logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Meski Nyaman, Inilah 4 Risiko Flat Shoes yang Perlu Diketahui Wanita

open-summary

Flat shoes memang nyaman dipakai sehari-hari. Namun, jangan terlena. Ada banyak risiko yang harus ditanggung pemakainya, seperti perubahan pada….


close-summary

4.5

(2)

17 Okt 2020

| Larastining Retno Wulandari

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Flat shoes sebabkan tulang punggung bengkok

Flat shoes rupanya memberikan dampak buruk bagi postur tubuh

Table of Content

  • Dampak memakai flat shoes bagi tubuh
  • Tips memilih flat shoes yang nyaman
  • Catatan dari SehatQ

Flat shoes alias sepatu hak pendek banyak dipilih wanita sebagai alas kaki di hampir setiap kesempatan. Bagaimana tidak, desainnya yang minimalis dan cara pakainya yang praktis memudahkan wanita untuk bergerak.

Advertisement

Banyak orang yang mengira flat shoes lebih aman daripada high heels. Sebab, solnya yang datar dipercaya dapat meminimalisir risiko wanita terjatuh atau terpeleset. Namun, dampak dari pemakaian sepatu heels pendek tidak seindah itu dalam jangka panjang.

Dampak memakai flat shoes bagi tubuh

Memakai flat shoes karena sol dan hak yang rendah justru dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Tidak hanya untuk kaki, tapi tubuh secara keseluruhan pun ikut terdampak.

Lantas, apa saja dampak memakai flat shoes bagi kesehatan?

1. Mudah jatuh karena tersandung

no caption
Flat shoes membuat seseorang mudah terjatuh

Siapa sangka, hak dan sol yang datar pada sepatu hak pendek ini justru mampu membuat keseimbangan tubuh kita berkurang?

Riset yang terbit pada Journal of Physical Therapy Science memaparkan, 1 jam memakai flat shoes mampu menggeser distribusi tekanan kaki dari bagian depan ke belakang.

Posisi pusat tekanan pada kaki yang bergeser dapat mengubah cara kaki menyeimbangkan tubuh saat berjalan. Sebab, titik pusat tekanan tersebut berfungsi sebagai penentu kemampuan keseimbangan.

Jika distribusi tekanan pada kaki berpindah, titik pusat tekanan ikut berubah. Hal ini mampu membuat tubuh tidak seimbang. Efeknya, tubuh pun mudah terjatuh karena tersandung.

2. Peradangan pada kaki

no caption
Telapak kaki datar sebabkan peradangan tumit

Permukaan dalam sol pada flat shoes cenderung tipis dan rata. Hal ini membuat alur telapak kaki harus berubah mengikuti bentuk permukaan sol yang datar. 

Bentuk telapak kaki manusia yang ideal seharusnya sedikit cekung di tengah. Namun, pemakaian flat shoes dalam jangka panjang akan membuat telapak kaki datar (flat foot). Hal ini membuat telapak kaki mengalami overpronasi.

Overpronasi diartikan sebagai pergelangan kaki yang bergulir terlalu ke bawah saat melangkah. Akibatnya, jari-jari kaki perlu mendorong lebih kuat agar kaki bisa terangkat saat melangkah. Bahkan, kaki pun menjadi berputar ke dalam saat melangkah.

Dalam kasus ini, overpronasi dapat memicu peradangan pada bagian kaki, yang disebut plantar fasciitis. Riset yang terbit pada Journal of Exercise Rehabilitation menemukan, tumit orang yang memiliki telapak kaki rata tumit tidak menapak sempurna pada permukaan tanah.

Baca Juga

  • Membedah Trepanasi, Prosedur Kuno untuk Melubangi Tengkorak
  • Fungsi Periosteum bagi Tulang dan Potensi Masalahnya
  • 7 Hal Ini Menyebabkan Gangguan Tulang Ekor Sakit

Karena overpronasi, jari kaki, termasuk jempol, berkontraksi ke arah belakang. Akibatnya, otot kaki dan jaringan yang menghubungkan tumit hingga jempol kaki, plantar fascia, menjadi lebih tegang.

Tekanan yang berlebihan yang berulang-ulang pada plantar fascia menyebabkan peradangan. Pada penderita plantar fasciitis, mereka merasakan nyeri seperti ditusuk-tusuk pada bagian bawah kaki dekat tumit.

3. Postur tubuh berubah

no caption
Caption

Kaki yang datar akibat menggunakan flat shoes lama-lama memengaruhi bentuk lengkungan  tulang belakang.

Penelitian dalam jurnal Acta Ortopedica Brasileira menemukan, pengguna flat shoes yang telapak kakinya datar memiliki tulang belakang yang sangat melengkung ke depan. Kondisi tulang belakang ini disebut hiperlordosis.  Hiperlordosis dapat membuat postur tubuh tampak membusung ke depan. 

Riset ini menerangkan, kaki berfungsi sebagai pengatur postur tubuh di saat posisi berdiri. Jika bentuk kaki tidak seperti seharusnya, postur tubuh pun menjadi tidak seimbang. Artinya, postur tubuh pun juga dipengaruhi oleh bentuk kaki.

Tips memilih flat shoes yang nyaman

no caption
Pilih flat shoes dengan kualitas baik untuk kurangi risiko pada kaki

Guna meminimalisir risiko negatifnya bagi kesehatan, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar tetap bisa tampil nyaman saat memakai flat shoes.

Tidak hanya itu, kita juga bisa mengakali flat shoes lama yang sudah kita pakai agar tetap nyaman. Lantas, apa saja tips memilih flat shoes yang nyaman? 

  • Pilih tumit flat shoes yang kokoh. Sebelum beli, coba tekan tumit bagian luar sepatu. Jika tekanan sampai menembus sol bagian dalam, berarti sepatu hak pendek itu tidak kokoh.
  • Pilih yang tinggi tumitnya sekitar 4 cm. Jangan pilih flat shoes yang solnya tipis sampai seakan kaki “nyeker” di tanah. Menurut riset pada jurnal Physical Therapy Science, gunakanlah sepatu hak pendek dengan sol setinggi 4 cm. Ini dapat menghindari perpindahan pusat tekanan yang menyebabkan tubuh tidak seimbang.
  • Pilih sol luar terbuat dari karet agar menyerap guncangan lebih optimal.
  • Cari sol dalam (insole) yang terbuat dari kulit atau suede agar kaki tidak lecet dan bisa “bernapas”.
  • Pilih ujung sepatu yang berbentuk bulat agar jari kaki lebih leluasa.
  • Pilih ukuran sepatu yang pas dan “kencang” pada bagian belakang tumit agar tidak terasa licin dan mudah lepas saat berjalan.
  • Selipkan insole tambahan pada flat shoes lama Anda untuk membantu memperbaiki dan melindungi bentuk kaki dari gesekan berlebihan. Ini cocok untuk kaki yang mengalami overpronasi.
  • Pastikan ukuran sepatu sesuai, jangan terlalu sempit atau kebesaran karena akan menyebabkan kaki mudah lecet. 

Catatan dari SehatQ

Flat shoes rupanya mampu memberikan efek buruk bagi kesehatan. Tidak hanya pada kaki, sepatu hak pendek ini rupanya mampu memengaruhi postur tubuh keseluruhan. 

Jika tetap ingin mengenakan flat shoes, pastikan tumit terlindungi oleh sol sepatu yang kokoh. Pastikan juga jari mampu leluasa dengan memilih ujung sepatu heels pendek yang membulat.

Apabila Anda curiga memiliki masalah flat foot ataupun postur tubuh yang tidak ideal, baiknya konsultasi ke dokter melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

masalah tulangnyeri tumitkaki rata

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved