Sakit Ulu Hati Bisa Disebabkan Penyakit dan Gaya Hidup

18 Jun 2019 | Oleh
Pola makan yang buruk dapat memicu terjadinya sakit ulu hati
Sakit ulu hati bisa terjadi akibat penyakit, misalnya refluks asam lambung.

Nyeri atau sakit ulu hati merupakan gejala dispepsia. Sakit ulu hati merupakan suatu keadaan tidak nyaman di daerah antara bagian bawah tulang dada dan pusar. Rasa sakit dapat timbul ketika sebelum makan, saat makan, atau pun setelah makan.

Selain penyakit, nyeri pada ulu hati juga bisa disebabkan oleh gaya hidup dan jenis obat yang dikonsumsi.

[[artikel-terkait]]

Sakit ulu hati yang disebabkan penyakit

Beberapa penyakit dapat menyebabkan munculnya rasa sakit ulu hati, di antaranya:

1. Tukak lambung

Tukak lambung atau ulkus peptikum merupakan terjadinya luka pada dinding lambung. Penyakit ini ditemukan pada 10% pasien dispepsia yang diperiksa lebih lanjut.

Biasanya kondisi ini terjadi diawali dengan adanya infeksi bakteri pada dinding lambung. Namun, beberapa menunjukkan adanya pengaruh pengobatan antinyeri terhadap kondisi ini.

2. Refluks asam lambung/GERD

GERD merupakan kondisi di mana isi lambung termasuk asam lambung bergerak kembali ke kerongkongan. Kondisi ini akan membuat rasa sakit ulu hati dan rasa panas terbakar. Biasanya kondisi terjadi setelah makan.

Sebagian besar penderita terbagi menjadi 2 golongan, saat berdiri dan berbaring. Keluhan saat posisi berdiri biasanya terjadi karena proses pembersihan asam lambung yang naik ke kerongkongan sesaat setelah makan. Sedangkan, jika terjadi saat berbaring, proses yang terjadi asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan.

3. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

IBS merupakan kondisi pada sistem pencernaan dengan gejala salah satunya sakit ulu hati. Namun, rasa sakit ini akan mereda setelah buang air besar.

Penyebab IBS belum diketahui secara jelas tetapi mungkin disebabkan karena proses mencerna yang terlalu lambat atau cepat atau saluran pencernaan yang terlalu sensitif.

4. Pankreatitis atau kolesistitis

Sakit ulu hati akibat infeksi pada pankreas (pankreatitis) atau empedu (kolesistitis) seringkali disertai demam. Tidak jarang pula sakit dirasa di bagian perut kanan atas yang tembus ke belakang hingga menjalar ke pundak kanan. Nyeri dapat berlangsung dalam hitungan jam hingga hari.

5. Penyakit jantung koroner

Jarang tetapi mungkin terjadi. Biasanya, penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah koroner menimbulkan rasa sakit pada dada kiri. Namun tidak jarang sakit ulu hati bisa saja menjadi gejala penyakit ini.

Sakit ulu hati yang disebabkan oleh obat

1. Obat antinyeri

Obat antinyeri seperti asam mefenamat, aspirin, meloxicam, piroxicam, atau ibuprofen dapat memunculkan efek sakit ulu hati akibat kerja obat yang berhubungan dengan kerja lambung.

2. Antibiotik

Beberapa antibiotik dapat menyebabkan sakit ulu hati pada beberapa orang. Hal ini terjadi biasanya karena sensitivitas tiap orang terhadap sebuah antibiotik berbeda-beda.

Sakit ulu hati akibat gaya hidup

1. Pola makan

Konsumsi alkohol, minuman mengandung kafein seperti kopi, dan minuman bersoda dapat memicu produksi asam lambung yang dapat menyebabkan sakit ulu hati.

Makan terlalu cepat, terlalu banyak, pedas, berlemak, dan asam juga dapar menyebabkan rasa sakit ulu hati.

2. Merokok

Merokok dapat menimbulkan keluhan sakit ulu hati. Sebuah penelitian di Arab menemukan adanya hubungan yang signifikan antara merokok dan dispepsia.

3. Stres

Stres memicu tubuh memproduksi hormon tertentu yang akhirnya membuat peningkatan produksi asam lambung. Meningkatnya asam lambung akan memicu rasa sakit ulu hati. Jika berkepanjangan stres dapat menyebabkan luka pada lambung.

Bila Anda merasakan nyeri di ulu hati, cek dulu apakah gaya hidup atau obat-obatan memengaruhi kondisi Anda. Jika sakit ulu hati berlangsung lama dan mengganggu aktivitas Anda, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Referensi

Madisch A, Andresen V, Enck P, Labenz J, Frieling T, Schemann M. The diagnosis and treatment of functional dyspepsia. Deutsches Ärzteblatt International. 2018 Mar;115(13):222

WebMD. https://www.webmd.com/heartburn-gerd/indigestion#1-3
Diakses 15 Mei 2019

Harmon RC, Peura DA. Evaluation and management of dyspepsia. Therapeutic advances in gastroenterology. 2010 Mar;3(2):87-98

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/irritable-bowel-syndrome-ibs/
Diakses 15 Mei 2019

Kumar A, Cannon CP. Acute coronary syndromes: diagnosis and management, part I. InMayo Clinic Proceedings 2009 Oct 1 (Vol. 84, No. 10, pp. 917-938). Elsevier

NIDDK. https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/indigestion-dyspepsia/symptoms-causes
Diakses 15 Mei 2019

Jaber N, Oudah M, Kowatli A, Jibril J, Baig I, Mathew E, Gopakumar A, Muttappallymyalil J. Dietary and lifestyle factors associated with dyspepsia among pre-clinical medical students in Ajman, United Arab Emirates. Central Asian journal of global health. 2016;5(1)

Megha R, Lopez PP. Gastritis, Stress-Induced. InStatPearls [Internet] 2018 Apr 17. StatPearls Publishing

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top