logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Jenis Suplemen Makanan yang Baik untuk Kesehatan dan Cara Mengonsumsinya

open-summary

Suplemen makanan berfungsi untuk menjaga nutrisi terpenuhi agar tubuh tetap sehat. Ada banyak suplemen kesehatan yang bisa dikonsumsi, mulai dari multivitamin hingga yang nonvitamin seperti minyak ikan. Namun, efek sampingnya juga perlu diperhatikan.


close-summary

4.56

(9)

27 Jan 2020

| Maria Natasha

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Suplemen makanan untuk gizi yang cukup

Meski bermanfaat, suplemen makanan bukanlah pengganti variasi makanan dengan gizi seimbang.

Table of Content

  • Apa saja contoh suplemen makanan yang bisa dikonsumsi?
  • Siapa saja yang membutuhkan suplemen makanan?
  • Adakah efek samping dari suplemen makanan?

Apa itu suplemen makanan? Suplemen makanan adalah produk yang dirancang untuk melengkapi gizi yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin, mineral, serat, asam amino, dan asam lemak. Biasanya, suplemen kesehatan ini dibutuhkan ketika kandungan gizi dari makanan yang kita konsumsi tidak memenuhi angka kecukupan gizi.

Advertisement

Anda bisa menemukan berbagai jenis produk suplemen kesehatan terbaik yang dijual bebas. Bisa berupa tablet, bubuk, kapsul, maupun minuman. Suplemen ini juga bisa direkomendasikan untuk melengkapi perawatan medis yang sedang dijalankan.

Baca Juga

  • Mengenal Likopen, Si Pemberi Warna pada Tomat Kaya Manfaat
  • 4 Jenis Vitamin Penting untuk Wanita
  • Mengenal Manfaat Omega-6 dan Kebutuhan Konsumsinya Setiap Hari

Apa saja contoh suplemen makanan yang bisa dikonsumsi?

Vitamin dan mineral dalam suplemen kesehatan sebenarnya juga tersedia pada makanan yang biasanya Anda santap. Namun, zat gizi ini dikemas dengan konsentrasi dan dosis tinggi. Misalnya, ekstrak bawang putih atau minyak ikan.

Adapun jenis dan manfaat suplemen makanan untuk tubuh berdasarkan jenisnya adalah:

1. Kalsium dan vitamin D

Suplemen kalsium dan vitamin D bisa membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah pengeroposan tulang. Secara keseluruhan, orang dewasa membutuhkan setidaknya 1.000 mg kalsium dalam satu hari.

Jumlah ini dapat ditingkatkan menjadi 1.200 mg untuk wanita di atas 50 tahun, serta untuk pria di atas 70 tahun.

Diskusikan dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi suplemen apa pun, termasuk suplemen kalsium untuk hasil yang optimal.

2. Asam folat

Suplemen asam lemak baik untuk ibu hamil karena dapat mengurangi risiko kelainan pada janin. Asam folat adalah vitamin B9 yang tidak bisa diproduksi secara alami oleh tubuh manusia sehingga membutuhkan bantuan asupan dari luar untuk dapat melengkapinya.

Anda dapat menemukan zat ini pada suplemen dan produk-produk yang sudah difortifikasi (diberi tambahan), seperti roti, susu, dan sereal.

3. Asam lemak omega 3 dari minyak ikan

Suplemen asam lemak omega-3 dari minyak ikan bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Omega-3 dibutuhkan untuk bisa mencapai kesehatan optimal. Mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3 seperti ikan sebanyak dua kali seminggu, sangat disarankan.

Jika Anda tidak suka mengonsumsi olahan ikan, Anda bisa mengonsumsi suplemen omega-3 yang tersedia di apotek. Konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui cara mengonsumsi omega 3 yang baik agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan atau komplikasi.

4. Multivitamin

Suplemen multivitamin dan mineral baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan tidak memberikan efek samping jika diminum sesuai aturan. Suplemen multivitamin mengandung vitamin, seperti vitamin A, C, D, E, asam folat, zat besi, zat tembaga, lutein, dan zeaksantin. Suplemen vitamin ini baik untuk menjaga kesehatan mata, dan meningkatkan fungsi otak. Selain itu, suplemen multivitamin ini tidak mengandung hormon, obat-obatan, maupun herbal.

5. Suplemen nonvitamin nonmineral (NVNM)

Selain multivitamin, suplemen makanan juga bisa didapatkan dari suplemen kesehatan nonvitamin nonmineral (NVNM). Jenis vitamin, minuman teh herba, dan teh hijau bukan termasuk kedalam jenis NVNM ini. Suplemen NVNM biasanya dikemas dalam bentuk kaplet, kapsul, maupun cairan. Anda bisa mendapatkan NVNM dari probiotik, minyak ikan, ginseng, glukosamin, hingga suplemen bawang putih.

Baca juga: 10 Suplemen Makanan Terbaik yang Cocok untuk Anak hingga Ibu Hamil dan Menyusui

Siapa saja yang membutuhkan suplemen makanan?

no caption
Ibu hamil dan menyusui membutuhkan suplemen makanan,
untuk mencukupi kebutuhan nutrisi.

Untuk beberapa kondisi, ahli kesehatan memang merekomendasikan konsumsi suplemen makanan. Sebab pada waktu tertentu, tubuh memerlukan tambahan nutrisi, yang belum bisa tercukupi hanya dari makanan.

Mereka yang memerlukan konsumsi tambahan suplemen salah satunya adalah:

  • Ibu hamil atau yang sedang menyusui
  • Kaum vegetarian
  • Individu yang memiliki kondisi alergi makanan atau intoleransi
  • Kaum lansia
  • Pasien dengan penyakit tertentu, misalnya kanker, penyakit ginjal, penyakit jantung, atau penyakit tulang

Makanan yang kita konsumsi memiliki susunan elemen nutrisi yang sangat beragam. Tidak hanya vitamin dan mineral, tetapi juga serat, nutrisi penting seperti karbohidrat, protein dan lemak, serta fitonutrien atau zat kimia dari sumber nabati. Elemen inilah yang digunakan tubuh untuk memenuhi kebutuhan kita.

Meskipun bisa membantu untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, suplemen kesehatan tetap tidak bisa menggantikan variasi makanan untuk memenuhi asupan gizi seimbang.

Tambahan makanan juga bukanlah obat, sehingga tidak memberikan efek penyembuhan secara medis. Jadi, suplemen kesehatan ini tidak bisa menurunkan tekanan darah atau menyeimbangkan kadar gula.

Baca juga: Bukan Hanya Vitamin C, Ini Jenis Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh

Adakah efek samping dari suplemen makanan?

no caption
Hati-hati, mengonsumsi vitamin C berlebihan bisa
meningkatkan risiko terhadap batu ginjal.

Suplemen makanan mengandung bahan aktif yang bisa memberikan efek pada tubuh. Sebaiknya, Anda selalu waspada akan kemungkinan munculnya efek samping negatif dari suplemen yang Anda konsumsi, atau jika baru pertama kali mengonsumsi suplemen jenis tertentu.

Efek samping yang terjadi juga bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari jenis suplemen yang diminum. Misalnya, suplemen pencernaan seperti probiotik bisa memicu alergi atau intoleransi laktosa. Sementara itu, dikutip dari penelitian, kelebihan vitamin C bisa menyebabkan penumpukan vitamin tersebut pada ginjal ,dan meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.

Minum suplemen kesehatan melebihi dosis tidak berarti lebih baik, malah bisa melampaui rekomendasi asupan harian. Overdosis suplemen ini akan membahayakan tubuh dan menimbulkan potensi keracunan. Berhati-hatilah terhadap mineral dan jenis vitamin yang larut dalam lemak, karena bisa menumpuk dalam sistem tubuh.

Berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya diingat saat mengonsumsi suplemen untuk kesehatan: 

  • Selalu ikuti petunjuk dari dokter Anda mengenai jenis, dosis dan waktu untuk mengonsumsinya.
  • Jika Anda mengonsumsi suplemen secara mandiri (tanpa rekomendasi dokter), ikuti petunjuk penggunaannya pada kemasan suplemen.
  • Catat penggunaan suplemen. Buatlah daftar jenis produk suplemen dan waktu konsumsinya. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya overdosis.
  • Catat reaksi tubuh yang terjadi secara signifikan setelah mengonsumsi suplemen, dan berkonsultasilah dengan dokter.

Sumber terbaik untuk mendapatkan nutrisi adalah dari makanan sehat. Namun, jika harus mengonsumsi suplemen, pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter. Jika terjadi efek samping terutama saat Anda mengkombinasikan suplemen kesehatan dengan obat, berkonsultasilah dengan dokter secepatnya. Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store. 

Advertisement

vitaminsuplemenzat gizi

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved