Mengenal Cara Pasang KB Spiral Sebelum Menggunakannya

(0)
28 Nov 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara pasang kb spiral yang perlu diketahuiCara memasang KB spiral penting untuk diketahui, bagi Anda yang ingin menggunakannya.
Ada banyak sekali metode kontrasepsi, yang telah dipercaya dalam mengontrol kehamilan, pada pasangan suami dan istri. Selain kondom atau pil KB, ada juga alat kontrasepsi bernama KB spiral atau IUD, yang populer di kalangan wanita. Namun, sebagian wanita takut, saat mengetahui cara memasangnya. Sebenarnya, bagaimana cara memasang KB spiral pada wanita?Selain proses pemasangannya cepat, KB spiral bisa mencegah kehamilan, sampai 10 tahun lamanya, tergantung dari jenis KB spiral yang dipasang. Agar Anda tidak lagi khawatir dan bertanya-tanya, memahami cara memasang KB spiral, sangatlah penting.

Prosedur cara pemasangan KB spiral (IUD)

KB spiral merupakan alat kontrasepsi berbentuk huruf T, yang terbuat dari plastik bernama polietilen. Ukurannya termasuk kecil, ada tipe yang berukuran 28 mm x 30 mm, hingga 32 mm x 36 mm.Nantinya, KB spiral akan dimasukkan ke dalam rahim, dan mencegah sperma agar tidak mencapai sel telur. Namun, bagaimana cara memasang KB spiral, dari awal hingga akhir?Sebelum proses pemasangan KB spiral dimulai, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan ringan, serta meminum air putih, sehingga tidak merasakan pusing, saat proses pemasangan KB spiral berlangsung. Dokter juga akan meminta sampel urine Anda, untuk memastikan bahwa Anda tidak sedang hamil.Selain itu, Anda juga boleh bertanya kepada dokter, mengenai obat-obatan pereda nyeri seperti ibuprofen atau acetaminophen, yang mungkin dibutuhkan, untuk menghilangkan kram, selama pemasangan KB spiral.Setelah itu, proses pemasangan KB spiral akan dimulai. Dokter akan meminta Anda untuk berbaring di kursi pemeriksaan khusus, dengan kaki terangkat ke atas. Secara perlahan, dokter akan memasukkan spekulum, untuk memperlebar lubang vagina Anda. Dengan begitu, dokter akan lebih mudah memasukkan KB spiral, ke dalam rahim.Dengan menggunakan peralatan medis di rumah sakit atau klinik, dokter akan melakukan beberapa prosedur untuk:
  • Melihat ukuran dan posisi dari rahim
  • Membersihkan leher rahim dan vagina dengan cairan antiseptik
  • Memeriksa kemungkinan adanya masalah dengan rahim
  • Menjadikan leher rahim sejajar dengan rahim
Kemudian, KB spiral berbentuk seperti huruf T, dokter akan melipat lengan di kedua sisi dan menempatkan ke dalam tabung aplikator, kemudian memasukkan tabung tersebut melalui leher rahim sampai ke dalam rahim. Setelah terpasang, KB spiral akan didorong keluar dari tabung. Bagian lengan akan terlepas dan dokter akan melepas tabung aplikator keluar dari rahim.Tidak sampai 15 menit, proses pemasangan KB spiral telah usai. Namun, Anda disarankan untuk tetap tinggal di rumah sakit atau klinik selama beberapa waktu, untuk memastikan bahwa KB spiral Anda telah terpasang dengan baik dan benar.

Seperti apa rasanya memasang KB spiral?

Saat proses pemasangan KB spiral berlangsung, Anda mungkin merasa kram. Beberapa orang merasa sakit kepala, dan bahkan ada yang pingsan, ketika berusaha untuk berdiri, setelah memasang KB spiral. Hal ini dapat diatasi, dengan cara tidak terburu-buru berdiri, sesaat setelah KB spiral terpasang.Cobalah untuk tetap berbaring walau prosesnya sudah selesai. Tunggu sampai Anda benar-benar siap untuk berdiri.

Beragam jenis KB spiral

Setelah mengetahui cara memasang KB spiral, mungkin sekarang Anda sudah berani dan tidak khawatir lagi, untuk menjalaninya. Namun, ada baiknya Anda juga tahu beragam jenis KB spiral, untuk menjadi pertimbangan Anda. Apa saja jenisnya?
  • KB spiral hormonal

KB spiral yang satu ini dilengkapi dengan hormon progestin. KB spiral jenis ini bekerja dengan cara melepaskan hormon progestin yang sudah terkandung dalam KB spiral hormonal itu, sehingga berdampak pada mengentalnya lendir serviks. Oleh karena itu, sperma akan terperangkap dan tak bisa mencapai sel telur.
  • KB spiral nonhormonal

KB spiral nonhormonal sama sekali tidak mengandung hormon. KB spiral jenis ini memiliki tempelan tembaga. Nantinya, tembaga itu akan melepaskan ion-ion untuk melemahkan pergerakan sperma, sehingga kehamilan tidak terjadi.

Apa yang mungkin terjadi setelah pemasangan KB spriral?

Kebanyakan orang merasa baik-baik saja setelah mereka memasang IUD. Kemungkinan akan ada sensasi kram dan sakit punggung namun masih bisa diatasi. Bantalan pemanas dan obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat membantu meredakan kram Anda.
 
Anda mungkin mengalami kram dan muncul flek setelah memasang IUD. Namun hal ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 3-6 bulan. IUD hormonal pada akhirnya membuat menstruasi terasa lebih ringan dan tidak terlalu kram. Bahkan pada sebagian orang mungkin menstruasi tidak akan muncul sama sekali.
 
Bagi sebagian orang, IUD tembaga dapat membuat menstruasi terasa lebih berat dan kram semakin parah, namun kondisi ini akan hilang seiring waktu. Jika IUD Anda menyebabkan rasa sakit, ketidaknyamanan, atau efek samping yang tidak Anda sukai, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Catatan dari SehatQ

Dari banyaknya metode kontrasepsi yang tersedia, KB spiral menjadi salah satu yang paling populer, karena daya tahannya yang lama. Walau begitu, Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, sebelum memutuskan untuk menjalani pemasangan KB spiral.Selain itu, mintalah dokter untuk melakukan tes kehamilan dulu, sebelum Anda memasang KB spiral.
kehamilanpenggunaan kbkontrasepsikeluarga berencana
Web MD. https://www.webmd.com/sex/birth-control/iud-insertion#1Diakses pada 28 November 2019 Healthline. https://www.healthline.com/health/birth-control/mirena-paragard-skyla#how-iuds-workDiakses pada 28 November 2019 Contraception. https://www.contraception.org.au/iud/how-do-i-decide-between-the-copper-and-hormonal-iuds/Diakses pada 28 November 2019Planned Parenthood. https://www.plannedparenthood.org/learn/birth-control/iud/whats-an-iud-insertion-like
Diakses pada 7 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait