Salep Antibiotik untuk Obati Impetigo pada Kulit, Apakah Manjur?

Selain salep antibiotik, ada antibiotik oral yang bisa digunakan untuk mengatasi infeksi kulit impetigo.
Salep antibiotik bisa menjadi pilihan untuk mengobati impetigo pada kulit anak.

Anak-anak lebih rentan mengalami penyakit dibandingkan orang dewasa. Salah satu penyakit kulit yang dapat dialami bayi dan anak-anak adalah impetigo. Impetigo adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri staphylococcus dan streptococcus.

Gejala awal dari impetigo adalah munculnya ruam merah pada kulit, yang akan berubah menjadi luka melepuh yang berisi cairan. Luka merah tersebut nantinya akan pecah dan meluas. Sementara itu, kulit pada bekas luka akan mengeras atau berkerak, dan warnanya berubah kuning kecokelatan.

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan penggunaan obat salep antibiotik untuk impetigo. Infeksi impetigo sebenarnya dapat ditangani dengan mudah. Perawatan bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman, memperbaiki penampilan kulit, serta mencegah penularan infeksi dan munculnya infeksi datang lagi.

krim

Apa saja kandungan salep antibiotik untuk obati impetigo?

Ada jenis salep antibiotik dengan kandungan bacitracin dan neomycin. Namun, salep tersebut tidak efektif dalam menyembuhkan impetigo.

Untuk mengatasi impetigo, dokter bisa meresepkan salep antibiotik, yang biasanya akan membuat penderita penyakit kulit tersebut merasa lebih baik dalam waktu tujuh hari. Salep antibiotik dengan kandungan aktif berikut ini, biasanya direkomendasikan dokter untuk mengatasi impetigo:

  • Mupirocin calcium 2,15%:

    Efektivitas mupirocin tidak kalah dari obat antibiotik oral (yang diminum) seperti dicloxacillin, cephalexin, dan ampicillin. Bahkan, salep untuk impetigo berupa mupirocin dan asam fusidat lebih efektif menangani impetigo daripada obat antibiotik erythromycin yang dikonsumsi secara oral.
  • Gentamicin sulfat 3%:

    Gentamicin salep yang mengandung antibiotik golongan aminoglikosida ini juga dapat digunakan sesuai petunjuk dokter.
  • Fusidic acid 20mg:

    Selain mupirocin dan gentamicin, salep asam fusidat pun bisa menjadi pilihan untuk mengobati impetigo.

Sebelum mengoleskan salep, sebaiknya Anda membersihkan bagian yang terinfeksi lebih dahulu. Tujuannya, agar salep antibiotik bisa meresek ke dalam kulit dengan baik.

Selain itu, sebaiknya Anda memakai sarung tangan lateks sebelum mengoleskan salep impetigo pada kulit. Jangan lupa untuk mencuci tangan setelahnya. Langkah ini penting untuk menjaga kebersihan tangan, sekaligus menghambat penyebaran bakteri penyebab penyakit.

Ini cara menggunakan salep antibiotik untuk sembuhkan impetigo

Sebelum mengoleskan salep yang digunakan untuk impetigo terlebih dahulu bersihkan kulit yang mengeras. Caranya, basuh kulit dengan sabun antibakteri, kemudian bilas hingga bersih. Selanjutnya, keringkan dengan kain maupun handuk dengan lembut. Kemudian, oleskan salep antibiotik.

Sebagai orangtua, Anda bisa menghambat penyebaran bakteri pada kulit Si Kecil, dengan mencampurkan cairan antibakteri ke adalam air mandi anak. Cairan antiseptik yang bisa dengan mudah Anda beli di pasar swalayan maupun apotek ini memang mampu menghilangkan kuman. Namun, efektivitasnya dalam mengobati infeksi, belum terbukti secara ilmiah.

Selain salep, ada obat antibiotik oral untuk impetigo

obat antibiotik

Penanganan impetigo tidak hanya sebatas dilakukan melalui penggunaan salep antibiotik. Ada obat minum atau obat oral yang dapat menjadi pilihan. Impetigo parah, dengan jenis impetigo bulosa, memerlukan kombinasi pengobatan menggunakan salep antibiotik serta obat oral.

Beberapa jenis antibiotik oral yang ampuh untuk impetigo adalah antibiotik golongan penisilin dan cephalosporins. Obat antibiotik oral ini dapat digunakan untuk mengobati impetigo parah, termasuk yang sensitif terhadap salep. Pemberian antibiotik secara oral dapat dilakukan selama kurang lebih tujuh hari.

Obat antibiotik untuk impetigo yang diberikan harus dikonsumsi sampai habis sesuai dengan dosis yang telah diberikan oleh dokter, untuk benar-benar melawan bakteri penyebab infeksi.

Berdasarkan efektivitasnya, antibiotik penicillin V dan amoxicillin kurang efektif jika dibandingkan dengan obat cephalosporins, cloxacillin, dan amoxicillin, ketika digunakan untuk mengatasi infeksi. Sementara itu, obat cefuroxime ternyata lebih efektif dibandingkan dengan obat erythromycin.

Jika penderita mengalami infeksi dari bakteri tertentu, seperti bakteri stafilokokus yang resisten terhadap obat, maka dokter akan memberikan antibiotik lain, seperti penicillin atau trimethoprim-sulfamethoxazole.

Namun, Anda juga harus mewaspadai efek samping penggunaan obat antibiotik oral. Dalam penggunaan obat antibiotik secara oral untuk mengobati infeksi, terutama obat antibiotik erythromycin, ada efek samping yang mungkin muncul, seperti mual. Sementara itu, salep antibiotik biasanya tidak menimbulkan efek samping ini.

Apa yang terjadi jika impetigo tidak segera ditangani?

Saat anak mengalami impetigo, tentunya Anda harus segera melakukan perawatan hingga kondisi kulitnya pulih. Sebab jika tidak segera ditangani, impetigo bisa memicu sejumlah komplikasi.

Tidak hanya bekas luka, impetigo bisa menimbulkan berbagai komplikasi yang serius bila tidak segera ditangani. Salah satunya adalah masalah pada ginjal. Komplikasi ini muncul ketika bakteri pemicu impetigo menyerang dan merusak ginjal.

Selain itu, komplikasi lain yang bisa terjadi adalah selulitis atau infeksi pada bagian bawah kulit, yang bisa menyebar sampai ke pembuluh darah dan kelenjar getah bening. Kondisi ini sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa.

hidung terluka

Lakukan ini untuk mencegah impetigo

Pencegahan impetigo tidaklah sulit dilakukan. Yang menjadi kunci adalah menjaga kebersihan kulit. Jika terdapat luka atau gigitan serangga di kulit, segera cuci luka dan gigitan serangga tersebut.
Berikut ini langkah-langkah yang penting dilakukan, agar anak terhindar dari impetigo.

  • Potong kuku anak agar anak kulitnya tidak terluka saat tergaruk.
  • Biasakan anak untuk mencuci tangan.
  • Pastikan anak tidak keluar rumah sampai impetigo sudah sembuh sepenuhnya
  • Cuci luka akibat impetigo menggunakan sabun lembut dan air yang mengalir secara perlahan. Setelahnya, balut luka impetigo dengan perban.
  • Cuci pakaian seprai, serta handuk setiap hari.
  • Pastikan penderita impetigo menggunakan pakaian, seprai, dan handuknya sendiri. Jangan berbagi dengan orang lain.

Catatan dari SehatQ

Jangan sembarangan membeli salep antibiotik maupun obat untuk mengatasi impetigo pada Si Kecil. Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan resep salep antibiotik, maupun obat lain yang diperlukan, agar anak bisa sembuh dari penyakit kulit tersebut.

American Family Physician. https://www.aafp.org/afp/2007/0315/p859.html#afp20070315p859-b4
Diakses pada 10 Mei 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/impetigo/symptoms-causes/syc-20352352
Diakses pada 10 Mei 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/162945.php
Diakses pada 10 Mei 2019

MedicineNet. https://www.medicinenet.com/impetigo/article.htm#what_is_impetigo_what_causes_impetigo
Diakses pada 10 Mei 2019

Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/965254-treatment
Diakses pada 10 Mei 2019

World Health Organization. https://www.who.int/ceh/risks/en/
Diakses pada 10 Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed