Salep Antibiotik untuk Luka, Mana yang Paling Efektif?

(0)
06 Nov 2020|Azelia Trifiana
Salep antibiotik dapat mencegah bakteri pada lukaSalep antibiotik digunakan untuk mengobati luka
Penting untuk tahu kapan harus menggunakan salep antibiotik untuk luka. Jika tidak, luka terbuka bisa menjadi gerbang masuk bakteri dan mengakibatkan infeksi. Jenis obat seperti Bacitracin dan Neosporin umumnya dipakai untuk pertolongan pertama pencegah infeksi.Mana antibiotik yang paling efektif bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Untuk memastikan berapa dosis yang tepat serta jenis obatnya, konsultasikan dengan dokter.

Jenis salep antibiotik untuk luka

Beberapa jenis antibiotik oles dijual dalam bentuk salep, balsam, bubuk, dan juga semprot. Jenis yang umumnya digunakan untuk mengatasi luka adalah:

1. Bacitracin

Bacitracin adalah merek dagang obat yang kandungan utamanya bacitracin saja. Di dalamnya, ada kandungan aktif antibiotik yang mencegah infeksi saat mengalami luka ringan. Namun apabila luka lebih dalam dan parah, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakan Bacitracin.Kandungan antibiotik dalam Bacitracin membantu menghentikan pertumbuhan bakteri. Cara penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk yang ada di kemasannya.Lebih jauh lagi, efek samping penggunaan Bacitracin bisa ringan hingga serius. Contoh yang ringan seperti muncul ruam dan gatal. Sementara efek samping cukup berat bisa mengganggu proses menelan dan bernapas.

2. Neosporin

Berbeda dengan Bacitracin, salep antibiotik Neosporin mengandung bacitracin, neomycin, dan polymixin B. Selain itu, Neosporin lebih sering menyebabkan reaksi alergi pada penggunanya. Namun, obat ini tetap aman digunakan dan efektif pada sebagian orang.Cara kerja obat Neosporin lebih besar dibandingkan dengan Bacitracin. Tak hanya menghentikan pertumbuhan bakteri pada luka, Neosporin juga membasmi bakteri yang sudah ada sebelumnya. Jenis bakteri yang dapat dilawan juga lebih banyak ketimbang Bacitracin.

3. Polysporin

Obat ini juga digunakan untuk mengobati luka terbuka ringan sekaligus mencegah terjadinya infeksi. Cara kerjanya adalah dengan mencegah hingga menghentikan pertumbuhan bakteri. Kandungan aktif di dalam Polysporin adalah bacitracin dan polymyxin B.Namun, Polysporin hanya boleh digunakan pada luka kecil terbuka saja, tidak untuk luka dalam, gigitan hewan, dan luka bakar serius. Selain dalam bentuk salep atau balsam, Polysporin juga tersedia dalam bentuk bubuk.Pilihan jenis salep antibiotik untuk luka mana yang paling efektif tentu berbeda pada tiap orang. Asal mula luka dan seberapa parah kondisinya juga turut berpengaruh pada proses pemulihan.Mengingat beberapa jenis obat di atas bisa dibeli bebas tanpa resep dokter, pastikan sudah tahu betul cara penggunaannya. Jika masih ragu apakah luka yang dialami aman hanya diatasi dengan obat-obatan di atas, tanyakan kepada ahlinya.

Cara tepat menggunakan salep antibiotik

obat krim
Meskipun beberapa jenis salep antibiotik bisa dibeli tanpa harus resep dokter, penggunaannya harus benar-benar tepat. Mengaplikasikan semakin banyak bukan berarti semakin efektif.Bahkan, penggunaan berlebihan dapat mengakibatkan resistansi sehingga bakteri kebal terhadap obat itu. Ada yang disebut dengan methichillin-resistant staphylococcus aureus (MRSA) yaitu kondisi infeksi bakteri yang tidak mempan terhadap banyak jenis antibiotik.

Catatan dari SehatQ

Cara penggunaan yang tepat adalah dengan memastikan area luka benar-benar bersih. Basuh dengan air dan sabun. Kemudian, aplikasikan salep di area luka sebanyak 3 kali sehari.Setelah itu, tutupi dengan kain kasa dengan longgar untuk menjaganya tetap steril. Ini juga dapat melindungi luka dari kotoran dan kuman. Pastikan untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah mengoleskan salep.Untuk itu, perhatikan apabila luka tidak juga sembuh setelah diolesi salep antibiotik selama lebih dari 7 hari. Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.  
penyembuhan lukahidup sehatbekas luka
Iodine. https://www.iodine.com/compare/polysporin-vs-neosporin
Diakses pada 26 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/infection/bacitracin-vs-neosporin
Diakses pada 26 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4376/antibiotic-topical/details
Diakses pada 26 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait