Waspada! Gawat Janin akibat Gangguan Peredaran Darah

Gawat janin mengindikasikan bahwa bayi dalam kandungan Anda tidak sehat
Gawat janin terjadi ketika janin kekurangan oksigen selama di kandungan

Gawat janin merupakan hal yang cukup sering terjadi pada masa kehamilan atau persalinan. Bahkan banyak persalinan yang dipersulit oleh gawat janin.

Jika Anda hamil, sebaiknya Anda harus berhati-hati akan kemungkinan gawat janin. Apa yang terjadi pada gawat janin?

Gawat Janin Indikasikan Gangguan Selama Kehamilan

Istilah gawat janin digunakan dalam menggambarkan kondisi saat janin tidak menerima oksigen dan nutrisi yang cukup selama kehamilan atau persalinan. Seringkali gawat janin terjadi ketika bayi terputus dari suplai oksigen nya sehingga menyebabkan kekurangan oksigen.

Gawat janin menjadi indikasi bahwa janin dalam kandungan Anda tidak sehat. Gawat janin dapat terdeteksi melalui denyut jantung janin yang tidak normal. Selain itu, tanda-tanda berikut ini bisa menunjukkan adanya gawat janin.

1. Bayi memiliki ukuran tubuh yang tidak biasa

Meski usia kehamilan sudah besar, tubuh bayi lebih kecil dari seharusnya. Kondisi ini biasanya terjadi ketika bayi tidak mendapat oksigen, dan nutrisi yang cukup dari plasenta.

2. Bayi Jarang Bergerak

Gerakan bayi bisa menandakan kondisi kesehatannya. Gerakan bayi biasanya terbentuk saat kehamilan berusia sekitar 28 minggu. Dalam kondisi gawat janin, bayi jarang atau bahkan berhenti membuat gerakan. Bila gerakan bayi melambat atau berhenti, dokter harus melakukan tes prenatal untuk mengamati janin.

3. Bayi Tak Kunjung Lahir

Meski sudah waktunya untuk melahirkan, namun Anda tak kunjung melahirkan, ini menjadi tanda gawat janin. Dalam kondisi ini, biasanya usia kehamilan Anda telah lebih dari 42 minggu.

4. Kram

Ketika bayi tumbuh dan rahim membesar, Anda akan sering mengalami kram selama kehamilan. Namun bila kram parah, sering, dan disertai sakit punggung, maka Anda harus segera memeriksanya ke dokter. Kondisi tersebut dapat menjadi indikasi beberapa komplikasi serius yang menyebabkan gawat janin.

5. Perdarahan Vagina

Perdarahan pada vagina terjadi pada usia kehamilan 24 minggu sampai kelahiran bayi. Keluarnya sedikit darah dari vagina dapat menjadi hal yang normal. Akan tetapi, hal ini juga bisa menjadi indikasi adanya gawat janin.

Terdapat beberapa kondisi kehamilan penyebab gawat janin, seperti preeklampsia yang mempengaruhi fungsi plasenta, terlalu banyak atau terlalu sedikitnya cairan ketuban, cairan ketuban yang bernoda, kondisi kronis (diabetes atau tekanan darah tinggi), pendarahan, anemia, mengandung anak kembar, dan berusia di atas 35 tahun.

6. Kenaikan berat badan

Penting bagi ibu untuk memperhatikan berapa banyak kenaikan berat badan yang terjadi selama kehamilan. Kenaikan berat badan antara 10-20 kg selama kehamilan adalah normal. Kenaikan berat badan diluar nilai ini dapat menyebabkan gawat janin.

Peredaran Darah pada Ibu Hamil

Kurangnya oksigen pada gawat janin erat kaitannya dengan peredaran darah. Sistem peredaran darah adalah jaringan organ dan pembuluh luas yang bertanggung jawab atas aliran darah, nutrisi, hormon, oksigen, dan lainnya ke seluruh bagian tubuh.

Dalam plasenta, darah ibu dan janin mengalir lewat pembuluh darah yang berdekatan. Lalu, terjadilah perpindahan oksigen dari darah ibu ke darah janin. Oksigen tersebut dipasok oleh ibu, sehingga janin tidak bernapas menggunakan paru-paru.

Peredaran darah yang bermasalah dapat menyebabkan janin tidak cukup mendapat oksigen. Adapun kondisi yang mengganggu peredaran darah yaitu anemia, hipertensi atau pendarahan. Kondisi tersebut dapat membuat peredaran darah dari ibu ke bayi tidak berjalan dengan lancar atau normal.

Lepasnya Plasenta Berdampak pada Asupan Oksigen

Selain itu, masalah solusio plasenta atau lepasnya plasenta, memengaruhi peredaran darah dari ibu ke bayi. Akibatnya, terjadi penurunan atau hilangnya asupan oksigen dan nutrisi bagi janin. Oleh sebab itu, terjadilah gawat janin.

Periksakan kandungan Anda secara rutin ke dokter untuk menghindari terjadinya gawat janin. Dokter akan memantau perkembangan janin Anda, dan mengambil langkah terbaik bila ada kemungkinan gawat janin. Sebab, gawat janin yang tidak segera ditangani, dapat menyebabkan kerusakan otak jangka panjang dan permanen pada bayi.

Baby Centre. https://babycentre.co.uk/a1044907/fetal-distress
Diakses pada 16 April 2019

American Pregnancy. https://www.americanpregnancy.org/labor-and-birth/fetal-distress/
Diakses pada 16 April 2019

HIE Help Center. https://www.hiehelpcenter.org/2017/08/11/signs-fetal-distress/amp/
Diakses pada 16 April 2019

Live Science. https://amp.livescience.com/22486-circulatory-system.html
Diakses pada 16 April 2016

Ibu & Balita. https://www.ibudanbalita.com/artikel/mengenal-peredaran-darah-plasenta
Diakses pada 16 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed