Sepatu Bayi Akan Dibeli, Apakah Sudah Dipilih dengan Jeli?


Sepatu bayi sebaiknya baru diberikan jika Si Kecil baru memulai belajar berjalan. Hal yang harus dipertimbangkan saat memilih alas kaki untuk bayi adalah pastikan ukurannya pas dan bahannya fleksibel.

(0)
28 Nov 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Sepatu bayi baru diberikan jika bayi belajar berjalanSepatu bayi sebaiknya baru diberikan jika Si Kecil sedang belajar berjalan
Sepatu bayi tidak diperlukan bayi baru lahir. Sepatu baru dibutuhkan jika Si Kecil sudah mulai belajar berjalan.Saat berjalan-jalan ke mall bersama si Kecil, tak jarang Anda melihat beragam sepatu untuk bayi yang menggemaskan. Sepatu warna-warni atau memiliki corak yang lucu kadang membuat Anda berpikir untuk membelinya.Banyak ibu yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli perlengkapan bayi yang satu ini. Akan tetapi, sebenarnya bayi butuh sepatu atau tidak?

Saat bayi membutuhkan sepatu

Beri sepatu bayi jika Si Kecil mulai belajar berjalan
Menurut American Academy of Pediatrics, bayi sebenarnya tidak perlu menggunakan sepatu sampai ia mulai bisa berjalan.Ketika dipakaikan sepatu, sebagian bayi pun bisa merasa tak nyaman dan menangis sehingga hanya mengenakannya selama beberapa menit saja.Bukan hanya sekedar mempercantik penampilan, sepatu berfungsi untuk melindungi kaki bayi dari cedera, seperti cedera engkel, dan infeksi, terutama ketika ia mulai berjalan di luar. Sepatu yang baik tentunya akan membantu memudahkan si Kecil belajar jalan juga.Jika bayi belum bisa berjalan, bertelanjang kaki masih menjadi pilihan terbaik untuk perkembangan kaki karena dapat memberi ruang untuk tumbuh, serta memperkuat pergelangan kaki dan tangannya.Anda dapat memakaikan kaus kaki sebagai pelengkap bila udara dingin.Pada umumnya, bayi mulai bisa berjalan ketika berusia 14-15 bulan. Namun, sebagian lain bisa lebih lambat atau lebih cepat.Memakaikan sepatu terlalu dini tidak akan membuat bayi lebih cepat berjalan. Karena itu, akan lebih baik jika Anda memakaikan sepatu bayi ketika ia sudah bisa berjalan saja.

Tips memilih sepatu bayi

Pastikan sepatu bayi tidak menggunakan tali agar tidak membahayakan Si Kecil
Ketika bayi mulai bisa berjalan, Anda harus mempertimbangkan banyak faktor, mulai dari kenyamanan, keamanan, hingga harga sepatu.Berikut tips memilih sepatu untuk bayi yang dapat Anda pertimbangkan:

1. Berukuran pas

Kenyamanan menjadi faktor yang sangat penting dalam memilih sepatu bayi. Sepatu yang berukuran pas dapat membuat bayi merasa nyaman saat mengenakannya.Janganlah memilih sepatu yang terlalu ketat atau longgar karena dapat membuat kaki bayi lecet, susah berjalan, dan tak nyaman.Bayi mungkin tak dapat mengatakan jika sepatunya berukuran tidak pas sehingga Anda harus memeriksanya dengan cermat.Periksalah ukuran sepatu bayi, tepatnya panjang sepatu, dengan menekan ujung sepatu apakah terasa ada ruang ataukah tidak.Lalu, periksa lebar sepatu dengan memasukkan jari ke dalam lubang sepatu yang dikenakan bayi, apakah terlalu lebar atau sempit.Periksa pula bagian belakang dengan menyelipkan kelingking Anda di antara sepatu dan tumit bayi, ini harus pas untuk memberi sedikit ruang.Menurut riset yang diterbitkan pada jurnal Paediatrics & Child Health, untuk memilih ukuran sepatu bayi yang nyaman, pastikan ukuran sepatu bayi dilebihkan sepanjang 1,25 cm atau selebar ibu jari antara jari kaki yang paling panjang dan ujung sepatu saat Si Kecil berdiri. Hal ini berguna untuk memberikan ruang untuk jari-jari kaki.Selain itu, riset ini juga menambahkan, ukuran sepatu bayi sebaiknya diberi jarak 5 mm antara tepi sepatu dan semua jari kaki.

2. Ringan dan fleksibel

Sepatu yang ringan dan fleksibel dapat membuat kaki bayi bergerak dengan aktif. Bayi pun dapat berjalan dengan nyaman dan mudah.Hindari memilih sepatu untuk bayi yang keras dan kaku karena dapat membatasi gerakan kaki bayi. Sepatu yang terlalu kaku bahkan dapat menyebabkan kelainan bentuk kaki.

3. Sol antislip

Salah satu hal penting dalam memilih sepatu untuk bayi, yaitu kondisi solnya. Pilihlah sepatu yang memiliki sol antislip agar tidak licin ketika digunakan bayi berjalan.Jika bayi menggunakan sepatu yang licin dikhawatirkan ia akan mudah terjatuh. Selain itu, adanya sedikit bantalan di sisi dan tumit juga dapat membuat kaki bayi lebih aman dari lecet.

4. Tidak perlu mahal

Tak perlu membeli sepatu yang sangat mahal untuk bayi. Hal yang terpenting adalah memiliki kualitas baik, dan masih tersedianya sedikit ruang bagi kaki bayi yang umumnya tumbuh dengan cepat.Pertumbuhan kaki bayi yang cepat bisa membuat Anda sering membeli sepatu untuk Si Kecil karena yang sebelumnya sudah tidak muat.

5. Jangan menggunakan sepatu bertali

Saat bayi mulai belajar berjalan, kerap kali langkahnya terlihat tidak hati-hati. Terlebih, simpul tali pada sepatu cenderung rawan lepas.Jika bayi tidak berhati-hati dan tali sepatu terlepas, ia justru akan menginjak tali sepatu tersebut. Hal ini membuat bayi terjatuh saat bayi belajar berjalan. Tentu, ini pun akan membahayakan bayi.

6. Pilih bahan yang bisa menyesuaikan bentuk kaki

Sepatu yang terbuat dari bahan sintetis cenderung kaku. Hal ini membuat sepatu tidak mengikuti kontur Kaki Si Kecil.Efeknya, kaki bayi pun akan mengalami kelainan bentuk. Untuk itu, pilih bahan yang bisa menyesuaikan bentuk kaki bayi.Salah satu bahan sepatu untuk bayi yang mampu mengikuti bentuk kaki bayi adalah bahan kulit lembut.

Catatan dari SehatQ

Sepatu bayi sebenarnya hanya diperlukan jika bayi harus belajar berjalan dengan kontur permukaan yang tidak rata dan dapat membahayakan kakinya.Jika Anda ingin membelikan sepatu untuk bayi, pastikan ukuran sepatu bayi pas, bentuknya menyesuaikan kakinya, dan bahannya pun mampu melindungi Si Kecil agar tidak mudah terjatuh dan ringan.Tujuannya, agar bayi merasa aman, nyaman, dan terhindar dari gangguan bentuk kaki akibat salah pemilihan sepatuKonsultasikan pada dokter melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ  jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kaki atau kemampuan berjalan bayi Anda, termasuk pertumbuhan kuku yang tidak normal, kaki bayi bengkok, ataupun belum bisa berjalan setelah berusia 15 bulan.Apabila Anda ingin melengkapi keperluan bayi baru lahir, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
merawat bayiperlengkapan bayiperkembangan bayikaki
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/recommendations-on-when-to-buy-baby-shoes-2633231
Diakses pada 28 November 2019
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/baby-shoes.html
Diakses pada 28 November 2019
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/baby-care/tips-buying-babys-first-shoes/
Diakses pada 28 November 2019
Paediatrics & Child Health. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2661351/
Diakses pada 14 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait