Manfaat Retinol, Teman Bagi Kulit Saat Usia Tak Lagi Muda


Retinol adalah kandungan bahan aktif turunan vitamin A. Penggunaan retinol harus sesuai dosis dan cara memakai yang tepat. Fungsi retinol adalah untuk mengatasi jerawat, mengangkat sel kulit mati, hingga memperlambat tanda penuaan.

(0)
18 Mar 2021|Azelia Trifiana
Retinol adalah sahabat bagi kulit yang mulai memasuki fase penuaanPenggunaan retinol dapat membantu mengatasi tanda-tanda penuaan seperti keriput dan kerutan
Retinol adalah kandungan bahan aktif dalam skincare yang dipercaya dapat memperbaiki tekstur, pigmentasi, dan warna kulit secara transformatif. Bisa disimpulkan, retinol adalah sahabat bagi kulit yang mulai memasuki fase penuaan.Bagi perempuan yang sudah memasuki kepala tiga, tentu muncul kekhawatiran akan munculnya tanda-tanda penuaan, seperti keriput dan garis-garis halus di wajah. Sama seperti hyaluronic acid, fungsi retinol adalah meningkatkan produksi kolagen dan regenerasi kulit. Apa itu retinol dan manfaatnya untuk kulit wajah? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini. 

Apa itu retinol? 

Retinol adalah kandungan bahan aktif turunan dari vitamin A yang banyak ditemukan dalam berbagai produk skincare. Fungsi retinol untuk wajah digadang-gadang dapat mengobati jerawat, memperbaiki warna kulit, hingga mencegah tanda-tanda penuaan. Hal ini bukan tanpa alasan mengingat sebuah laporan ilmiah menemukan bahwa retinol adalah komponen retinoid yang dapat mencegah tanda-tanda penuaan dini akibat paparan sinar matahari. Misalnya, garis-garis halus di wajah, kerutan, keriput, kulit kasar, hingga hilangnya kekenyalan kulit. 
Retinol adalah kandungan bahan aktif turunan vitamin A
Retinol terdiri dari berbagai jenis sesuai kekuatannya
Retinol dapat terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan kekuatannya. Adapun jenis retinol yang dapat diperoleh secara bebas di apotek adalah retinyl palmitate, retinol, retinaldehyde, dan adapalene.Sementara, jenis retinol yang memerlukan resep dokter adalah tretinoin, isotretinoin, dan tazarotene. Ini karena ketiganya memiliki efek samping yang sangat kuat terhadap kulit. Memiliki nama dan fungsi yang mirip, banyak orang menganggap retinol dan retinoid merupakan istilah bahan aktif yang sama. Pada dasarnya, perbedaan retinol dan retinoid terletak pada kandungannya. Retinol yang diperoleh secara bebas di apotek cenderung memiliki kandungan yang lebih lemah. Sedangkan, retinoid terdapat pada kandungan obat-obatan yang sifatnya lebih kuat.

Apa manfaat retinol untuk wajah?

Retinol adalah kandungan bahan aktif pada skincare yang memang cocok untuk orang-orang berusia di atas 30 tahun. Meski demikian, tidak masalah bila Anda ingin menggunakan retinol sebelum usia menginjak 30 tahun sebagai langkah pencegahan terhadap tanda-tanda penuaan dini.Berikut adalah berbagai manfaat retinol untuk wajah.

1. Meningkatkan produksi kolagen

Salah satu manfaat retinol untuk wajah adalah meningkatkan produksi kolagen. Retinol adalah produk yang dapat meningkatkan produksi kolagen. Artinya, kemungkinan munculnya keriput dan garis kerutan bisa dicegah. Tak hanya itu, fungsi retinol untuk wajah juga dapat membantu memastikan kolagen tetap berfungsi dengan optimal.

2. Mempercepat regenerasi kulit

Manfaat retinol adalah mempercepat regenerasi sel kulit
Penggunaan retinol dapat membantu mengangkat sel kulit mati
Berikutnya, manfaat retinol untuk wajah adalah mempercepat regenerasi kulit sehingga membuat kulit tampak lebih cerah dan sehat. Retinol memberikan stimulasi agar kulit memproduksi sel kulit baru dengan cara mengangkat sel kulit mati.

3. Menghentikan pigmentasi

Manfaat retinol untuk wajah juga dapat menghentikan pigmentasi. Proses pigmentasi atau penggelapan kulit bisa menyebabkan warna kulit tidak merata. Retinol adalah kandungan bahan aktif yang dapat membantu menghentikan proses pigmentasi tersebut. Beberapa hasil studi menemukan bahwa penggunaan retinol efektif dalam mengurangi pigmentasi yang disebabkan oleh paparan sinar matahari. Fungsi retinol ini bekerja dengan meningkatkan regenerasi sel kulit dan menghambat produksi melanin. Dengan ini, warna kulit jadi lebih merata. Meski demikian, perubahan signifikan mungkin dapat terlihat setelah penggunaan retinol selama setidaknya 3 bulan secara rutin.

4. Membersihkan pori-pori kulit

Fungsi retinol adalah membersihkan pori-pori kulit
Penggunaan retinol mampu membersihkan pori-pori kulit
Membersihkan pori-pori kulit dapat menjadi manfaat retinol untuk wajah lainnya. Penumpukan minyak, kotoran, keringat, hingga sisa make up rentan menyumbat pori-pori sehingga menjadi penyebab utama timbulnya jerawatOleh karena itu, penggunaan retinol secara berkala dapat membersihkan pori-pori dari sumbatan pori-pori. 

5. Mengandung antioksidan

Mengingat retinol merupakan produk turunan dari vitamin A, maka manfaat retinol untuk wajah adalah sebagai antioksidanLebih jauh lagi, fungsi retinol untuk wajah ini bisa menjadi penghubung antara sel kulit yang satu dengan lainnya sehingga sel kulit yang masih muda bisa muncul ke permukaan.Dengan demikian, kemunculan tanda-tanda penuaan dapat dicegah. 

6. Mengobati jerawat

Manfaat retinol untuk wajah lainnya adalah mengobati jerawat dengan tingkat keparahan sedang hingga parah. Fungsi retinol ini bekerja dengan menjaga pori-pori kulit tetap bersih agar tidak terjadi penyumbatan. Selain itu, manfaat retinol untuk wajah dapat mengendalikan produksi minyak berlebih sehingga munculnya jerawat di kemudian hari bisa dicegah. 

7. Mencegah tanda-tanda penuaan

Retinol adalah bahan aktif dapat mencegah tanda-tanda penuaan
Retinol dapat mencegah tanda-tanda penuaan
Manfaat retinol untuk wajah yang tak kalah penting adalah mencegah tanda-tanda penuaan, seperti kerutan dan garis halus di wajah, sekaligus memperlambat kemunculannya. Hal ini dapat terjadi karena retinol mampu merangsang produksi kolagen secara efektif sehingga kulit tampak lebih sehat dan tampak awet muda. 

8. Mengatasi rosacea

Manfaat retinol untuk wajah dapat mengatasi rosacea. Rosacea adalah salah satu masalah kulit yang ditandai dengan kulit memerah. Penggunaan retinol dapat membuat kulit menjadi lebih sehat dengan cara mengalirkan darah jadi lebih lancar. Seorang ahli dermatologi menyarankan penggunaan retinol untuk rosacea ini dilakukan secara perlahan, yakni 1-2 kali dalam seminggu. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memperoleh manfaat retinol untuk wajah yang mengalami rosacea. 

Apa efek samping retinol?

Meski retinol adalah kandungan bahan aktif yang sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, bukan berarti penggunaannya tidak dapat menimbulkan efek samping. Efek samping retinol adalah kulit kering dan iritasi. Kondisi ini mungkin terjadi apabila Anda baru kali pertama mengoleskan skincare yang mengandung retinol pada kulit. Efek samping retinol lainnya adalah kulit kemerahan, kulit gatal, hingga kulit mengelupas. Meski demikian, efek samping retinol tersebut cenderung normal selama proses penggunaannya. Ini karena retinol adalah produk perawatan kulit yang bersifat buruk sebelum membaik. Artinya, kulit akan terasa kering bahkan kemerahan selama proses adaptasi selama hitungan beberapa minggu penggunaan. Efek samping retinol tersebut bersifat sementara dan akan berkurang seiring dengan kulit semakin beradaptasi terhadap penggunaannya selama beberapa minggu. Jika efek samping retinol terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Bagaimana cara aman memakai skincare yang mengandung retinol?

Untuk memaksimalkan manfaat retinol untuk wajah dan menghindari efek samping yang mungkin terjadi, perhatikan beberapa cara memakainya yang aman berikut ini. 

1. Gunakan retinol secara bertahap dan berselang

Salah satu cara aman memakai skincare yang mengandung retinol adalah menggunakan secara bertahap dan berselang. Banyak orang menganggap penggunaan retinol secara berlebihan dapat memberikan hasil yang diinginkan. Faktanya, penggunaan retinol secara berlebihan dapat menyebabkan kulit kering dan kemerahan. Hal ini terutama bagi Anda yang baru pertama kali atau belum terbiasa menggunakan produk skincare mengandung retinol. Maka dari itu, sebaiknya gunakan retinol secukupnya atau seujung jari terlebih dahulu untuk dioleskan ke seluruh permukaan wajah. Jika kulit sudah bisa beradaptasi atau terbiasa dengan penggunaan retinol selama beberapa pekan, Anda dapat meningkatkan konsentrasi dan frekuensinya secara perlahan. Langkah ini juga dapat membantu meminimalisir efek samping retinol berupa iritasi kulit. 

2. Gunakan retinol pada malam hari

Idealnya, cara aman memakai skincare yang mengandung retinol dilakukan sebelum tidur di malam hari. Anda bisa menggunakan retinol 30 menit setelah tahap mencuci muka untuk mengurangi risiko kulit iritasi.Kemudian, selalu gunakan pelembap dan tabir surya pada keesokan paginya agar kulit terlindungi dari paparan sinar matahari dan kulit tidak rentan terbakar matahari.. Hal ini karena penggunaan retinol merupakan senyawa kimia yang sensitif terhadap paparan sinar matahari. Oleh sebab itu, pemakaiannya tidak disarankan pada pagi hari. 

3. Retinol bisa digunakan pada usia 20-30an

Memang, biasanya retinol mulai digunakan saat memasuki usia 30 tahun. Pada rentang usia tersebut, tubuh mulai memproduksi lebih sedikit kolagen dibandingkan dengan usia saat masih muda. Meski demikian, penggunaan retinol sejak usia 20 tahun juga sah-sah saja dilakukan dan dapat dijadikan sebagai langkah pencegahan agar kemunculan tanda-tanda penuaan bisa diperlambat. 

4. Hindari penggunaan retinol untuk ibu hamil

Pada ibu hamil, tidak disarankan menggunakan skincare yang mengandung retinol. Pasalnya, penggunaan retinol pada ibu hamil dalam dosis yang tinggi dapat mengganggu perkembangan janin, bahkan berisiko menyebabkan bayi cacat lahir. 

5. Konsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu

Cara aman memakai skincare yang mengandung retinol adalah dengan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Terlebih jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu dan atau belum tentu cocok menggunakan produk turunan dari vitamin A. 

Skincare mengandung retinol tidak boleh dicampur dengan apa?

Retinol adalah kandungan skincare yang tidak boleh dicampur dengan beberapa kandungan bahan aktif lain
Penggunaan retinol sebaiknya dilakukan pada malam hari
Produk skincare retinol tidak boleh dicampur dengan beberapa jenis bahan aktif tertentu. Misalnya: 

1. Retinol dan AHA/BHA

Skincare yang mengandung retinol tidak boleh dicampur dengan AHA/BHA. Ini karena ketiga kandungan bahan aktif tersebut bisa meningkatkan risiko kulit kemerahan, mengelupas, hingga iritasi. Terlebih bila digunakan oleh pemilik kulit kombinasi. Retinol tidak boleh dicampur dengan AHA/BHA karena memiliki fungsi yang mirip satu sama lain, yaitu untuk mengangkat sel kulit mati sekaligus mempercepat regenerasi sel kulit. Anda bisa menggunakan skincare mengandung retinol dan AHA/BHA secara bergantian. Misalnya, skincare retinol pada malam hari, lalu produk yang mengandung AHA/BHA pada pagi hari. Anda juga bisa menggunakan produk skincare mengandung retinol secara berselang. Contohnya, penggunaan skincare retinol pada hari Senin, produk yang mengandung AHA/BHA pada hari Selasa, dan seterusnya. Baca Juga: Perbedaan AHA dan BHA dalam Produk Skincare, Mana yang Lebih Baik untuk Kulit?

2. Retinol dan benzoyl peroxide

Retinol tidak boleh dicampur dengan benzoyl peroxideMeski sama-sama dapat mengobati jerawat, penggunaan kedua bahan aktif secara bersamaan bisa meningkatkan risiko kulit kering, kemerahan, dan mengelupas. Beberapa hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa penggunaan keduanya dapat mematikan khasiat zat aktif satu sama lain. Akibatnya, jerawat di wajah Anda bisa jadi tidak kunjung sembuh. Kendati demikian, Anda dapat mengakali penggunaannya dengan cara menggunakan retinol pada malam hari, serta benzoil peroksida untuk jerawat pada siang hari. 

3. Retinol dan vitamin C

Retinol tidak boleh dicampur dengan vitamin C. Ini karena cara kerja keduanya berada pada lingkungan pH yang berbeda sehingga tidak bisa berfungsi secara optimal bila digunakan bersamaan. Fungsi retinol bekerja dalam kadar pH yang lebih tinggi (basa). Sedangkan, vitamin C bekerja pada lingkungan pH lebih rendah (asam). Jika ingin tetap menggunakan skincare retinol dan vitamin C, sebaiknya gunakan skincare dengan kandungan vitamin C pada siang hari. Kemudian, gunakan produk skincare retinol di malam hari.

4. Penggunaan beberapa skincare yang mengandung retinol sekaligus

Risiko efek samping retinol semakin besar apabila Anda menggunakan produk skincare yang mengandung retinol dalam waktu bersamaan. Oleh karena itu, penting untuk membaca kandungan bahan aktif yang tertera pada kemasan. Terutama bila Anda menggunakan kombinasi produk anti aging dan skincare untuk jerawat, yang umumnya mengandung retinol. Baca Juga: Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Digunakan BersamaanManfaat retinol untuk wajah memang sangat melimpah. Akan tetapi, manfaat retinol untuk wajah bisa didapat secara maksimal bila Anda menggunakannya dengan tepat dan dosis yang benar. 

Tampil lebih muda dengan OLAY Regenerist Retinol24

olay regenerist retionl 24
Presented by OLAY
Jika Anda ingin mencoba terlihat lebih muda dengan produk perawatan krim retinol yang memberikan kelembaban selama 24 jam, OLAY Regenerist Retinol24 bisa menjadi pilihan yang tepat.OLAY Regenerist Retinol24 mengandung formula niacinamide serta retinol complex yang menyerap jauh ke dalam lapisan kulit sehingga membantu menyamarkan bercak hitam, pori-pori besar, hingga kerutan & garis halus yang menyebabkan wajah terlihat tua.Bukan hanya itu, formulanya yang mudah menyerap ini juga dapat melembapkan kulit selama 24 jam. Tetap bekerja bahkan saat Anda sedang tidur.Gunakan OLAY Regenerist Retinol24 selama 28 hari secara berturut-turut dan Anda akan merasakan wajah Anda jauh lebih bercahaya, halus, dan muda dibandingkan sebelumnya.

Catatan dari SehatQ

Selalu ikuti petunjuk penggunaan pada label kemasan produk skincare mengandung retinol. Bila muncul reaksi negatif, segera hentikan pemakaian produk dan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit.Namun, produk skincare sebagus apa pun tentu bukan jaminan kulit akan tetap sehat. Jadi, penting untuk mengiringinya dengan pola hidup sehat sedisiplin mungkin.Jika Anda masih punya pertanyaan seputar apa itu retinol, konsultasikan langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Pastikan Anda sudah mengunduhnya di sini
kulit keriputvitamin apenuaanperawatan wajah
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/retinoid-benefits#10
Diakses 28 Januari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/beauty/qa/what-is-retinol-and-why-is-it-in-skin-care-products
Diakses 28 Januari 2020
Cosmopolitan. https://www.cosmopolitan.com/uk/beauty-hair/a14781579/what-is-retinol/
Diakses 28 Januari 2020
Allure. https://www.allure.com/gallery/biggest-retinol-cream-myths
Diakses 28 Januari 2020
Derm Collective. https://dermcollective.com/retinol-anti-aging/
Diakses pada 14 Desember 2020
Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/In_Brief_Retinol_helps_reverse_normal_skin_aging
Diakses pada 14 Desember 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-does-retinol-work#side-effects
Diakses pada 14 Desember 2020
Skin Kraft. https://skinkraft.com/blogs/articles/what-is-retinol-benefits-how-to-use-it#what-to-consider-before-you-use-retinol
Diakses pada 14 Desember 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2699641/
Diakses pada 14 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait