Sama-sama Penting, Ini Perbedaan Asam Amino Esensial dan Non Esensial

Asam amino esensial dan non esensial sama-sama penting untuk tubuh
Asam amino esensial dan non esensial berperan dalam berbagai fungsi di tubuh

Pernah dengar kisah binaraga yang makan puluhan butir telur dalam sehari? Hal tersebut dilakukan karena telur mengandung banyak protein yang penting untuk membangun otot. Sementara itu, protein sendiri dibangun oleh asam amino yang bisa dibagi menjadi asam amnio esensial dan non esensial.

Selain berperan dalam membangun otot, komponen ini juga diperlukan agar tubuh bisa menjalankan berbagai fungsi lainnya. Asam amino esensial maupun non esensial, memang sama-sama penting untuk tubuh. Namun, memang ada beberapa hal yang membedakan jenis asam amino tersebut. Apakah itu?

Perbedaan asam amino esensial dan non esensial

Asam amino esensial dan non esensial adalah bahan baku protein
Asam amino esensial dan non esensial merupakan bahan baku protein

Asam amino adalah bahan baku pembentuk protein. Saat mengonsumsi makanan yang mengandung protein, sistem pencernaan tubuh akan memecahnya kembali menjadi asam amino. Pecahan-pecahan asam amino itulah yang akan digunakan oleh tubuh untuk menjalankan serangkaian fungsi penting.

Agar semua fungsi bisa berjalan dengan baik, dibutuhkan 20 jenis asam amino yang kemudian dapat dikelompokkan menjadi asam amino esensial dan non esensial. Berikut ini penjelasannya.

1. Asam amino non esensial

Dari total 20 jenis asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh, 11 di antaranya dikelompokkan sebagai asam amino non esensial. Meski disebut non esensial, bukan berarti jenis ini tidak penting untuk tubuh.

Nama tersebut diberikan karena jenis asam amino ini bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Sehingga, kita tidak perlu susah-susah untuk memenuhi kebutuhannya dari makanan dan minuman sehari-hari.
Kesebelas asam amino non esensial tersebut adalah:

  • Alanin
  • Arginin
  • Asparagin
  • Asam aspartat
  • Sistein
  • Asam glutamat
  • Glutamin
  • Glisin
  • Prolin
  • Serin
  • Tirosin

2. Asam amino esensial

Asam amino esensial adalah sembilan jenis asam amino yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Sehingga, Anda harus mengonsumsi asupan tertentu untuk memenuhinya. Sembilan jenis asam amino esensial adalah:

  • Histidin
  • Isoleusin
  • Leusin
  • Lisin
  • Metionin
  • Fenilalalin
  • Treonin
  • Triptofan
  • Valin

Mengapa asam amino penting untuk tubuh?

Asam amino dapat membantu membentuk otot
Asam amino dapat membantu membentuk otot

Asam amino adalah bagian yang tidak terpisahkan dari protein. Seperti yang kita tahu, protein merupakan komponen yang penting untuk tubuh. Dikelompokkan sebagai makronutrien, protein berperan dalam pembentukan otot serta merupakan salah satu bahan utama pembentuk otak, sel saraf, darah, rambut, hingga kuku.

Masing-masing bagian dari asam amino juga mengemban fungsi dan manfaat untuk tubuh, seperti:

  • Berperan dalam produksi energi
  • Membantu pembentukan kolagen dan elastin yang baik untuk kesehatan kulit dan jaringan ikat
  • Berperan dalam metabolisme lemak dan sistem pertahanan tubuh.
  • Membantu mengatur kadar gula darah
  • Mempercepat dimulainya proses penyembuhan luka
  • Membantu produksi hormon pertumbuhan
  • Berperan dalam pembentukan histamin yang penting untuk fungsi seksual serta siklus tidur

Dilihat dari berbagai perannya yang penting untuk tubuh, maka bukan hanya atlet atau binaraga yang harus mengonsumsi cukup asam amino dan protein. Agar semua fungsi penting di tubuh bisa berjalan dengan baik, pastikan untuk memasukkan makanan yang mengandung asam amino esensial ke dalam menu harian Anda.

Kekurangan kadar asam amino di tubuh pun berisiko menimbulkan berbagai kondisi gangguan, seperti:

  • Lemahnya sistem imun
  • Gangguan pencernaan
  • Depresi
  • Gangguan kesuburan
  • Tidak fokus dengan keadaan sekitar
  • Gangguan pertumbuhan pada anak-anak

Sumber makanan yang mengandung asam amino

Makanan sumber asam amino esensial
Daging, susu, telur, bisa jadi sumber asam amino yang baik

Karena asam amino non esensial sudah bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, maka Anda tinggal memenuhi kebutuhan asam amino esensial. Berikut ini jenis-jenis makanan yang bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan asam amino di tubuh.

  • Daging
  • Telur
  • Kacang kedelai
  • Ikan
  • Ayam
  • Biji-bijian dan kacang-kacangan
  • Keju
  • Jamur
  • Sayur-sayuran
  • Susu
  • Gandum

Selain makanan-makanan di atas, masih ada banyak jenis makanan yang bisa Anda konsumsi untuk memenuhi kebutuhan asam amino di tubuh. Intinya, selama makanan tersebut memiliki protein, maka kandungan asam amino pun akan mengikuti di dalamnya.

Catatan dari SehatQ

Asam amino esensial dan non esensial adalah komponen yang penting untuk tubuh. Selain membantu dalam membentuk otot, asam amino juga berperan dalam berbagai fungsi penting di tubuh, seperti mengatur gula darah dan fungsi seksual.

Perbedaan asam amino esensial dan non esensial terletak pada sumbernya. Asam amino non esensial bisa diproduksi tubuh. Namun tidak demikian halnya dengan asam amino esensial. Anda bisa mendapatkan asam amino esensial dari makanan yang mengandung protein.

Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/what-are-amino-acids-2242021
Diakses pada 29 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/essential-amino-acids
Diakses pada 29 Januari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324229.php#incorporating-essential-amino-acids-into-the-diet
Diakses pada 29 Januari 2020

Medicinet. https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=22839
Diakses pada 29 Januari 2020

Artikel Terkait