Seberapa Penting Fungsi Kelenjar Tiroid? Ini Jawabannya!

Leher bengkak bisa menjadi salah satu gejala gangguan fungsi kelenjar tiroid
Fungsi kelenjar tiroid yang terganggu bisa memicu pembengkakan di leher

Fungsi kelenjar tiroid sangat penting agar tubuh bisa menjalankan kinerjanya dengan baik. Kelenjar ini memproduksi beberapa hormon krusial yang berperan dalam mengendalikan emosi hingga metabolisme.

Apabila kinerja kelenjar tiroid terganggu, beragam masalah kesehatan dapat Anda alami. Salah satunya contohnya adalah hormon tiroid yang berlebih atau terlalu sedikit dalam tubuh.

Apa itu kelenjar tiroid?

Kelenjar tiroid berbentuk seperti sayap kupu-kupu yang menutupi leher bagian depan, tepatnya di bawah pita suara. Umumnya, kelenjar ini memiliki berat antara 20 hingga 60 gram, dan dikelilingi oleh dua kapsul berserat.

Kapsul yang terletak di bagian luar terhubung dengan otot pita suara dan banyak pembuluh serta saraf yang penting.

Kapsul luar tersebut juga dihubungkan oleh jaringan ikat yang longgar dengan kapsul di bagian dalam. Inilah yang memungkinkan kelenjar tiroid bergerak dan berubah posisi saat Anda menelan.

Fungsi kelenjar tiroid berdasarkan hormon yang diproduksinya

Secara umum, peran kelenjar tiroid sangat signifikan dalam proses metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan tubuh manusia. Kelenjar ini mengatur aneka fungsi tubuh dengan terus menyuplai sejumlah hormon ke dalam aliran darah.

Untuk lebih jelasnya, berikut fungsi-fungsi kelenjar tiroid bedasarkan jenis hormon yang diproduksi:

1. Hormon triiodothyronine dan tiroksin

Salah satu fungsi utama kelenjar tiroid adalah memproduksi hormon tiroid, yakni triiodothyronine (T3) dan tiroksin (T4). Keduanya memiliki peran tak tergantikan dalam proses metabolisme tubuh.

Hormon tiroid memiliki efek pada hampir semua jaringan tubuh dan memengaruhi:

  • Suhu tubuh
  • Nafsu makan
  • Penyerapan zat
  • Pergerakan usus
  • Kecepatan dan kekuatan detak jantung
  • Penggunaan energi tubuh
  • Perkembangan fisik pada anak-anak
  • Pertumbuhan otak pada anak-anak
  • Daya konsentrasi
  • Gerak refleks
  • Pemakaian oksigen oleh sel-sel tubuh
  • Fungsi seksual, baik libido maupun kenikmatan seks
  • Pola tidur
  • Hormon reproduksi

2. Hormon kalsitonin

Hormon lain yang dihasilkan dan memengaruhi fungsi kelenjar tiroid adalah kalsitonin. Hormon ini membantu tubuh dalam mengatur kadar kalsium dalam darah, serta pembentukan tulang.

Kalsitosin akan menurunkan pelepasan kalsium dari tulang dengan mengurangi aktivitas osteoklas, yakni sel yang berfungsi memecah tulang. Di saat bersamaan, hormon yang juga disebut thyrocalcitonin ini akan memacu pembentukan tulang oleh sel-sel esteoblas. Dengan begitu, kalsium akan bergerak efektif ke dalam tulang.

Kelenjar tiroid tidak bekerja sendirian

Kelenjar tiroid tidak bertugas sendirian dalam mengatur produksi hormon-hormonnya. Pasalnya, tubuh bisa saja membutuhkan hormon yang lebih sedikit atau banyak.

Pengaturan produksi jumlah hormon tiroid diatur oleh kelenjar pituari. Dengan ini, kadarnya bisa tepat dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Ketika fungsi kelenjar tiroid dan pituari mengalami gangguan, produksi hormon-hormonnya juga akan bermasalah. Hal inilah yang kemudian memicu beragam kondisi kesehatan.

Gangguan kesehatan akibat masalah pada fungsi kelenjar tiroid

Terdapat beragam kondisi medis yang bisa disebabkan oleh gangguan pada fungsi kelenjar tiroid. Apa sajakah itu?

  • Tiroiditis

Tiroiditis adalah peradangan pada kelenjar tiroid. Penderita bisa mengalami nyeri, namun bisa juga tanpa gejala. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi virus atau penyakit autoimun.

  • Penyakit gondok (goiter)

Penyakit gondok merupakan istilah umum untuk pembengkakan pada kelenjar tiroid. Penyebabnya bisa karena kekurangan yodium maupun penyakit hashimoto.

  • Hipertiroidisme

Hipertirodisme terjadi ketika tubuh Anda memiliki kadar hormon tiroid yang jauh di atas normal. Kondisi kelebihan hormon ini bisa disebabkan oleh kelenjar hormon yang overaktif maupun penyakit Graves.

  • Hipotiroidisme

Berlawanan dengan hipertiroidisme, hipotiroidisme muncul saat tubuh kekurangan hormon tiroid. Pemicunya yang paling umum adalah rusaknya kelenjar hormon tiroid akibat gangguan autoimun.

  • Nodul tiroid

Nodul tiroid merupakan istilah medis untuk benjolan pada kelenjar tiroid. Benjolan ini bisa jinak maupun ganas.

Penderita nodul tiroid juga dapat menunjukkan gejala kelebihan hormon tiroid atau tidak mengalami keluhan sama sekali. 

  • Penyakit Graves

Penyakit Graves termasuk kondisi autoimun yang menjadi salah satu pemicu hipertiroidisme.

  • Kanker tiroid

Sama seperti kanker lain, kanker tiroid terjadi karena pertubuhan sel-sel yang tak terkendali. Namun kanker ini termasuk jarang.

Kanker tiroid umumnya bisa disembuhkan dengan penanganan yang tepat. Misalnya, operasi, terapi hormon, maupun radioterapi.

  • Badai tiroid

Badai tiroid termasuk salah satu komplikasi dari hipertiroidisme yang angka, tapi bisa mengancam jiwa. Kondisi yang juga sering disebut krisis tiroid ini muncul ketika kadar hormon tiroid menjulang sangat tinggi dalam tubuh penderita.

Sebagai akibatnya, penderita akan mengalami kondisi ini yang sangat parah. Gejalanya bisa berupa demam tinggi, detak jantung yang cepat, bagian mata putih mata dan kulit yang menguning (penyakit kuning), muntah, diare, dehidrasi, halusinasi, serta pingsan.

Deteksi dini sangat penting sebagai langkah awal penyembuhan gangguan fungsi kelenjar tiroid. Dengan diagnosis yang tepat, dokter bisa mengetahui penyebab di balik gejala yang Anda alami dan memberikan penanganan yang sesuai.

Oleh karena itu, segera konsultasikan ke dokter bila Anda merasakan gejala yang mencurigakan dan terus berlangsung meski sudah diobati secara mandiri.

Catatan dari SehatQ

Mengingat fungsi kelenjar tiroid yang krusial, sudah semestinya organ ini dijaga dengan baik. Mulai dari mencukupi kebutuhan yodium, meningkatkan asupan serat dan karbohidrat kompleks, serta menghindari konsumsi lemak jenuh.

Jangan sampai kelalaian Anda memicu beragam gangguan tiroid yang berujung pada penyakit. Mencegah tentu lebih dari mengobati, bukan?

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMH0072572/
Diakses pada 30 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/human-body-maps/thyroid-gland
Diakses pada 30 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/thyroid-storm
Diakses pada 30 April 2020

Live Science. https://www.livescience.com/58771-thyroid-gland-facts.html
Diakses pada 30 April 2020

WebMD.https://www.webmd.com/women/picture-of-the-thyroid#1
Diakses pada 30 April 2020

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=16051
Diakses pada 30 April 2020

Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/healthy-eating-for-a-healty-thyroid
Diakses pada 30 April 2020

Artikel Terkait