Sacha Inchi, Tanaman Asal Peru yang Bisa Turunkan Berat Badan


Sacha inchi adalah jenis tanaman yang menghasilkan biji seperti kacang, kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6. Tak hanya itu, manfaat sacha inchi juga melimpah berkat kandungan protein, vitamin E, dan beta-sitosterol. Tanaman ini berasal dari Pegunungan Andes, Amerika Selatan.

0,0
26 Sep 2021|Azelia Trifiana
Sacha inchiSacha inchi
Sacha inchi adalah jenis tanaman yang menghasilkan biji seperti kacang, kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6. Tak hanya itu, manfaat sacha inchi juga melimpah berkat kandungan protein, vitamin E, dan beta-sitosterol. Tanaman ini berasal dari Pegunungan Andes, Amerika Selatan.Nama lain dari tanaman dengan nama latin Plukenetia volubilis ini adalah kacang sacha, kacang hutan, atau kacang Inca. Ya, tepat sekali. Inca yaitu peradaban yang telah ada di Peru sejak awal abad ke-5 Masehi. Peru memang merupakan tempat asal muasal sacha inchi.

Kandungan nutrisi sacha inchi

Dalam 10 gram biji sacha inchi, terdapat kandungan nutrisi berupa:
  • Kalori: 70
  • Protein: 3 gram
  • Lemak: 5 gram
  • Karbohidrat: 1 gram
  • Serat: 1 gram
Biji ini juga mengandung zat gizi mikro penting lainnya seperti fosfor, potasium, magnesium, kalsium, dan seng. Tak hanya itu, di dalamnya juga terdapat antioksidan dan zat fenolik yang dapat mengurangi peradangan serta melindungi dari penyakit kronis.

Manfaat sacha inchi

Biji dari sacha inchi biasanya dikonsumsi setelah dipanggang. Ini adalah kacang yang sangat bernutrisi dan biasa digunakan dalam campuran bubuk protein, sereal, dan makanan lainnya.Bahkan, biasanya kacang satu ini disebut sebagai superfood karena manfaat sacha inchi yang melimpah. Apa saja?

1. Menurunkan berat badan

Dalam studi pada tahun 2002 ini, disebutkan bahwa bubuk sacha inchi mengandung asam amino esensial yang sangat tinggi. Jenisnya adalah triptofan, asam amino yang berperan dalam produksi serotonin. Ini adalah zat kimia yang berperan dalam mengatur mood dan juga nafsu makan.Dari situlah ditarik kesimpulan bahwa mengonsumsi sacha inchi dapat mengurangi kelebihan lemak di perut. Tentu saja, bisa membantu menurunkan berat badan pula.Tak heran, banyak orang menambahkan sacha inchi sebagai camilan sehat atau dicampurkan dalam beragam masakan. Mereka yang vegan dan vegetarian pun bisa mengonsumsinya.

2. Potensi menurunkan kolesterol

Peneliti asal Peru mengindikasikan bahwa sacha inchi bisa bermanfaat bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi. Mereka meneliti 24 partisipan yang tinggi kolesterol selama empat bulan. Dalam periode penelitian, partisipan mengonsumsi minyak sacha inchi dengan dosis beragam.Hasilnya, terlihat penurunan kadar kolesterol partisipan. Namun, peneliti menekankan bahwa perlu ada studi lebih lanjut untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas sacha inchi.

3. Menyehatkan pencernaan

Sebuah studi pada Juli 2020 lalu menemukan bahwa pemberian minyak sacha inchi kepada tikus laboratorium membantu menyeimbangkan bakteri baik dalam pencernaan. Besar kemungkinan, ini terkait dengan kandungan serat di dalam ekstraknya.Adanya serat dapat membuat proses pencernaan lebih lancar, termasuk pembuangan. Dengan demikian, bisa melindungi dari masalah seperti wasir dan diverkulitis.

Adakah efek sampingnya?

Selama dikonsumsi tidak berlebihan, sacha inchi hanya menimbulkan sedikit efek samping. Bahkan, bisa jadi pilihan camilan yang menyehatkan bagi orang yang sedang menjalani diet.Efek samping yang paling umum setelah mengonsumsi minyak sacha inchi adalah mual. Namun ketika sudah terbiasa, rasa mual akan berkurang.Selain itu, reaksi alergi juga ada meskipun langka. Jadi, ada baiknya apabila Anda merasakan efek negatif setelah mengonsumsi sacha inchi, berhenti dan diskusikan dulu dengan dokter.Lebih jauh lagi, di dalam sacha inchi mentah juga terdapat zat antinutrisi dan alkaloid. Antinutrisi adalah zat yang bisa menghambat penyerapan zat gizi mikro dalam tubuh. Sementara alkaloid bisa mematikan apabila dikonsumsi berlebihan.Meski demikian, memanggang biji sacha inchi secara signifikan dapat mengurangi kandungan alkaloid dan antinutrisi di dalamnya. Bahkan di saat bersamaan, bisa memaksimalkan antioksidannya.

Catatan dari SehatQ

Secara umum, sacha inchi aman dikonsumsi. Namun, sebaiknya konsumsi yang sudah dipanggang dan matang agar zat antinutrisi dan alkaloid di dalamnya jauh berkurang. Biasanya di pasaran, sacha inchi tersedia dalam bentuk kacang-kacangan yang telah dipanggang. Orang biasa mengonsumsinya sebagai camilan sehat atau ditambahkan ke salad atau granola.Sementara olahan sacha inchi dalam bentuk bubuk biasa ditemukan dalam protein powder plant-based. Bisa juga ditambahkan dalam smoothies dan olahan kue.Daun dari tanaman ini juga bisa dikeringkan dan direndam dalam air selama beberapa menit menjadi teh herbal.Untuk berdiskusi lebih lanjut bagaimana pengaruh sacha inchi terhadap kadar kolesterol, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatmakanan diethidup sehat
Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/the-benefits-of-sacha-inchi-89510
Diakses pada 12 September 2021
Revista Peruana de Medicina Experimental y Salud Pública. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22241259/
Diakses pada 12 September 2021
Journal of Agricultural and Food Chemistry. https://pubs.acs.org/doi/10.1021/jf020126a
Diakses pada 12 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/what-is-sacha-inchi
Diakses pada 12 September 2021
Food & Function Journal. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32648886/
Diakses pada 12 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait