Hati-hati, Sakit Maag juga Bisa Mengindikasikan Gejala Serangan Jantung!

Sakit maag adalah gangguan yang dapat mengidentifikasikan risiko penyakit jantung dan serangan jantung
Sakit maag juga bisa mengindikasikan gejala serangan jantung

Sakit maag dalam bahasa medis dikenal dengan istilah dispepsia. Kondisi ini diartikan sebagai rasa nyeri atau tidak nyaman yang biasanya dirasakan di daerah perut bagian atas. Sakit maag merupakan sekumpulan gejala yang terdiri dari:

  • Rasa nyeri terbakar pada perut bagian atas (heartburn)
  • Nyeri ulu hati
  • Kembung
  • Produksi gas meningkat sehingga mudah bersendawa atau buang angin
  • Mual dan muntah

Umumnya, orang menganggap sakit maag sebagai akibat dari jadwal makan yang tidak teratur, konsumsi makanan atau minuman yang mengiritasi lambung, atau stres. Tahukah anda bahwa sakit maag tidak hanya mengindikasikan adanya gangguan di saluran cerna, tetapi juga bisa menjadi salah satu gejala serangan jantung?

Sakit Maag sebagai gejala Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah koroner, yaitu pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otot jantung. Saat aliran darah pada pembuluh darah koroner terganggu, aliran darah menuju otot jantung yang dipasok dapat terhenti sehingga menyebabkan kematian sel otot jantung. Kondisi inilah yang dikenal dengan istilah sakit jantung.

Salah satu tanda klasik dari serangan jantung adalah nyeri dada. Orang yang terkena serangan jantung umumnya menggambarkan nyeri pada dada kiri seperti ditindih benda berat. Selain di dada kiri, nyeri juga dapat menjalar ke arah leher, rahang, punggung bagian atas, atau kedua lengan. Nyeri biasanya mereda dengan istirahat.

Selain nyeri dada, serangan jantung seringkali disertai dengan gejala lain, seperti:

  • Mual, sakit maag, heartburn, atau nyeri ulu hati
  • Sesak napas
  • Keringat dingin
  • Badan terasa lemas
  • Pusing, bisa disertai pingsan

Sakit maag, mual, heartburn, dan nyeri ulu hati adalah beberapa gejala saluran cerna yang dapat timbul dalam serangan jantung. Gejala-gejala ini bahkan seringkali disertai dengan muntah. Wanita yang terkena serangan jantung lebih sering mengalami gejala menyerupai sakit maag daripada pria.

[[artikel-terkait]]

4 Cara membedakan sakit Maag akibat gangguan saluran cerna dan Serangan Jantung

Jika sakit maag yang dialami disebabkan oleh gangguan saluran cerna, berikut adalah gejala-gejala yang dapat menyertainya:

  • Nyeri timbul setelah makan, bertambah berat jika anda berbaring (perlu diingat serangan jantung juga dapat terjadi setelah makan besar)
  • Rasa nyeri berkurang setelah makan obat pereda asam lambung
  • Biasanya tidak disertai dengan sesak napas atau keringat dingin
  • Perut terasa begah atau mengandung gas, mudah bersendawa/buang angin

Meskipun demikian, pada kenyataannya gejala serangan jantung dan gangguan saluran cerna tidak mudah untuk dibedakan. Seringkali orang yang mengalami serangan jantung datang ke UGD dengan gejala yang tidak khas. Gejala seperti ini sering ditemukan pada pasien lanjut usia, menderita diabetes, atau pada wanita.

Jika anda mengalami sakit maag, padahal sebelumnya tidak ada riwayat gangguan saluran cerna, dan memiliki risiko sakit jantung, ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter sesegera mungkin. Terlebih lagi jika gejala sakit maag disertai dengan gejala serangan jantung lainnya.

WebMD. https://www.webmd.com/heartburn-gerd/indigestion-overview#1
Diakses pada Mei 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/312964.php
Diakses pada Mei 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-attack/symptoms-causes/syc-20373106
Diakses pada Mei 2019

Web MD. https://www.webmd.com/heart-disease/features/never-ignore-symptoms#1
Diakses pada Mei 2019

American Heart Association. https://www.heart.org/en/health-topics/heart-attack/warning-signs-of-a-heart-attack/heart-attack-symptoms-in-women
Diakses pada Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed