logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Sariawan Saat Hamil, Apa Saja Penyebab dan Pengobatannya?

open-summary

Sariawan saat hamil adalah fase menantang yang bisa dirasakan oleh setiap ibu hamil. Kabar baiknya, sariawan saat hamil bukanlah kondisi serius dan dapat diobati dengan mudah.


close-summary

9 Jun 2020

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Sariawan saat hamil jangan dibiarkan begitu saja, segera atasi!

Sariawan saat hamil bisa membuat bumil merasa tidak nyaman.

Table of Content

  • Sariawan saat hamil, apa penyebabnya?
  • Gejala sariawan saat hamil
  • Cara mengatasi sariawan pada ibu hamil
  • Obat sariawan untuk ibu hamil
  • Cara mencegah sariawan saat hamil

Sariawan saat hamil bisa mengganggu para calon ibu, yang sedang menanti kehadiran Si Kecil yang ada di dalam perutnya. Biasanya, sariawan pada ibu hamil diakibatkan oleh perubahan hormon yang tak stabil dan menurunnya kekuatan sistem kekebalan tubuh.

Advertisement

Kabar baiknya, sariawan selama hamil bukanlah masalah yang harus dikhawatirkan dan dapat diobati dengan mudah. Oleh karena itu, kenali penyebab, gejala, dan cara pengobatannya yang efektif.

Baca Juga

  • Sebaiknya Ganti Sikat Gigi Berapa Bulan Sekali?
  • Saat Hamil 28 Minggu, Ini yang Terjadi pada Ibu dan Janin
  • Berbagai Penyebab Cairan Bening Keluar saat Hamil

Sariawan saat hamil, apa penyebabnya?

Sariawan saat hamil
Sariawan saat hamil

Ibu hamil membutuhkan asupan makanan sehat yang cukup, untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin di dalam rahim. Namun, jika sariawan menyerang, mengunyah pun bisa terasa menyakitkan.

Kondisi ini akan membuat ibu hamil jadi ogah makan dan akhirnya malah kekurangan nutrisi.

Mengetahui penyebab sariawan, bisa menolong para ibu untuk mendapatkan pengobatan terbaik dalam mengatasi sariawannya. Maka dari itu, kenalilah berbagai penyebab sariawan pada ibu hamil seperti berikut:

1. Stres

Jangan salah, stres ternyata menjadi penyebab sariawan selama hamil yang sering ditemui. Sebab, gangguan mental ini bisa meningkatkan risiko munculnya sariawan di mulut Anda.

2. Pola makan

Pola makan yang tidak sehat, tanpa melihat kandungan nutrisinya, bisa menyebabkan sariawan saat hamil. Maka dari itu, konsumsilah makanan yang mengandung vitamin seperti vitamin C dan zat mineral, seperti zinc, zat besi, atau vitamin B12.

Baca juga: Ini Manfaat dan Standar Kebutuhan Harian Vitamin C untuk Ibu Hamil

3. Kurang tidur

Hati-hati, kurang tidur juga bisa menyebabkan sariawan pada ibu hamil. Sebab, kurang tidur akan mendatangkan ketidakstabilan hormon di dalam tubuh, sehingga sariawan menyerang.

4. Perubahan pada sistem imun tubuh

Kehamilan juga bisa menyebabkan sistem imun tubuh melemah, sehingga sariawan jadi lebih mudah datang.

5. Perubahan hormon

Perubahan pada hormon yang begitu cepat bisa mengganggu komposisi kimiawi di dalam tubuh, sehingga sariawan tak terbendung.

Berbagai penyebab sariawan di atas sangat harus diwaspadai. Jika memang Anda merasakan beberapa penyebab di atas, berkonsultasilah dengan dokter segera dan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Gejala sariawan saat hamil

Gejala utama sariawan adalah munculnya luka terbuka di bagian mulut. Namun biasanya, terdapat beberapa gejala lain yang menemani kondisi ini:

  • Demam
  • Gatal di area yang terdampak sariawan
  • Sensasi terbakar di dalam mulut, terutama di lidah
  • Bau napas tak sedap
  • Sulit menelan makanan maupun minuman

Sariawan saat hamil di trimester ketiga, biasanya akan membuat ibu hamil merasa lelah. Maka dari itu, waspadai gejalanya

Baca juga: 14 Keluhan Ibu Hamil yang Umum dan Cara Mengatasinya

Cara mengatasi sariawan pada ibu hamil

Sariawan saat hamil
Sariawan pada ibu hamil

Biasanya, sariawan saat hamil akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun, rasa sakit yang membuat ibu hamil tak nyaman, tentu harus diatasi.

Ada beberapa cara mengobati sariawan di rumah, yang bisa jadi solusi mudah, seperti berkumur dengan air garam untuk membantu mengeringkan luka sariawan. Untuk menggunakannya, campurkan dua sendok garam dengan air hangat kemudian kumur beberapa kali hingga mulut terasa kesat.

Berkumur dengan campuran air dan soda kue pun dianggap ampuh dalam mengatasi sariawan. Sebab, soda kue dipercaya bisa mengembalikan kestabilan pH dan mengatasi peradangan.

Bukan hanya air garam dan soda, teh chamomile juga bisa menjadi bahan obat kumur yang mampu mengatasi sariawan. Ini karena kandungan azulene dan levomenol dalam tehnya.

Tidak hanya itu. Ada juga madu yang dikenal dengan komponen antibakteri dan anti inflamasinya. Madu bisa dioleskan ke sariawan untuk mengatasi rasa nyerinya atau kompres dengan es batu.

Agar lebih ampuh mengatasi sariawan, Anda bisa mengoleskan madu yang sudah dicampur dengan perasan jeruk nipis. Minum larutan jeruk nipis 3 kali sehari selama 2 hari juga dianggap bisa menjadi salah satu pilihan obat sariawan untuk ibu hamil yang alami.

Obat sariawan untuk ibu hamil

Mengatasi sariawan saat hamil juga bisa dengan mengonsumsi obat sariawan seperti suplemen berikut:

1. Suplemen vitamin B

Salah satu penyebab sariawan pada ibu hamil adalah bisa karena kekurangan vitamin B-12. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin B-12 setiap hari.

Dikutip dari Journal of The American Board Family, mengonsumsi 1000 mg vitamin B12 setiap hari bisa membuat Anda jarang mengalami sariawan dan luka dalam mulut.

2. Suplemen vitamin C

Sariawan pada ibu hamil juga bisa disebabkan karena kekurangan vitamin C. Terlebih, kebutuhan vitamin C saat hamil meningkat 10 mg perhari dari asupan normalnya, yakni menjadi 85 n per hari.

Untuk mengatasi sariawan, ibu hamil bisa mengonsumsi vitamin C dalam bentuk tablet hisap, atau tablet yang dilarutkan dalam air.

Baca juga: Inilah Pentingnya Mengonsumsi Asam Folat untuk Ibu Hamil

Cara mencegah sariawan saat hamil

Tentu saja ada beberapa cara untuk mencegah sariawan pada ibu hamil, yang bisa ibu hamil lakukan. Beberapa cara tersebut meliputi:

  • Tetap rutin minum air putih untuk menghidrasi tubuh
  • Tidur yang cukup
  • Menghindari makanan pedas
  • Menggunakan obat kumur untuk membunuh bakteri di dalam mulut
  • Mengonsumsi suplemen vitamin B12 jika disarankan dokter
  • Menyikat gigi secara teratur

Menjaga kebersihan mulut dan menjalani pola makan yang sehat, tentu akan membantu sistem imun tubuh terjaga saat hamil. Selain itu, hindarilah stres dengan melakukan yoga dan bermeditasi.

Ingatlah untuk selalu berkonsultasi pada dokter sebelum melakukan pengobatan atau rutinitas baru, selama kehamilan. Hal ini dilakukan untuk mencegah efek samping bagi Anda dan janin.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store. 

Advertisement

menjaga kehamilankehamilankesehatan mulutsariawan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved