental block juga dapat menunjukkan beberapa gejala fisik. Akan tetapi, biasanya tidak ada kaitan langsung antara gejala fisik tersebut dengan gangguan mental block yang dialami seseorang.

Diagnosis mental block

Untuk mendiagnosis apakah seseorang mengalami mental block atau gangguan lainnya tidaklah mudah. Hal ini karena gangguan mental block ditunjukkan dalam berbagai gejala. Penderita gangguan ini mungkin akan terlihat cemas, tertutup, sedih, atau marah.

Seseorang yang menderita mental block juga mungkin akan merasakan gejala fisik lainnya yang disebabkan oleh masalah psikologis. Gangguan ini disebut dengan psikosomatis. Apabila setelah dievaluasi dan berbagai kemungkinan penyakit lain telah disingkirkan, dokter akan merujuk Anda untuk menjalani pemeriksaan oleh psikolog atau psikiater.

Baca Juga

  • Kupas Tuntas Penggunaan Antidepresan SSRI untuk Penderita Depresi
  • Mengapa Sering Gigit Bibir Saat Gugup Atau Cemas?
  • Out of Body Experience, Sekadar Halusinasi Atau Nyata Terjadi?

Cara mengatasi mental block

Mental block merupakan salah satu gangguan yang dapat menyebabkan produktivitas Anda menjadi menurun. Gangguan ini juga dapat menghambat kualitas hidup dan menjadi penghalang untuk berkreasi dan berprestasi.

Jika dibiarkan, mental block bisa menjadi penghambat dalam memaksimalkan potensi diri dan membuat Anda merasa tidak berharga karena minimnya pencapaian yang dibuat. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi mental block.

1. Jangan terlalu keras menyalahkan diri sendiri

Ada kalanya saat mengalami hambatan atau kegagalan, seseorang terlalu keras dalam menyalahkan dirinya sendiri. Bukannya mendatangkan solusi, hal tersebut dapat membuat Anda kian terpuruk.

Oleh karena itu, saat pikiran negatif mulai muncul, segera tenangkan diri. Lalu tanyakan kepada diri Anda, apakah yang Anda pikirkan itu benar? Jika orang tersayang melakukan kesalahan tersebut, apakah Anda akan mengatakan hal yang sama? Apakah Anda akan bicara dengan cara yang sama?

Semakin sering Anda meragukan pikiran negatif yang muncul, semakin lemah pemikiran tersebut. Hal ini dapat membuat Anda menjadi lebih baik dan yakin pada diri sendiri sehingga Anda akan lebih mudah melepaskan hal-hal yang membuat tertekan.

2. Alihkan perasaan takut pada hal menyenangkan

Takut salah, takut gagal, takut kehilangan, dan berbagai ketakutan lainnya dapat menjadi penyebab terjadinya mental block. Agar rasa takut tidak menguasai Anda, segera alihkan pikiran pada hal yang menyenangkan. Tujuan utamanya adalah untuk memenuhi pikiran dengan hal menyenangkan sehingga tidak ada ruang untuk ketakutan.

Alihkan perhatian pada hal dan aktivitas yang Anda sukai. Menjalankan hobi, berolahraga, mengobrol dengan orang-orang tersayang, atau pergi berpiknik, bisa menjadi pilihan. Dengan demikian, rasa takut tersebut dapat digantikan dengan perasaan cinta bagi diri Anda sendiri dan hal-hal baik di sekeliling Anda.

3. Menerima masa lalu

Masa lalu bisa menjadi penyebab mental block pada seseorang. Terimalah fakta bahwa masa lalu telah terjadi dan tidak bisa diubah lagi, tapi Anda bisa mengambil hikmahnya dan menjadinya sebagai pembelajaran. Saat memandang masa lalu sebagai pelajaran, maka luka masa lalu dapat sembuh dan Anda bisa melangkah maju (move on).

4. Singkirkan rasa ketergantungan

Merasa takut kehilangan seseorang atau sesuatu bisa menyebabkan mental block. Anda harus memiliki kesadaran bahwa tak ada satu pun di dunia ini yang akan selamanya menjadi milik Anda. Setelah dapat menerima hal tersebut, maka Anda akan dapat memiliki pikiran dan pribadi yang lebih damai, serta bisa menyingkirkan mental block akibat ketergantungan yang selama ini menghalangi.

Apabila Anda merasa tidak bisa menanganinya sendiri, Anda dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Mereka akan mencoba melakukan serangkaian tes untuk menentukan tingkat keparahan dan penyebab pasti dari mental block yang Anda alami.

Tergantung pada kondisi masing-masing pasien, psikolog mungkin akan menyarankan sesi terapi secara rutin dan juga meresepkan obat-obatan.

Advertisement

gangguan mental

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved