Kandungan Bahan Aktif Salep Jerawat Paling Ampuh yang Bisa Didapat di Apotek


Salep jerawat paling ampuh di apotik adalah benzoil peroksida, asam salisilat, retinoid, dan lainnya. Salep untuk menghilangkan jerawat ini bisa digunakan pada malam hari sesuai dosis yang dianjurkan.

(0)
Salep jerawat adalah obat yang digunakan untuk mengobati jerawatSalep jerawat adalah obat luar yang cara pakainya langsung dioleskan ke permukaan kulit yang berjerawat
Munculnya jerawat tentu sangat mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Salep jerawat adalah salah satu cara untuk mengobati jerawat dengan tepat. Salep penghilang bekas jerawat merupakan obat oles yang cara penggunaannya dioleskan langsung ke permukaan kulit yang berjerawat.

Pilihan salep jerawat paling ampuh yang bisa didapat di apotek dan resep dokter

Salep jerawat adalah obat jerawat ampuh yang bisa digunakan untuk mengobati jerawat yang membandel. Cara memilih salep untuk jerawat tentu menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, salah memilih salep untuk jerawat justru dapat memperparah kondisi jerawat yang Anda miliki. Salep jerawat di apotik bisa Anda peroleh secara bebas atau menebusnya melalui resep dokter. Berbagai jenis salep jerawat apotik memiliki kandungan bahan aktif dan cara kerja yang berbeda-beda.Lantas, apa saja jenis salep jerawat di apotik yang ampuh meredakan kondisi jerawat Anda? Berikut adalah pilihan selengkapnya.

1. Salep benzoil peroksida (benzoyl peroxide)

Salep jerawat benzoyl peroxide atau benzoil peroksida dapat Anda temukan di apotek, baik dengan atau tanpa resep dokter. Benzoil peroksida bekerja dengan membunuh bakteri penyebab jerawat dan mencegah sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori. Bagi kebanyakan orang, benzoil peroksida adalah obat jerawat ampuh untuk mengobati jerawat skala ringan hingga sedang. 
Salep jerawat yang ampuh adalah mengandung benzoil peroksida
Benzoil peroksida bisa digunakan untuk jerawat ringan hingga sedang
Salep untuk menghilangkan jerawat kandungan benzoyl peroxide yang dijual bebas biasanya memiliki konsentrasi 2,5-10 persen untuk mengobati jerawat. Sedangkan, salep benzoil peroksida dengan resep dokter umumnya mengandung dosis obat yang lebih kuat. Obat jerawat ampuh ini bisa dioleskan sendiri, tetapi juga dapat diresepkan dengan jenis obat jerawat lain, seperti clindamycin, erythromycin, dan adapalene.Pengobatan jerawat dengan benzoil peroksida biasanya membutuhkan waktu hingga enam minggu lamanya. Pada awal pemakaian salep benzoyl peroxide, jerawat Anda mungkin akan bertambah parah. Kulit wajah pun bisa memerah, kering, terasa perih, dan mengelupas sebagai efek sampingnya. Namun, tak perlu khawatir karena reaksi tersebut merupakan hal yang normal dan merupakan proses dari penyembuhan jerawat. 
Penggunaan salep jerawat bisa menimbulkan efek samping
Kulit kering dan mengelupas adalah efek samping penggunaan salep jerawat
Jika Anda memiliki jenis kulit yang sangat sensitif, Anda bisa meminimalisasi kulit kering dan mengelupas dengan cara mengoleskan pelembap terlebih dahulu baru menggunakan obat oles jerawat benzoil peroksida. Kemudian, jangan lupa untuk menggunakan tabir surya setelah mengoleskan salep ini, terutama jika Anda hendak ke luar rumah. Pasalnya, penggunaan benzoyl peroxide dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar ultraviolet (UV).Gunakan ketiga lapisan produk tersebut dengan jarak waktu sekitar 10 menit agar dapat meresap ke dalam kulit secara sempurna.

2. Salep asam salisilat

Salep jerawat paling ampuh berikutnya adalah asam salisilat.Jenis salep untuk menghilangkan jerawat ini bisa Anda temukan di apotek untuk mengobati jerawat yang tingkat keparahannya bersifat sedang. Manfaat asam salisilat untuk jerawat adalah membantu menjaga pori-pori kulit agar tetap bersih dan mencegahnya dari penyumbatan sel-sel kulit mati. Anda bisa membeli salep untuk menghilangkan jerawat kandungan asam salisilat dengan kisaran dosis mulai dari 0,5% hingga 5% tanpa resep dokter di apotek.Obat jerawat ampuh mengandung asam salisilat sebaiknya digunakan secara rutin, terutama saat Anda sedang berjerawat. Jika Anda berhenti menggunakannya, maka penyumbatan pori-pori dapat terjadi dan jerawat pun bisa muncul kembali. Beberapa efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan obat jerawat ini adalah kulit kering, terasa perih, hingga iritasi. Sama seperti benzoil peroksida, asam salisilat untuk jerawat juga dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar UV. Baca Juga: Obat Jerawat Alami yang Bisa Digunakan untuk Mengobati Jerawat

3. Salep retinoid

Retinoid merupakan salep jerawat apotik lainnya yang bisa Anda gunakan. Retinoid adalah turunan dari vitamin A yang memiliki efek antiradang untuk membantu mengobati jerawat membandel. Retinoid umumnya digunakan untuk mengobati komedo (whitehead dan blackhead) dan jenis jerawat dengan tingkat keparahan ringan hingga sedang. Retinoid bekerja dengan mengangkat sel-sel kulit mati sekaligus merangsang pertumbuhan sel kulit baru, mengurangi produksi minyak (sebum) di wajah, dan membuka pori-pori kulit yang tersumbat. 
Penggunaan salep jerawat retinoid harus sesuai resep dokter
Penggunaan retinoid harus diiringi dengan pemakaian sunscreen
Retinoid termasuk jenis obat jerawat ampuh yang wajib ditebus dengan resep dokter. Takaran dosis dan penggunaannya pun harus sesuai dengan arahan dari dokter spesialis kulit. Beberapa jenis retinoid yang umum digunakan adalah Retin-A, tretinoin, dan tazarotene. Obat topikal ini bisa diresepkan sendiri, atau diresepkan dengan jenis salep untuk menghilangkan jerawat lainnya, seperti antibiotik, benzoil peroksida, dan asam salisilat.Biasanya, retinoid dipakai di malam hari baik dalam bentuk krim, gel, atau losion.Penggunaan salep retinoid untuk jerawat dapat menyebabkan kulit kering, terasa sensasi seperti terbakar, hingga meningkatkan sensitivitas terhadap paparan sinar matahari.  Oleh sebab itu, Anda perlu menggunakan tabir surya jika menggunakan retinoid sebagai obat jerawat ampuh guna mencegah risiko kulit terbakar.

4. Salep antibiotik

Sama halnya seperti obat antibiotik oral, salep antibiotik untuk jerawat juga bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri.Salep antibiotik untuk jerawat bekerja dengan mematikan bakteri Propionibacteria acnes, atau P. acnes yang menyebabkan jerawat.Salep antibiotik umumnya digunakan untuk mengobati jerawat bertaraf ringan hingga agak parah atau yang sudah meradang. Ada berbagai jenis salep antibiotik, tetapi yang paling sering diresepkan oleh dokter untuk mengobati jerawat adalah clindamycin dan erythromycinTetracycline juga bisa diresepkan, tetapi tergolong jarang karena efek sampingnya bisa menyebabkan kulit menjadi kuning. 
Salep jerawat antibiotik juga bisa menjadi pilihan obat jerawat lainnya
Salep jerawat antibiotik harus sesuai resep dokter
Pengobatan jerawat menggunakan salep antibiotik akan bekerja secara optimal apabila dikombinasikan dengan jenis obat topikal lainnya. Hal ini karena antibiotik bekerja lebih lambat dalam mengobati jerawat apabila dibandingkan dengan jenis obat jerawat ampuh lainnya. Salep antibiotik bisa digunakan bersamaan dengan salep benzoil peroksida, krim retinoid, spironolactone, atau pil kontrasepsi (pil KB) untuk jenis jerawat yang bersifat hormonal.Menggabungkan penggunaan salep antibiotik dengan obat topikal bisa membuat pengobatan jerawat berjalan secara efektif. Penting diketahui risiko efek samping penggunaan salep antibiotik adalah iritasi kulit, kulit kemerahan, sensasi panas seperti terbakar, dan kulit mengelupas. 

5. Salep asam hidroksi alfa (AHA)

Salep penghilang bekas jerawat lainnya adalah asam hidroksi alfa atau Alpha-hydroxy acids (AHA)Jenis kandungan yang sering terdapat dalam berbagai produk perawatan kecantikan kulit ini juga dapat mengobati jerawat. AHA bekerja mengobati jerawat dengan menghilangkan sel-sel kulit mati penyebab jerawat sekaligus mengurangi peradangan.Asam hidroksi alfa juga merangsang pertumbuhan kulit baru sehingga bekas jerawat dapat tersamarkan dan membuat tampilan pori-pori kulit wajah lebih kecil. Dari berbagai jenis turunan kandungan AHA dalam obat jerawat, asam glikolat dan asam laktat diyakini ampuh dalam mengobati jerawat karena dapat mengurangi bekas jerawat.  Efek obat jerawat AHA membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 bulan agar terlihat hasil yang optimal. Penggunaan salep untuk menghilangkan jerawat kandungan AHA harus konsisten. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka proses pengobatan jerawat bisa memakan waktu lebih lama. 

6. Salep jerawat mengandung sulfur

Kandungan sulfur dalam obat jerawat juga ampuh mengobati jerawat. Cara kerja sulfur atau belerang yang terdapat pada obat jerawat oles mirip dengan benzoil peroksida dan asam salisilat. Namun, penggunaan belerang pada kulit dapat menghasilkan kulit yang lebih lembut dibandingkan kedua zat sebelumnya. Sulfur memiliki zat antimikroba yang dapat membantu membasmi bakteri penyebab jerawat, mencegah produksi sebum berlebih pada kulit yang dapat menyebabkan jerawat, dan mengeringkan sel-sel kulit mati sehingga mencegah sumbatan pori-pori.Penggunaan sulfur untuk mengobati jerawat dapat menyebabkan kulit wajah menjadi kering. Tak hanya itu, beberapa produk obat jerawat yang mengandung sulfur juga memiliki bau menyengat. 

7. Salep asam azaleat 

Jika jenis salep obat jerawat ampuh lainnya dianggap sulit menyembuhkan jerawat, salep dengan kandungan asam azaleat atau asam azelaic mungkin dapat menjadi pilihan. Salep jerawat paling ampuh ini memiliki sifat antimikroba dan antiradang yang diyakini efektif untuk mengobati jerawat sekaligus mencegahnya muncul kembali di kemudian hari. Selain itu, asam azaleat juga bermanfaat untuk membersihkan pori-pori kulit dari bakteri penyebab jerawat. Kendati demikian, jenis salep untuk menghilangkan jerawat ini sebenarnya jarang menjadi anjuran pertama dari dokter spesialis kulit. Pasalnya, cara kerja asam azaleat yang cenderung lebih lama dalam menghilangkan jerawat. Jika Anda menggunakan salep buat jerawat ini, oleskan setidaknya dua kali sehari, atau ikuti dosis dan petunjuk yang diberikan dokter kulit. Penggunaan asam azaleat dapat menyebabkan berbagai efek samping, seperti sensasi kulit terbakar, kulit kering, memerah, dan mengelupas. Baca Juga: Selain Salep Jerawat, Ini Pilihan Pengobatan Jerawat Lainnya

Cara menggunakan salep untuk jerawat agar hasilnya efektif

Salep jerawat harus digunakan sesuai dosis yang dianjurkan
Gunakan obat jerawat pada malam hari sebelum tidur
Setelah mendapatkan salep jerawat di apotik yang ampuh sesuai jenis jerawat, pastikan Anda menggunakannya dengan tepat. Berikut adalah beberapa cara menggunakan salep jerawat ampuh yang perlu diketahui. 

1. Lakukan tes pada kulit

Sebelum mengoleskan salep jerawat ampuh, pastikan Anda melakukan tes pada kulit terlebih dahulu. Sebab, meski diyakini ampuh mengobati jerawat, salep jerawat apotik mungkin saja dapat menimbulkan reaksi berbeda pada setiap jenis kulit. Untuk mengeceknya, Anda bisa mengoleskan sedikit salep obat jerawat selama 3 hari berturut-turut. Jika Anda mengalami reaksi alergi, seperti kulit kemerahan, terasa gatal, hingga ruam, sebaiknya hentikan penggunaan. Sebaliknya, apabila tidak ada tanda-tanda alergi pada kulit, Anda dapat menggunakannya sebagai salep penghilang bekas jerawat.

2. Bersihkan area kulit

Cara menggunakan salep untuk jerawat yang tepat adalah membersihkan area kulit terlebih dahulu dengan sabun kandungan ringan. Kemudian, keringkan kulit menggunakan handuk bersih dengan cara menepuk-nepuknya perlahan. 

3. Gunakan pada kulit yang terdapat jerawat

Pastikan Anda menggunakan salep bekas jerawat hanya pada area kulit yang terdapat jerawat. Hindari area mata, hidung, mulut, atau selangkangan guna mencegah timbulnya iritasi kulit. Sebaiknya, jangan menggunakan salep bekas jerawat pada kulit yang terluka atau mengalami ruam. Sebaiknya gunakan salep jerawat apotik hanya di malam hari. Beberapa kulit berjerawat mungkin akan mengalami iritasi saat menggunakan obat jerawat di pagi hari. Cara menggunakan salep jerawat biasanya dilakukan 1-2 kali dalam sehari, atau gunakan sesuai anjuran dari dokter. Penggunaan salep penghilang bekas jerawat lebih dari dosis yang dianjurkan belum tentu dapat mengobati jerawat sepenuhnya. Sebab, bisa jadi efek samping yang ditimbulkan akan semakin meningkat. Orang yang mengalami masalah jerawat parah sebaiknya perlu bersabar dalam melakukan pengobatan jerawat hingga menemukan kombinasi obat jerawat yang paling ampuhPastikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit terlebih dahulu guna menentukan salep jerawat yang sesuai dengan tipe kulit dan tingkat keparahan kondisi jerawat Anda. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut seputar pengobatan jerawat lainnya. Caranya, unduh sekarang di App Store dan Google Play.
jerawatpengobatan jerawat
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/acne-photos/11-proven-ways-to-treat-acne.aspx
Diakses pada 29 Desember 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acne/in-depth/acne-products/art-20045814
Diakses pada 29 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/alpha-hydroxy-acid#treat-or-prevent-acne
Diakses pada 29 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/azelaic-acid-acne#how-to-use
Diakses pada 29 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/sulfur-for-acne#how-it-works
Diakses pada 29 Desember 2019
Web Md. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/understanding-acne-treatment#1
Diakses pada 29 Desember 2019
Web Md. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1527/sulfur
Diakses pada 29 Desember 2019
Web Md. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/acne-treatments-that-work#1
Diakses pada 29 Desember 2019
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/all-about-benzoyl-peroxide-15861
Diakses pada 29 Desember 2019
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/acne-treatment-with-topical-retinoids-1069599
Diakses pada 29 Desember 2019
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/how-to-choose-an-otc-acne-treatment-product-15848
Diakses pada 29 Desember 2019
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/topical-antibiotics-15622
Diakses pada 29 Desember 2019
Web Md. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-173206/advanced-acne-spot-treatment-topical/details
Diakses pada 14 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait