Sakit Kepala Sebelah Kiri: Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala sebelah kiri dapat menyebabkan sensasi berdenyut di kepala
Sakit kepala sebelah kiri dapat disebabkan oleh migren

Pernahkah Anda mengalami sakit kepala sebelah kiri? Rasa nyeri dan berdenyut di kepala sebelah kiri dapat membuat Anda merasa tidak nyaman, dan bahkan bisa mengganggu aktivitas.

Kondisi ini juga menjadi masalah yang sering dialami oleh banyak orang. Penyebab sakit kepala sebelah kiri sangatlah beragam, mulai dari gaya hidup yang buruk hingga kondisi medis tertentu. 

Penyebab sakit kepala sebelah kiri

Sakit kepala dapat terjadi di salah satu sisi, baik sisi kanan ataupun kiri, dan juga kedua sisi kepala. Salah satu jenis sakit kepala yang banyak terjadi adalah sakit kepala sebelah kiri. Ketika mengalami sakit kepala sebelah kiri, Anda akan merasakan rasa sakit yang tajam dan berdenyut di kepala sebelah kiri. 

Umumnya, sakit kepala datang secara perlahan atau tiba-tiba. Rasa sakit ini bahkan bisa menjalar ke leher, belakang mata, atau gigi. Nyeri sakit kepala biasanya mereda dalam beberapa jam sehingga Anda tidak perlu khawatir. 

Namun, jika sakit kepala terasa begitu hebat di satu sisi, atau tak kunjung hilang setelah cukup lama, ini dapat menjadi pertanda masalah yang lebih serius. Beberapa penyebab sakit kepala sebelah kiri, di antaranya:

  • Migrain

Migrainn merupakan sakit kepala di salah satu sisi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kelelahan, tekanan pada bahu dan leher, depresi, dan syok. Migrain biasanya berlangsung lama dengan sensasi berdenyut di kepala.

  • Mengonsumsi makanan tertentu

Makanan tertentu, terutama yang mengandung bahan pengawet, seperti daging olahan atau anggur merah, dianggap dapat menyebabkan sakit kepala. Ketika mengonsumsi sosis secara berlebihan, kepala sebelah kiri Anda mungkin bisa terasa sakit.

  • Stres

Saat mengalami stres, tubuh akan melepaskan zat kimia yang dapat menegangkan otot dan mengubah aliran darah. Kedua hal tersebut bisa menyebabkan Anda mengalami sakit kepala yang tidak nyaman.

  • Kurang tidur

Begadang atau insomnia dapat memicu sakit kepala, termasuk sakit kepala sebelah kiri. Rasa sakit tersebut bahkan bisa membuat kesulitan tidur di malam hari. Orang dengan gangguan tidur lebih rentan mengalami sakit kepala.

  • Minum minuman beralkohol

Minuman beralkohol, seperti bir dan wine, mengandung bahan kimia etanol yang bisa memicu sakit kepala dengan melebarkan pembuluh darah. Ketika Anda meminumnya secara berlebihan, maka kepala sebelah kiri Anda juga bisa terasa sakit.

  • Makan tidak teratur

Ketika Anda melewatkan waktu makan, kadar gula darah bisa turun hingga berada di bawah normal yang disebut dengan hipoglikemia. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit kepala, termasuk sakit kepala sebelah kiri, dan otak pun tidak dapat berfungsi secara optimal.

  • Infeksi dan alergi

Infeksi pernapasan, seperti pilek atau flu dan alergi, yang membuat hidung tersumbat seringkali menyebabkan sakit kepala sebelah kiri. Bahkan infeksi yang lebih serius, seperti ensefalitis dan meningitis, juga bisa menyebabkan sakit kepala hebat yang disertai gejala lain, seperti kejang, leher kaku, dan demam tinggi.

  • Menggunakan obat pereda nyeri secara berlebihan

Obat pereda nyeri, seperti aspirin, naproxen, acetaminophen, dan ibuprofen, juga bisa menyebabkan sakit kepala semakin memburuk jika dikonsumsi secara berlebihan, atau lebih dari 2-3 hari dalam seminggu. Sakit kepala bahkan bisa terjadi hampir setiap hari, dan dimulai ketika bangun di pagi hari. 

  • Neuralgia oksipital

Saraf oksipital yang berada di atas sumsum tulang belakang yang menjalar ke leher hingga pangkal tengkorak. Ketika saraf tersebut mengalami iritasi, maka dapat menyebabkan sakit yang intens, parah, dan menusuk di bagian belakang kepala atau pangkal tengkorak Anda. Namun, rasa sakit biasanya hanya berlangsung selama beberapa detik atau menit.

  • Giant cell arteritis

Kondisi ini disebabkan oleh peradangan pembuluh darah, termasuk arteri temporal yang ada di sepanjang sisi kepala. Tidak hanya menyebabkan sakit kepala, giant cell arteritis juga memicu nyeri di rahang, bahu, pinggul, dan perubahan dalam penglihatan.

  • Menggunakan pelindung kepala terlalu ketat

Mengenakan helm atau pelindung kepala yang terlalu ketat dapat memberi tekanan pada salah satu atau kedua sisi kepala sehingga dapat menyebabkan rasa sakit di kepala bagian kiri juga.

  • Glaukoma

Meningkatnya tekanan di dalam mata dapat menyebabkan sakit kepala sebelah kiri yang parah, serta sakit mata dan penglihatan yang kabur.

  • Cedera otak

Cedera otak dapat terjadi karena pukulan atau benturan keras di kepala. Bahkan jika parah, kondisi ini bisa menyebabkan gegar otak yang ditandai dengan sakit kepala parah, kebingungan, mual, dan muntah.

  • Tekanan darah tinggi

Umumnya, tekanan darah tinggi tidak menimbulkan gejala. Namun, sebagian orang yang mengalami hipertensi dapat merasakan sakit kepala.

  • Tumor otak

Tumor otak bukan hanya menyebabkan sakit kepala yang hebat, tapi juga dapat disertai gejala lain, seperti kehilangan penglihatan, kebingungan, masalah dalam berbicara, kejang, dan kesulitan berjalan.

  • Stroke

Stroke terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke otak. Sakit kepala yang terjadi secara tiba-tiba dan parah dapat menjadi tanda seseorang mengalami stroke.

Mengatasi sakit kepala sebelah kiri

Untuk mengatasi sakit kepala sebelah kiri, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah sebagai bentuk pertolongan pertama. Cara mengatasi sakit kepala yang bisa Anda coba di rumah, yaitu:

  • Kompres dingin. Ketika Anda sakit kepala sebelah kiri, gunakan kompres di dahi sebelah kiri. Simpan kompres di kepala selama 15 menit, lalu beristirahatlah selama 15 menit.

  • Mengurangi tekanan pada kepala Anda. Jika Anda mengenakan ikat kepala, topi, atau pelindung kepala yang terlalu ketat, maka kendurkan atau lepaskan agar tekanan berkurang sehingga sakit kepala mereda.

  • Jauhkan diri dari gadget. Cahaya terang dari ponsel atau laptop dapat menyebabkan Anda sakit kepala. Oleh sebab itu, ketika mengalami sakit kepala sebaiknya jauhkan gawai Anda terlebih dahulu.

  • Melakukan relaksasi. Melakukan peregangan, yoga, atau meditasi dapat membantu mengatasi sakit kepala yang tengah Anda rasakan. Sempatkan untuk melakukan relaksasi di tengah kesibukan Anda.

  • Mencoba pijat kepala. Pijat kepala Anda sendiri secara perlahan, termasuk leher dan pelipis selama beberapa menit untuk meredakan sakit kepala.

  • Mengatur tidur dan makan. Tidurlah dengan cukup, jangan terlalu banyak ataupun terlalu sedikit. Sebaiknya, buat jadwal khusus untuk tidur dan bangun secara konsisten setiap hari. Selain itu, cobalah makan pada waktu sama setiap hari.

  • Minum banyak air putih. Tetap terhidrasi dengan minum banyak air putih dapat membantu meredakan sakit kepala yang Anda alami.

Jika sakit kepala tak kunjung hilang, semakin parah, atau disertai gejala lain, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Healthline. https://www.healthline.com/health/left-side-head-pain#types
Diakses pada 19 November 2019

Web MD. https://www.webmd.com/migraines-headaches/5-ways-to-get-rid-of-headache#1
Diakses pada 19 November 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/migraine-headache/diagnosis-treatment/drc-20360207
Diakses pada 19 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed