Sepatu bayi umumnya berbentuk lucu dan menggemaskan
Sepatu bayi umumnya memiliki bentuk yang menggemaskan

Saat berjalan-jalan ke mall bersama si Kecil, tak jarang Anda melihat beragam sepatu bayi yang menggemaskan. Sepatu warna-warni atau memiliki corak yang lucu kadang membuat Anda berpikir untuk membelinya.

Banyak ibu yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli sepatu yang terlihat bagus untuk anaknya, apalagi untuk sepatu yang sudah menjadi incaran ibu sebelumnya. Akan tetapi, sebenarnya bayi butuh sepatu atau tidak?

Kapan bayi membutuhkan sepatu?

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi sebenarnya tidak perlu menggunakan sepatu sampai ia mulai bisa berjalan. Ketika dipakaikan sepatu, sebagian bayi pun bisa merasa tak nyaman dan menangis sehingga hanya mengenakannya selama beberapa menit saja.

Bukan hanya sekedar mempercantik penampilan, sepatu bayi berfungsi untuk melindungi kaki bayi dari cedera dan infeksi, terutama ketika ia mulai berjalan di luar. Sepatu yang baik tentunya akan membantu memudahkan si Kecil belajar jalan juga.

Jika bayi belum bisa berjalan, bertelanjang kaki masih menjadi pilihan terbaik untuk perkembangan kaki karena dapat memberi ruang untuk tumbuh, serta memperkuat pergelangan kaki dan tangannya. Anda dapat memakaikan kaus kaki sebagai pelengkap sepatu bayi bila udara dingin.

Pada umumnya, bayi mulai bisa berjalan ketika berusia 14-15 bulan. Namun, sebagian lain bisa lebih lambat atau lebih cepat. Memakaikan sepatu terlalu dini tidak akan membuat bayi lebih cepat berjalan. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika Anda memakaikan sepatu bayi ketika ia sudah bisa berjalan saja.

Tips memilih sepatu bayi

Ketika bayi mulai bisa berjalan, Anda harus mempertimbangkan banyak faktor saat memilih sepatu bayi, mulai dari kenyamanan, keamanan, hingga harga sepatu. Berikut tips memilih sepatu bayi yang dapat Anda pertimbangkan:

  • Berukuran pas

Kenyamanan menjadi faktor yang sangat penting dalam memilih sepatu bayi. Sepatu yang berukuran pas dapat membuat bayi merasa nyaman saat mengenakannya. Janganlah memilih sepatu yang terlalu ketat atau longgar karena dapat membuat kaki bayi lecet, susah berjalan, dan tak nyaman.

Bayi mungkin tak dapat mengatakan jika sepatunya berukuran tidak pas sehingga Anda harus memeriksanya dengan cermat. Periksalah panjang sepatu dengan menekan ujung sepatu apakah terasa ada ruang ataukah tidak.

Lalu, periksa lebar sepatu dengan memasukkan jari ke dalam lubang sepatu yang dikenakan bayi, apakah terlalu lebar atau sempit. Periksa pula bagian belakang dengan menyelipkan kelingking Anda di antara sepatu dan tumit bayi, ini harus pas untuk memberi sedikit ruang.

  • Ringan dan fleksibel

Sepatu yang ringan dan fleksibel dapat membuat kaki bayi bergerak dengan aktif. Bayi pun dapat berjalan dengan nyaman dan mudah. Hindari memilih sepatu bayi yang keras dan kaku karena dapat membatasi gerakan kaki bayi. Sepatu yang terlalu kaku bahkan dapat menyebabkan kelainan bentuk kaki.

  • Sol antislip

Salah satu hal penting dalam memilih sepatu bayi, yaitu kondisi solnya. Pilihlah sepatu yang memiliki sol antislip agar tidak licin ketika digunakan bayi berjalan.

Jika bayi menggunakan sepatu yang licin dikhawatirkan ia akan mudah terjatuh. Selain itu, adanya sedikit bantalan di sisi dan tumit juga dapat membuat kaki bayi lebih aman dari lecet.

  • Tidak perlu mahal

Sebagian ibu rela membeli sepatu bayi yang mahal karena terlihat bagus. Namun, tak perlu membeli sepatu yang sangat mahal untuk bayi karena yang terpenting adalah memiliki kualitas baik, dan masih tersedianya sedikit ruang bagi kaki bayi yang umumnya tumbuh dengan cepat.

Pertumbuhan kaki bayi yang cepat bisa membuat Anda sering membeli sepatu bayi karena yang sebelumnya sudah tidak muat.

Anda dapat membeli sepatu bayi di toko sepatu atau toko perlengkapan bayi. Tak perlu terburu-buru membelinya, cermati dulu seluruh hal di atas agar Anda dapat memahami keseluruhannya

Bayi yang memiliki kondisi tertentu mungkin akan kesulitan dalam memakai sepatu. Konsultasikan pada dokter jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kaki atau kemampuan berjalan bayi Anda, termasuk pertumbuhan kuku yang tidak normal, kaki bayi bengkok, ataupun belum bisa berjalan setelah berusia 15 bulan. Dokter akan membantu Anda mengatasi permasalahan yang terjadi pada si Kecil.

Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/recommendations-on-when-to-buy-baby-shoes-2633231
Diakses pada 28 November 2019

Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/baby-shoes.html
Diakses pada 28 November 2019

What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/baby-care/tips-buying-babys-first-shoes/
Diakses pada 28 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed