Sebelum Menggunakannya, Ketahui Dulu Cara Memasang KB Spiral Ini

Agar tidak merasa khawatir, apalagi takut, memahami cara memasang KB spiral sangatlah penting.
Cara memasang KB spiral penting untuk diketahui, bagi Anda yang ingin menggunakannya.

Ada banyak sekali metode kontrasepsi, yang telah dipercaya dalam mengontrol kehamilan, pada pasangan suami dan istri. Selain kondom atau pil KB, ada juga alat kontrasepsi bernama KB spiral atau IUD, yang populer di kalangan wanita. Namun, sebagian wanita takut, saat mengetahui cara memasangnya. Sebenarnya, bagaimana cara memasang KB spiral pada wanita?

Selain proses pemasangannya cepat, KB spiral bisa mencegah kehamilan, sampai 10 tahun lamanya, tergantung dari jenis KB spiral yang dipasang. Agar Anda tidak lagi khawatir dan bertanya-tanya, memahami cara memasang KB spiral, sangatlah penting.

Ini cara memasang KB spiral, seperti apa prosedurnya?

KB spiral merupakan alat kontrasepsi berbentuk huruf T, yang terbuat dari plastik bernama polietilen. Ukurannya termasuk kecil, ada tipe yang berukuran 28 mm x 30 mm, hingga 32 mm x 36 mm.

Nantinya, KB spiral akan dimasukkan ke dalam rahim, dan mencegah sperma agar tidak mencapai sel telur. Namun, bagaimana cara memasang KB spiral, dari awal hingga akhir?

Sebelum proses pemasangan KB spiral dimulai, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan ringan, serta meminum air putih, sehingga tidak merasakan pusing, saat proses pemasangan KB spiral berlangsung. Dokter juga akan meminta sampel urine Anda, untuk memastikan bahwa Anda tidak sedang hamil.

Selain itu, Anda juga boleh bertanya kepada dokter, mengenai obat-obatan pereda nyeri seperti ibuprofen atau acetaminophen, yang mungkin dibutuhkan, untuk menghilangkan kram, selama pemasangan KB spiral.

Setelah itu, proses pemasangan KB spiral akan dimulai. Dokter akan meminta Anda untuk berbaring di kursi pemeriksaan khusus, dengan kaki terangkat ke atas. Secara perlahan, dokter akan memasukkan spekulum, untuk memperlebar lubang vagina Anda. Dengan begitu, dokter akan lebih mudah memasukkan KB spiral, ke dalam rahim.

Dengan menggunakan peralatan medis di rumah sakit atau klinik, dokter akan melakukan beberapa prosedur untuk:

  • Melihat ukuran dan posisi dari rahim
  • Membersihkan leher rahim dan vagina dengan cairan antiseptik
  • Memeriksa kemungkinan adanya masalah dengan rahim
  • Menjadikan leher rahim sejajar dengan rahim

Kemudian, KB spiral berbentuk seperti huruf T, dokter akan melipat lengan di kedua sisi dan menempatkan ke dalam tabung aplikator, kemudian memasukkan tabung tersebut melalui leher rahim sampai ke dalam rahim. Setelah terpasang, KB spiral akan didorong keluar dari tabung. Bagian lengan akan terlepas dan dokter akan melepas tabung aplikator keluar dari rahim.

Tidak sampai 15 menit, proses pemasangan KB spiral telah usai. Namun, Anda disarankan untuk tetap tinggal di rumah sakit atau klinik selama beberapa waktu, untuk memastikan bahwa KB spiral Anda telah terpasang dengan baik dan benar.

Seperti apa rasanya memasang KB spiral?

Saat proses pemasangan KB spiral berlangsung, Anda mungkin merasa kram. Beberapa orang merasa sakit kepala, dan bahkan ada yang pingsan, ketika berusaha untuk berdiri, setelah memasang KB spiral. Hal ini dapat diatasi, dengan cara tidak terburu-buru berdiri, sesaat setelah KB spiral terpasang.

Cobalah untuk tetap berbaring walau prosesnya sudah selesai. Tunggu sampai Anda benar-benar siap untuk berdiri.

Beragam jenis KB spiral

Setelah mengetahui cara memasang KB spiral, mungkin sekarang Anda sudah berani dan tidak khawatir lagi, untuk menjalaninya. Namun, ada baiknya Anda juga tahu beragam jenis KB spiral, untuk menjadi pertimbangan Anda. Apa saja jenisnya?

  • KB spiral hormonal

KB spiral yang satu ini dilengkapi dengan hormon progestin. KB spiral jenis ini bekerja dengan cara melepaskan hormon progestin yang sudah terkandung dalam KB spiral hormonal itu, sehingga berdampak pada mengentalnya lendir serviks. Oleh karena itu, sperma akan terperangkap dan tak bisa mencapai sel telur.

  • KB spiral nonhormonal

KB spiral nonhormonal sama sekali tidak mengandung hormon. KB spiral jenis ini memiliki tempelan tembaga. Nantinya, tembaga itu akan melepaskan ion-ion untuk melemahkan pergerakan sperma, sehingga kehamilan tidak terjadi.

Catatan dari SehatQ

Dari banyaknya metode kontrasepsi yang tersedia, KB spiral menjadi salah satu yang paling populer, karena daya tahannya yang lama. Walau begitu, Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, sebelum memutuskan untuk menjalani pemasangan KB spiral.

Selain itu, mintalah dokter untuk melakukan tes kehamilan dulu, sebelum Anda memasang KB spiral.

Web MD. https://www.webmd.com/sex/birth-control/iud-insertion#1

Diakses pada 28 November 2019

 

Healthline. https://www.healthline.com/health/birth-control/mirena-paragard-skyla#how-iuds-work

Diakses pada 28 November 2019

 

Contraception. https://www.contraception.org.au/iud/how-do-i-decide-between-the-copper-and-hormonal-iuds/

Diakses pada 28 November 2019

 

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed