Sebagai Pasien, Perlukah Kita Memahami Cara Membaca EKG?

Cara membaca EKG memerlukan analisis dokter yang dikaitkan dengan keluhan pasien dan hasil pemeriksaan fisik
Cara membaca EKG cukup rumit dan hanya bisa dilakukan oleh dokter

Saat terdapat masalah atau gangguan di organ jantung, maka dokter biasanya akan menyarankan untuk mengikuti berbagai pemeriksaan. Elektrokardiogram atau EKG adalah salah satu tes yang paling sering disarankan untuk mengecek masalah pada organ jantung.

Cara membaca EKG tidak semudah pola-pola yang tertampil di layarnya, karena setiap pola memiliki artinya sendiri-sendiri. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara membaca EKG dengan tepat.

Bagaimana cara membaca EKG?

Hasil tes EKG membentuk pola-pola garis pada layar komputer. Cara membaca EKG hanya bisa dilakukan oleh dokter.

Alat elektrokardiogram atau EKG bekerja dengan cara membaca sinyal elektrik alami pada jantung selama periode waktu tertentu. Sinyal elektrik pada jantung inilah yang tugasnya menggerakkan otot jantung agar berkontraksi dan memompa darah ke seluruh bagian tubuh.

Otot-otot jantung yang berkontraksi menciptakan detak jantung. Normalnya, dalam satu menit jantung akan berdetak sebanyak 60-100 kali.

Cara membaca EKG dengan hasil yang tidak normal

Cara membaca EKG tentu membutuhkan analisis dokter

Cara membaca EKG tidak bisa dilakukan sendiri dan memerlukan analisis dokter yang akan mengaitkan keluhan pasien dengan hasil pemeriksaan fisik yang ditemukan. Hasil tes EKG yang tidak normal umumnya diakibatkan oleh penyakit atau gangguan tertentu.

Biasanya, hasil EKG yang tidak normal akan memiliki pola detak jantung yang tidak beritme atau memiliki ritme yang tidak teratur.

Saat jantung mengalami gangguan, gelombang-gelombang pada layar komputer akan membentuk pola yang tidak beraturan atau memiliki pola yang berbeda dari normalnya.

Indikasi melakukan tes EKG

Anda akan disarankan untuk menjalani tes EKG saat terdapat beberapa gejala gangguan fisik pada jantung, berupa:

  • Sakit di dada
  • Detak jantung yang tidak normal
  • Denyut nadi yang cepat
  • Kelelahan atau adanya penurunan kemampuan dalam beraktivitas
  • Pusing atau kebingungan
  • Sesak napas

Jika Anda tidak memiliki gejala tersebut, maka tes EKG tidak diperlukan. Namun, dokter akan menyarankan tes EKG sebagai langkah antisipasi jika ada riwayat sakit jantung dalam keluarga Anda.

Tes EKG umumnya dilakukan untuk mendeteksi ada tidaknya gangguan-gangguan pada organ jantung atau sebagai pemeriksaan perkembangan kesehatan jantung, seperti:

  • Gangguan pada ritme jantung
  • Masalah pada struktur jantung
  • Mengetahui seberapa efektif penanganan penyakit jantung yang telah diberikan
  • Penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah di jantung yang bisa memicu serangan jantung atau sakit di dada
  • Mendiagnosis serangan jantung
  • Mendeteksi jika ada kelainan elektrolit, seperti kalium dan kalsium yang tinggi.

Persiapan yang harus dilakukan sebelum menjalani tes EKG

Saat tes EKG, tubuh Anda akan ditempeli elektroda yang merekam aktivitas elektrik jantung

Sebelum menjalani pemeriksaan EKG, Anda tidak perlu memahami cara membaca EKG. Pada dasarnya, dokter yang lebih mengetahui cara membaca EKG dan akan memeriksa pola gelombang pada layar komputer.

Meskipun demikian, terdapat beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti pemeriksaan EKG, seperti:

  • Menggunakan pakaian dan celana yang mudah untuk dilepas karena dokter akan memasang elektroda pada kulit dada dan kaki
  • Hindari menggunakan lotion atau krim yang berminyak dan lengket pada hari pemeriksaan EKG karena lotion atau krim yang lengket dapat membuat elektroda sulit menempel pada kulit
  • Para pria sebaiknya mencukur bulu dada mereka agar elektroda bisa menempel pada kulit dan menangkap sinyal elektrik dengan lebih baik

Bagaimana prosedur tes EKG dilakukan?

Prosedur pemeriksaan EKG akan dimulai dengan Anda berbaring di tempat yang telah disediakan.

Setelahnya, Anda akan ditempelkan 10 elektroda pada kulit di bagian lengan, dada, dan kaki. Melalui elektroda tersebut, sinyal elektrik pada 12 bagian organ jantung Anda akan ditangkap dan ditampilkan pada layar komputer dalam bentuk pola-pola gelombang.

Keseluruhan prosedur pemeriksaan EKG akan memakan waktu kurang lebih 10 menit. Penampilan pola gelombang pada layar komputer hanya memakan waktu beberapa detik saja.

Ketika pola-pola gelombang sudah muncul di layar barulah dokter yang mengetahui cara membaca EKG akan menganalisis gangguan yang terjadi pada organ jantung Anda.

Kadangkala, dokter juga akan memeriksa kondisi jantung dengan EKG jenis lain, seperti monitor Holter, tes stres, dan sebagainya.

Apabila Anda mengalami gangguan atau masalah tertentu pada jantung, seperti sakit di dada, sesak napas, dan sebagainya, konsultasikan ke dokter untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan cara membaca EKG yang lebih rinci dan tepat.

Beat Heartbreak Forever. https://www.bhf.org.uk/informationsupport/how-a-healthy-heart-works
Diakses pada 31 Oktober 2019

Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/heart-health/understanding-the-ecg-reading-the-waves
Diakses pada 31 Oktober 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/expert-answers/heart-rate/faq-20057979
Diakses pada 31 Oktober 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/ekg/about/pac-20384983
Diakses pada 31 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/electrocardiogram-ekgs#1
Diakses pada 31 Oktober 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed