Cara mengatasi ruam popok pada lansia tidak jauh berbeda dengan bayi
Ruam popok pada lansia dapat disebabkan oleh infeksi bakteri

Ruam popok bisa menyerang siapa pun yang menggunakan popok atau celana popok, termasuk orang dewasa, bayi, dan balita. Gejala ruam popok pada orang dewasa tidak berbeda dengan gejala yang dialami bayi dan balita.

Kondisi ini sering disebabkan karena frekuensi penggantian popok yang tidak teratur, sehingga mengakibatkan iritasi dari kandungan kimia dari urin dan feses. Selain itu, ruam popok juga bisa terjadi akibat alergi atau infeksi jamur.

Ruam popok pada orang dewasa atau lansia pastinya sangat tidak nyaman tetapi bisa disembuhkan dengan pengobatan krim yang dijual bebas di pasaran ataupun dengan resep obat dari dokter.

Gejala Ruam Popok pada Lansia

Gejala ruam popok lansia tidak berbeda dari bayi. Berikut kondisi yang dapat timbul sebagai gejala ruam popok:

  • Kulit yang berwarna merah muda, kering, dan gatal ringan.
  • Kulit merah, iritasi, terluka, bengkak, atau terlihat seperti bekas luka bakar pada kasus serius.
  • Kerusakan jaringan kulit.
  • Rasa panas seperti terbakar.
  • Gatal-gatal.

Ruam popok bisa muncul pada beberapa bagian tubuh, seperti daerah bokong, paha, atau bagian kelamin hingga bagian pinggul.

Pada kasus ruam popok yang disebabkan oleh infeksi jamur, muncul juga gejala yang meliputi kulit merah padam yang membengkak dan benjolan kecil berwarna merah yang menjalar di luar dari bagian gatal utama hingga ke lipatan kulit.

Penyebab Ruam Popok pada Lansia

Penyebab ruam popok pada lansia dapat beragam. Mulai dari iritasi hingga alergi, berikut kondisi yang dapat menyebabkan ruam pada lansia yang menggunakan popok.

1. Pembersihan Tidak Maksimal 

Jika area genital tidak dibersihkan secara seksama, bisa menyebabkan ruam popok pada bagian yang tertutup popok.   

2. Iritasi Kulit

Iritasi kulit pada lansia yang menggunakan popok dapat disebabkan oleh urine maupun feses yang terjebak di popok. Urine mengandung amonia dan feses mengandung enzim yang dapat merusak jaringan kulit. Panas dan kelembapan yang terjebak di dalam popok juga dapat menyebabkan iritasi kulit pada pengguna popok dewasa.

3. Reaksi Alergi

Bagi orang dewasa yang memakai popok celana, bisa saja alergi terhadap parfum yang terdapat pada bahan popok. Selain itu bahan kimia serta pewarna yang terdapat di popok juga bisa menimbulkan alergi.

4. Infeksi Jamur

Penggunaan popok juga dapat memicu timbulnya infeksi jamur. Hal ini sering menjadi penyebab ruam popok pada orang dewasa dan lansia, karena jamur menyukai area yang hangat, gelap, dan lembap. 

Cara Mengatasi Ruam Popok pada Lansia

Hal pertama yang penting dilakukan untuk mengatasi ruam popok pada lansia adalah dengan mengganti popok secara berkala. Selanjutnya, penggunaan krim atau obat oles lainnya juga dapat membantu untuk meredakan ruam pada kulit.

Salah satu cara mengatasi ruam popok yang banyak digunakan adalah dengan salep ruam popok yang mengandung OTC Zinc OxideBerikut adalah instruksi untuk merawat ruam popok pada orang dewasa dan lansia :

  1. Oleskan krim ruam popok ke bagian yang terinfeksi secukupnya hingga 2-4 kali setiap hari.
  2. Tidak perlu mencuci bagian ruam popok yang terasa sakit. Anda bisa memberikan salep ruam popok dalam jumlah lebih banyak. Tepuk-tepukkan agar krim menyerap, dan basuh saat mandi.
  3. Jika perlu, balurkan lagi petroleum jelly (vaseline) di atas salep ruam popok supaya tidak lengket sebelum menggunakan popok.

Ada baiknya Anda juga membiarkan bagian terinfeksi terbuka dan tanpa popok untuk beberapa waktu. Aliran udara akan menyembuhkan ruam popok atau gunakan popok ukuran besar untuk sementara waktu hingga ruam popok membaik.

Untuk ruam popok akibat infeksi jamur atau candida, dokter mungkin akan memberikan resep krim antijamur yang bisa dioleskan pada daerah yang terinfeksi. Gunakan 2-4 kali sehari atau pada kasus yang berat, oleskan setiap kali penggantian popok.

Obat oral atau tablet yang harus dikonsumsi pun mungkin akan diberikan sesuai pengamatan dokter. Pastikan untuk memberitahukan jenis obat lain yang juga harus Anda konsumsi supaya tidak terjadi konflik atas kesehatan.

Ruam Popok yang Membutuhkan Pertolongan Dokter

Segera hubungi dokter jika ruam popok pada orang dewasa atau lansia tidak membaik setelah perawatan di rumah. Karena lansia lebih rentan infeksi dan sistem imun tubuh lebih lemah, seluruh gejala ruam popok harus segera diberitahukan kepada dokter.

Beberapa gejala ruam popok yang membutuhkan pertolongan dokter meliputi:

  • Gatal memburuk dan tidak membaik dalam kurun waktu 3 hari, walaupun perawatan di rumah sudah dicoba.
  • Area yang terinfeksi mengeluarkan lendir, darah, atau nanah.
  • Ruam popok yang disertai demam.
  • Muncul rasa sakit atau panas seperti terbakar saat buang air.

Umumnya, ruam popok pada orang dewasa dan lansia tidak memiliki komplikasi serius dan bisa sembuh dengan perawatan telaten di rumah. Namun jika ruam popok tersebut diikuti dengan masalah kulit lainnya, seperti psoriasis (radang kulit), eczema, dan seborrhea (kulit bersisik), segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Healthline. https://www.healthline.com/health/adult-diaper-rash
Diakses pada Oktober 2018

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321857.php
Diakses pada 4 Maret 2019

Journal of Dermatitis. https://www.omicsonline.org/open-access/diaper-dermatitis-in-elderly-.php?aid=83663
Diakses pada 4 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed