logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

Apa Itu SPF pada Sunscreen dan Fungsinya untuk Kulit?

open-summary

SPF adalah angka yang menunjukkan seberapa baik tabir surya bekerja dalam melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet B (UVB). Semakin tinggi angka SPF maka perlindungan kulit dari paparan sinar matahari akan semakin baik.


close-summary

10 Sep 2019

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

SPF adalah angka yang menunjukkan seberapa baik tabir surya bekerja dalam melindungi kulit dari paparan sinar UVB

Saat hendak membeli sunscreen atau tabir surya, Anda pasti akan melihat label SPF yang tertera pada kemasan

Table of Content

  • Apa itu SPF?
  • Benarkah semakin tinggi angka SPF semakin baik?
  • Tips melindungi kulit dari paparan sinar UV

Saat hendak membeli sunscreen atau tabir surya, Anda pasti akan melihat label SPF yang tertera pada kemasan. Namun bagi Anda pengguna sunscreen, sudah tahukah apa itu SPF dan perbedaan SPF 15, 30, dan 50 pada kemasan tabir surya?

Advertisement

Apa itu SPF?

Sun Protection Factor atau SPF adalah angka yang menunjukkan seberapa baik tabir surya bekerja dalam melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet B (UVB). Seperti yang diketahui, UVB dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn).

Fungsi SPF juga dapat menentukan seberapa lama kulit Anda bisa bertahan di bawah sinar matahari tanpa mengalami sunburn saat menggunakan sunscreen.

Misalnya, apabila beraktivitas di luar ruangan saat cuaca terik tanpa mengoleskan sunscreen, kulit Anda akan mengalami kemerahan setelah 15 menit terpapar sinar matahari langsung.

SPF adalah angka indikator
Fungsi SPF dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV

Namun, penggunaan tabir surya dengan SPF 30 akan membutuhkan waktu sekitar 300 menit atau 5 jam sampai kulit memerah. Artinya, perlindungan SPF 30 adalah 300 menit.

Pemakaian SPF 30 juga membuat kulit mengalami sunburn 30 kali lebih lama daripada kulit yang terpapar sinar matahari langsung tanpa memakai tabir surya.

Selain melindungi kulit dari paparan sinar UV, SPF artinya juga mengacu pada seberapa banyak sinar UV dapat diblokir oleh sunscreen. Berikut penjelasannya:

  • SPF 15 melindungi kulit dari 93% paparan sinar UVB.
  • SPF 30 melindungi kulit dari 97% paparan sinar UVB.
  • SPF 50 melindungi kulit dari 97% paparan sinar UVB.
  • SPF 100 melindungi kulit dari 100% paparan sinar UVB.

Para ahli kulit merekomendasikan penggunaan tabir surya dengan SPF minimal 30 yang mampu menghalangi sebanyak 97% sinar UVB dari matahari.

Benarkah semakin tinggi angka SPF semakin baik?

Semakin tinggi angka SPF maka perlindungan kulit dari paparan sinar matahari akan semakin baik. Sebab, risiko kulit terbakar dari paparan sinar UVB semakin berkurang.

Meski begitu, penggunaan sunscreen dengan SPF tinggi tidak menjamin perlindungan kulit yang optimal saat beraktivitas di bawah sinar matahari.

Pasalnya, ada banyak faktor yang dapat memengaruhi efektivitas penggunaan sunscreen. Misalnya:

  • Perubahan suhu atau cuaca. Umumnya, sinar matahari terasa intens pada hari yang cerah tanpa berawan.
  • Jenis kulit. Orang dengan kulit lebih terang akan lebih cepat mengalami sunburn daripada orang yang berkulit gelap.
  • Waktu paparan.
  • Cara menggunakan sunscreen
  • Banyaknya sunscreen yang digunakan
  • Faktor lingkungan dan lainnya

BACA JUGA: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Sunscreen dan Sunblock

Tips melindungi kulit dari paparan sinar UV

Guna mencegah bahaya sinar UV yang berasal matahari, perhatikan beberapa tips melindungi kulit yang maksimal berikut ini.

1. Pilih sunscreen yang berlabel broad spectrum

Penting pula memilih sunscreen berlabel broad-spectrum. Artinya, sunscreen tersebut mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB.

Perlindungan terhadap sinar UVA bisa mencegah Anda dari risiko penuaan dini dan kanker kulit.

Jika sunscreen hanya berlabel SPF dan tertera label broad spectrum pada kemasannya maka tabir surya hanya mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari, bukan dari risiko penuaan dini dan kanker kulit.

2. Gunakan tabir surya dengan benar

Cara memakai sunscreen yang penting perlu dilakukan 30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Menurut American Academy of Dermatology, cara kerja sunscreen membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit untuk benar-benar dapat menyerap sebelum bekerja melindungi kulit.

Jika Anda baru menggunakan sunscreen beberapa saat sebelum beraktivitas di luar ruangan, kulit bisa jadi tidak mendapatkan perlindungan apa pun sehingga berisiko mengalami kulit terbakar matahari.

Fungsi SPF dapat melindungi kulit
Caption

Tuang sunscreen sepanjang 2 ruas jari tangan, yakni 1 jari telunjuk dan 1 jari tengah. Kemudian, oleskan sunscreen ke seluruh permukaan wajah dan leher seraya memijat kulit dengan gerakan memutar searah jarum jam secara perlahan.

Anda juga bisa mengoles sunscreen secara merata pada bagian tubuh yang tidak tertutup baju atau akan terpapar sinar matahari. Misalnya, area tengkuk leher, dada, belakang telinga, siku, area belakang lutut, dan kaki.

Meski sudah mengoleskan tabir surya dengan SPF yang dianjurkan, Anda dianjurkan untuk reaplikasi sunscreen setelah 3 jam, termasuk sesaat setelah berkeringat, berolahraga, atau berenang. Sebab, efek tabir surya akan berkurang dalam waktu 2-3 jam.

Akan tetapi, bila Anda mulai menunjukkan gejala sunburn seperti kulit kemerahan, penggunaan sunscreen berulang yang lebih sering mungkin disarankan.

3. Kenakan pakaian tertutup

Tak hanya menggunakan tabir surya, Anda juga perlu memaksimalkan perlindungan kulit dari sinar matahari dengan mengenakan pakaian tertutup, seperti pakaian lengan panjang dan celana panjang.

Tidak ada salahnya mengenakan topi bertepi lebar, kacamata hitam, dan payung untuk menghalau sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan.

4. Batasi aktivitas di bawah sinar matahari

SPF adalah angka yang menunjukkan seberapa baik tabir surya bekerja melindungi kulit
Gunakan topi bertepi lebar saat beraktivitas di luar rumah

Umumnya, sinar matahari akan memancarkan sinar UV paling banyak pada pukul 10 pagi hingga pukul 2 siang. Oleh karena itu, sebisa mungkin batasi aktivitas di luar ruangan pada jam-jam tersebut.

Baca Juga

  • Gua Sha untuk Pijat Wajah dan Manfaat Lainnya untuk Kesehatan
  • 9 Manfaat Tepung Maizena untuk Kesehatan yang Tidak Anda Sangka
  • Penyebab Bentuk Wajah Tidak Simetris dan Pilihan Cara Mengatasinya

Mengetahui apa itu SPF tentu dapat memudahkan Anda memilih produk sunscreen yang sesuai dengan kebutuhan kulit. Jangan lupa untuk memaksimalkan perlindungan kulit dari paparan sinar matahari dengan berbagai tips di atas.

Jika masih punya pertanyaan lebih lanjut mengenai fungsi SPF atau bingung menentukan SPF yang tepat untuk kulit, coba konsultasikan dengan dokter spesialis kulit.

Anda juga dapat bertanya dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, unduh aplikasi sekarang melalui App Store dan Google Play.

Advertisement

kulit keriputpenuaanterbakar matahari

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved