Perut Sakit Saat Hamil yang Normal dan Berbahaya


Perut sakit saat hamil adalah kondisi yang umum terjadi sehubungan dengan bertambah besarnya ukuran rahim. Hal ini biasanya disebabkan oleh nyeri akibat peregangan, kembung, dan sembelit.

(0)
Perut sakit saat hamil dapat disebabkan oleh sembelitPerut sakit saat hamil bisa disebabkan oleh kembung dan sembelit
Perut sakit saat hamil dialami oleh banyak perempuan pada masa kehamilannya. Kondisi ini bisa saja merupakan kondisi normal dan berhubungan langsung dengan proses kehamilan.Akan tetapi, dalam kondisi tertentu, sakit perut saat hamil dapat mengindikasikan tanda bahaya. Penting bagi ibu hamil untuk membekali diri dengan pengetahuan sakit perut seperti apa yang berpotensi bahaya dan mana yang tidak.

Penyebab perut sakit saat hamil yang masih normal

Pada dasarnya, ukuran janin yang semakin besar pun juga menimbulkan rasa sakit di bagian perut ibu. Sebab, rahim pun melebar sehingga otot, sendi, serta pembuluh darah mengalami tekanan. Ini pun juga menyebabkan perut sakit bagian bawah saat hamil.Kebanyakan penyebab perut sakit saat hamil umumnya bersifat tidak berbahaya. Berikut adalah beberapa hal yang menjadi penyebab nyeri perut saat hamil:

1. Nyeri akibat peregangan ligamen rotundum

Perut sakit bagian bawah saat hamil juga sering ditemukan pada saat ligamen rotundum meregang.Ligamen rotundum adalah dua buah ligamen yang berjalan dari ujung rahim kiri dan kanan menuju ke selangkangan. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, rahim terus membesar bersamaan dengan bayi yang semakin membesar sehingga menyebabkan ligamen rotundum meregang. Ini menyebabkan rasa nyeri yang tumpul pada perut bagian bawah sampai ke selangkangan. Kondisi perut sakit bagian bawah saat hamil ini sering dialami ibu hamil pada trimester kedua. Meski demikian, ini bisa menjadi alasan perut sakit saat hamil muda.

2. Kembung dan sembelit

Hamil menyebabkan progesteron meningkat sehingga sembelit dan perut sakit
Hamil menyebabkan progesteron meningkat sehingga sembelit dan perut sakit
Selain adanya perubahan bentuk tubuh dan menyebabkan perut sakit bagian bawah saat hamil, gejolak hormon seksual, seperti pada hormon progesteron juga menjadi biang keladinya.Progesteron memperlambat kerja usus sehingga perut mudah kembung dan ibu hamil sering sembelit.Semakin banyak hormon progesteron dihasilkan, maka saluran pencernaan pun bekerja semakin lambat. Oleh karena itu, makanan membutuhkan waktu yang lebih banyak agar bisa diproses. Hal ini menyebabkan perut bergas dan kembung. Saat kembung, sakit perut sebelah kanan saat hamil pun juga tak terhindarkan.Untuk mengatasi keluhan ibu hamil ini, Anda disarankan minum air yang cukup, makan makanan berserat tinggi, dan olahraga ringan.

3. Kontraksi Braxton Hicks 

Mendekati waktu kelahiran, otot perut sering berkontraksi yang menyebabkan perut terasa kencang. Anda perlu membedakan antara kontraksi palsu dengan kontraksi yang sesungguhnya. Kontraksi Braxton Hicks biasanya bersifat jarang dan sebentar. Kalau Anda masih dapat beraktivitas seperti biasa, kemungkinan besar penyebabnya adalah kontraksi palsu.Perut sakit saat hamil yang tidak berbahaya biasanya bersifat ringan, tidak terus-menerus, hilang dengan perubahan posisi, hilang dengan istirahat, atau hilang setelah Anda berkemih atau membuang gas.

4. Gejala awal kehamilan

Selain perut sakit bagian bawah saat hamil, sakit perut sebelah kiri saat hamil pun juga bukan hal yang perlu dikhawatirkan, terutama jika tidak diikuti dengan gejala yang mengkhawatirkan. Hal ini bisa jadi Anda mengalami gejala awal kehamilan. Biasanya, Anda juga akan mengalami:
  • Jerawat
  • Lemas
  • Mood swing
  • Nyeri payudara
  • Ngidam
  • Nyeri otot
  • Berat badan naik.

Penyebab perut sakit saat hamil yang berbahaya

Keguguran juga menyebabkan perut sakit saat hamil
Keguguran juga menyebabkan perut sakit saat hamil yang tak tertahankan
Sementara itu, penyebab perut sakit saat hamil yang perlu diwaspadai dan butuh penanganan oleh dokter sesegera mungkin, antara lain:

1. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik dikenal juga sebagai kehamilan di luar rahim. Janin tidak tumbuh di dalam rahim, paling sering janin tumbuh di tuba falopi.Sayangnya kehamilan ektopik tidak dapat dipertahankan karena jaringan selain rahim tidak dapat mengakomodasi pertumbuhan janin.Kehamilan ektopik dapat menyebabkan nyeri perut hebat yang disertai dengan perdarahan pada kehamilan minggu ke-6 sampai ke-10. Nyeri biasanya dirasakan seperti kram pada satu sisi perut.

2. Terlepasnya plasenta

Plasenta yang terlepas dari perlekatannya pada dinding rahim atau atau solusio plasenta adalah kondisi gawat darurat karena dapat menyebabkan perdarahan hebat dan aliran darah ke bayi berhenti.Gejalanya adalah nyeri perut yang menyebabkan perut terasa kencang terus-menerus. Nyeri perut dapat disertai dengan air ketuban yang merembes atau disertai dengan bercak darah.

3. Keguguran

Saat trimester pertama, Anda harus curiga dengan keluhan perut sakit saat hamil ini.15 sampai 20 persen kehamilan dapat berakhir sebelum waktunya. Kondisi ini dikenal sebagai keguguran. Keguguran paling sering terjadi pada 13 minggu pertama kehamilan.Gejala-gejala keguguran meliputi ibu mengalami nyeri perut yang tidak biasa berupa kontraksi yang muncul teratur setiap 5-20 menit sekali, kram perut, perdarahan di vagina, rasa sakit di bagian perut bawah pada waktu tertentu, dan dapat disertai dengan keluarnya gumpalan darah.

4. Infeksi saluran kemih

Ibu hamil lebih rentan terkena infeksi saluran kemih. Selain rasa nyeri saat berkemih, infeksi saluran kemih juga dapat menyebabkan sakit perut.Jika disertai dengan demam menggigil, mual-muntah, dan nyeri pinggang kiri atau kanan, kemungkinan besar infeksi saluran kemih telah mengenai ginjal.

5. Preeklampsia

Preeklampsia adalah kondisi kehamilan disertai dengan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urine yang muncul setelah usia kehamilan 20 minggu. Hal ini pun senada dengan pernyataan pada riset terbitan Journal of Clinical Medicine.Nyeri perut saat hamil di bagian atas kanan, tepat di bawah tulang iga, dapat menjadi salah satu gejala preeklampsia. Ini juga disertai dengan sakit kepala hebat, pandangan kabur, dan wajah/tangan/kaki bengkak.Pada prinsipnya, waspadai perut sakit saat hamil yang disertai dengan tanda-tanda berikut:
  • Sakit yang hebat atau menetap, tidak hilang dengan istirahat (30-60 menit) atau mengubah posisi.
  • Keluar flek-flek darah atau perdarahan
  • Demam disertai menggigil
  • Perubahan pada duh tubuh. Duh tubuh adalah cairan yang keluar dari vagina, dan merupakan hal yang normal akibat efek hormon kehamilan. Waspadai jika duh tubuh yang keluar tidak seperti biasa.
  • Nyeri saat berkemih
  • Gerak bayi berkurang
  • Sulit beraktivitas normal.
Apabila tanda-tanda di atas terjadi pada Anda, segera konsultasikan masalah ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Cara mengatasi sakit perut saat hamil

Konsumsi air putih bantu redakan perut sakit saat hamil
Konsumsi air putih bantu redakan perut sakit saat hamil
Ada beberapa cara mengatasi sakit perut saat hamil yang bisa Anda lakukan. Tidak perlu repot, cara ini bahkan cukup murah dan mudah dilakukan. Simak langkah-langkahnya:
  • Konsumsi sayur dan buah yang kaya serat
  • Perbanyak asupan air putih
  • Atur takaran makanan dalam porsi kecil, tetapi sering
  • Buang air sesering mungkin
  • Istirahat cukup.

Catatan dari SehatQ

Perut sakit saat hamil adalah keluhan yang umum. Namun, jika diikuti dengan gejala yang membahayakan dan dengan sensasi yang tidak tertahankan, maka perut sakit saat hamil merupakan tanda yang darurat dan harus ditangani dengan segera.Jika Anda mengalami perut sakit ketika sakit, segera temui dokter kandungan terdekat atau konsultasikan melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ agar mendapatkan saran yang tepat.Download sekarang di App Store dan Google Play.Narasumber:Nur Rifqah Indardaya MunirDokter UmumKlinik Merial Health
masalah kehamilansakit peruthamilsolusio plasentakehamilan ektopik
American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/pregnancy-complications/sharp-pain-pregnancy/
Diakses pada April 2019
National Health Service UK. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/stomach-pain-abdominal-cramp-pregnant/
Diakses pada April 2019
American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/pregnancy-complications/abdominal-pain-during-pregnancy/
Diakses pada April 2019
Journal of Clinical Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6832549/
Diakses pada 27 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait