Sebelum Marah, Terapkan 5 Cara Menahan Emosi Ini

(0)
30 Jul 2020|Azelia Trifiana
5 tips untuk menahan emosi agar kondisi mental lebih sehatMarah adalah emosi yang sehat, namun mudah marah tidak
Meski terkesan negatif, kemarahan sebenarnya adalah bentuk emosi yang sehat. Namun menjadi tidak baik ketika kemarahan sudah mengintervensi cara seseorang mengambil keputusan hingga merusak hubungan dengan orang lain. Cara menahan emosi bagi tiap orang berbeda, bisa dengan terapi pernapasan hingga mencari pengalihan atau distraksi.Perlu diketahui pula marah yang berlebihan bisa berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental seseorang. Terlebih jika marah terjadi terus menerus dan menyebabkan produksi hormon stres meluap. Konsekuensinya bisa negatif terhadap kesehatan.

Cara menahan emosi

Setiap orang harus tahu betul cara menahan emosi atau anger management ketika kemarahan muncul. Tak akan mudah dan instan, namun setiap orang bisa menemukan cara menahan emosi yang paling sesuai dengan kondisinya.Beberapa cara menahan emosi bisa dilakukan dengan:

1. Validasi emosi

Validasi emosi apapun yang muncul adalah hal krusial, termasuk saat merasa marah. Ada tiga tahapan yang bisa dilakukan untuk mengendalikan rasa marah, yaitu:
  • Mengenali gejala saat mulai merasa marah
  • Beri waktu dan ruang untuk mengenali pemicu rasa marah
  • Aplikasikan teknik yang bisa membantu mengendalikan rasa marah
Biasanya, gejala awal saat merasa marah adalah detak jantung lebih cepat, rahang menjadi kaku, berkeringat, dan tubuh terasa tegang. Ketika sinyal ini muncul, kenali bahwa kemarahan sedang muncul.

2. Beri jeda

Saat merasa marah, cari waktu untuk mundur sejenak agar kemarahan tidak mendominasi. Caranya bisa beragam, seperti:
  • Menghitung 1-10
  • Berjalan kaki sejenak
  • Berkomunikasi dengan orang yang tidak berhubungan dengan pemicu kemarahan
Memberi jeda ini dapat membantu mengidentifikasi penyebab munculnya rasa marah. Jika sudah memiliki konselor atau psikolog yang bisa diajak bercerita tentang rasa marah, tak ada salahnya menghubunginya saat rasa marah muncul.

3. Teknik mengelola kemarahan

Seperti yang disebutkan di atas, cara menahan emosi bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Ada banyak teknik yang bisa dilakukan, seperti:
  • Tarik napas dalam-dalam
  • Meredakan ketegangan tubuh
  • Meditasi
  • Beraktivitas fisik
  • Mencari sasaran kemarahan yang aman (merobek koran, menghancurkan es batu, atau memukul bantal)

4. Mencari distraksi

Mencari distraksi juga bisa menjadi cara menahan emosi. Teknik ini bisa beragam, tergantung pada preferensi setiap orang. Ada yang memilih menyalurkannya dalam bentuk mendengarkan musik, menari, mandi, menggambar, menulis, atau apapun. aktivitas apapun yang bisa membantu seseorang melupakan dan memberi jarak dengan pemicu kemarahan.

5. Terapi

Terkadang, seseorang memerlukan terapi jika kemarahan terjadi dalam frekuensi dan durasi cukup tinggi. Terlebih jika kemarahan sudah menyebabkan hal negatif seperti menyakiti orang lain, menghancurkan benda-benda, atau berkata kasar.Ada kemungkinan seseorang menjadi pemarah karena pengaruh macam-macam gangguan psikologis seperti kepribadian ganda, adiksi pada alkohol, psychotic disorder, atau borderline personality disorder. Jika ini yang terjadi, bisa berkonsultasi pada psikiater atau support group dan mencari cara untuk mengatasinya.

Buat jurnal kemarahan

Apabila kemarahan kerap datang hingga mengganggu aktivitas atau hubungan dengan orang lain, ada cara efektif untuk mengenali polanya dengan membuat jurnal kemarahan. Tuliskan setiap episode kemarahan mulai dari apa yang terjadi sebelum, saat, dan setelah kemarahan usai.Tak lupa, tambahkan pula teknik apa yang dilakukan sebagai cara menahan emosi saat itu. Dengan mencatat semua ini, akan dikenali mana teknik yang efektif dan tidak untuk mengalihkan kemarahan.Dengan menulis jurnal, seseorang juga bisa mengidentifikasi dan mengubah pikirannya ke arah yang lebih positif. Seiring dengan kebiasaan, akan semakin mudah mengenali saat kemarahan datang dan menerapkan teknik untuk mengendalikan situasi.
gangguan mentalkesehatan mentalpola hidup sehat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/162035
Diakses pada 16 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/mental-health/how-to-control-anger
Diakses pada 16 Juli 2020
APA. https://www.apa.org/topics/anger/control
Diakses pada 16 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait