logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Memahami Penyebab Scabies pada Anak Beserta Gejala dan Cara Mengobatinya

open-summary

Scabies pada anak dapat terjadi ketika tungau Sarcoptes scabiei masuk ke dalam lapisan kulit untuk berkembang biak. Untuk mengobatinya, dokter bisa memberikan krim permetrin, salep sulfur, hingga kortikosteroid topikal.


close-summary

4.65

(20)

27 Jan 2022

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Scabies pada anak dapat menimbulkan gatal yang kadang lebih hebat dibandingkan pada orang dewasa

Scabies pada anak dapat menimbulkan gatal yang kadang lebih hebat dibandingkan pada orang dewasa

Table of Content

  • Penyebab scabies pada anak
  • Gejala scabies pada anak
  • Komplikasi scabies pada anak yang perlu diperhatikan
  • Cara mengobati scabies pada manusia
  • Berapa lama scabies bisa sembuh?
  • Cara mencegah scabies pada anak

Salah satu penyakit kulit yang sering terjadi pada anak-anak adalah scabies. Karena namanya belum familiar di telinga, mungkin sebagian orangtua bertanya-tanya, apa itu scabies?

Advertisement

Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu Sarcoptes scabiei. Kondisi yang juga dikenal sebagai kudis ini dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Untuk mengantisipasinya, mari kenali penyebab, gejala, dan cara mengobati scabies.

Penyebab scabies pada anak

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penyakit scabies disebabkan oleh kutu bernama Sarcoptes scabiei. Kutu berkaki delapan ini memiliki ukuran yang sangat kecil sehingga sulit dilihat.

Kutu scabies bisa masuk ke dalam lapisan atas kulit anak untuk berkembang biak dengan cara bertelur. Saat hal ini terjadi, kulit anak dapat bereaksi terhadap kutu dan kotorannya sehingga menyebabkan ruam merah dan gatal-gatal. 

Waspadalah, kutu scabies pada manusia mudah ditularkan dari satu orang ke orang lainnya. Penularan scabies yang paling umum adalah melalui kontak kulit secara langsung.

Tidak hanya itu, kutu penyebab scabies juga bisa ditularkan melalui:

  • Mebel atau perabotan rumah
  • Pakaian
  • Seprai.

Gejala scabies pada anak

gejala scabies pada anak
Gejala scabies pada anak.

Salah satu gejala scabies pada manusia yang paling umum adalah ruam kulit. Pada anak-anak, lokasi munculnya ruam tersebut berbeda-beda dan didasari oleh usia anak.

Scabies pada bayi atau anak berusia di bawah 2 tahun biasanya ditandai dengan kemunculan ruam di bagian kepala, leher, telapak tangan, dan telapak kaki.

Sementara itu, untuk anak berusia di atas 2 tahun, ruam scabies dapat muncul di berbagai area tubuh, seperti:

  • Tangan
  • Di sela-sela jari
  • Pergelangan tangan
  • Pinggul
  • Paha
  • Pusar
  • Area selangkangan
  • Dada
  • Ketiak.

Selain ruam, berikut adalah beberapa gejala penyakit scabies pada anak lainnya yang perlu diwaspadai.

Berbagai gejala kudis pada bayi atau anak di atas mungkin tidak langsung muncul saat ia terinfeksi oleh kutu Sarcoptes scabiei. Terkadang, dibutuhkan waktu sekitar 4-6 minggu setelah kutu penyebab scabies hinggap di kulit si kecil.

Komplikasi scabies pada anak yang perlu diperhatikan

scabies pada anak
Scabies pada anak.

Terdapat beberapa komplikasi scabies pada manusia jika kondisi ini tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat

Di dalam beberapa kasus yang parah, scabies dapat menyebabkan luka berkerak pada kulit anak. Kondisi ini dikenal dengan sebutan scabies Norwegia yang biasanya terjadi pada orang dengan imun lemah.

Hati-hati, kulit yang berkerak tersebut mengandung banyak kutu. Kondisi ini sulit diobati dan sangat menular.

Dikutip dari Very Well Health, lesi akibat scabies juga bisa terinfeksi bakteri, terutama jika penderitanya terus menggaruk-garuk lesi tersebut hingga menyebabkan luka terbuka. Bakteri infeksi memang tidak menular, tetapi bisa menyebar ke bagian kulit lain dan menyebabkan luka.

Perlu dipahami, infeksi bakteri di kulit membutuhkan jenis pengobatan yang berbeda dari scabies. Jika anak mengalami kulit kemerahan, pembengkakan, dan merasakan sensasi hangat di kulit, bisa jadi ia juga menderita infeksi bakteri bersamaan dengan scabies.

Cara mengobati scabies pada manusia

Scabies pada anak pada umumnya sama seperti scabies pada orang dewasa, dan hanya bisa diobati dengan obat-obatan yang diresepkan dokter. Beberapa kemungkinan obat yang dapat diberikan dokter, di antaranya:

1. Krim permetrin 5%

Krim permetrin biasanya menjadi pengobatan scabies lini pertama dari dokter. Krim ini dioleskan langsung ke kulit, dari leher hingga ke telapak kaki.

Setelah dioleskan, krim akan dibiarkan semalaman dan dibilas setelah 8-14 jam kemudian. Aplikasi berulang permetrin bisanya dianjurkan dokter 1-2 minggu setelah penggunaan pertama.

2. Salep sulfur 5-10%

Salep sulfur adalah salah satu salep scabies pada anak yang bisa dicoba. Salep ini aman digunakan untuk mengatasi scabies dan bisa digunakan sebagai salep scabies untuk bayi.

3. Antihistamin oral atau kortikosteroid topikal

Walaupun penyakit scabies pada manusia sudah bisa diatasi, terkadang rasa gatal masih menyiksa hari-hari si kecil. Untuk mengatasi masalah ini, dokter mungkin akan memberikan antihistamin oral, misalnya diphenhydramine.

Dokter juga bisa meresepkan obat penyakit scabies seperti ivermectin pada anak yang gejalanya tidak kunjung sembuh setelah pengobatan, mengalami scabies berkrusta atau luka yang mengering, dan scabies-nya sudah menutupi hampir seluruh bagian tubuh.

Pada satu minggu pertama selama menjalani pengobatan, gejala scabies pada anak dapat terlihat semakin parah. Namun, rasa gatal dapat berkurang setelah satu minggu. Umumnya, dibutuhkan waktu sekitar 4 minggu sampai scabies benar-benar sembuh.

Jika berbagai gejala scabies tidak kunjung hilang 4 minggu setelah pengobatan, ada baiknya Anda segera membawa anak ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga

Berapa lama scabies bisa sembuh?

Dikutip dari Healthline, kutu scabies bisa hidup di dalam manusia hingga 2 bulan lamanya. Ketika kutu ini telah keluar dari tubuh manusia, mereka umumnya akan langsung mati dalam waktu 3-4 hari.

Jika anak sedang menjalani berbagai pengobatan scabies, biasanya rasa gatal dan sensasi terbakar di kulit dapat dialami selama beberapa minggu setelah pengobatan dimulai. Sebab, telur dan sisa-sisa tungau masih ada di kulit meskipun sudah mati.

Anak juga masih bisa mengalami ruam dan iritasi hingga akhirnya lapisan kulit baru tumbuh.

Cara mencegah scabies pada anak

Setelah scabies pada anak berhasil diatasi, ada beberapa tips tambahan untuk mencegah masalah kulit ini atau mencegahnya menyebar:

Pastikan semua orang di rumah yang melakukan kontak dengan anak memperhatikan kondisi kulitnya. Apabila anak sering singgah di tempat penitipan anak, Anda disarankan untuk memberi tahu pengelola layanan tersebut.

  • Jaga kuku si kecil tetap terpotong dan bersih agar terhindar dari kutu atau telurnya.
  • Mencuci seprai, sarung bantal, dan selimut anak.
  • Segera kembali ke dokter jika gejala tidak mereda.

Penyakit scabies adalah kondisi medis yang tak boleh diremehkan. Jika berbagai gejala scabies bermunculan, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk memeriksakan kesehatan anak Anda.

Jika Anda ingin bertanya seputar scabies anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.

Advertisement

kesehatan anakkudisanak sakitkesehatan kulit

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved