logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Anatomi Hidung Manusia Serta Fungsi dan Cara Kerjanya

open-summary

Anatomi dan fungsi hidung lebih kompleks dari yang terlihat. Sebab, organ yang satu ini ternyata tidak hanya berperan dalam proses pernapasan, melainkan juga dalam pengecapan makanan, bahkan pertahanan tubuh.


close-summary

17 Jan 2020

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Anatomi hidung terdiri dari bagian luar dan dalam, seperti sinus dan silia

Anatomi hidung lebih kompleks dari kelihatannya

Table of Content

  • Bagian anatomi hidung manusia dan fungsinya
  • Fungsi hidung dan cara kerjanya
  • Cara menjaga kesehatan hidung

Hidung adalah salah satu organ pernapasan manusia. Ini karena fungsi utama hidung adalah memungkinkan kita bernapas.

Advertisement

Tanpa hidung, kita juga tidak bisa merasakan lezatnya makanan hingga mudah terserang penyakit. Anatomi hidung cukup kompleks karena berkaitan dengan organ di sekitarnya.

Agar semakin jelas, berikut ini penjelasan rinci mengenai anatomi, fungsi, dan cara kerja hidung dalam proses pernapasan.

Bagian anatomi hidung manusia dan fungsinya

Gambar anatomi hidung sebagai prgan pernapasan
Gambar anatomi hidung sebagai prgan pernapasan

Mengutip dari Cleveland Clinic, hidung adalah struktur yang menonjol dari bagian tengah wajah Anda. Apalagi, ini juga menjadi bagian dari sistem pernapasan manusia.

Beberapa fungsi utama hidung adalah memungkinkan udara masuk ke dalam tubuh, menyaring kotoran, serta melembapkan udara.

Bagian atau struktur hidung berada di atas langit-langit mulut Anda. Berikut adalah adalah anatomi hidung beserta dengan perannya masing-masing.

1. Kerangka hidung

Anatomi pertama adalah kerangka hidung. Lubang hidung atau piriformis letaknya berada di tulang tengkorak dan mewakili garis tulang rongga hidung. Ini lah yang menjadi awal saluran pernapasan.

Piramida berada di kerangka hidung yang terdiri dari proses frontal rahang atas dan medial ke tulang hidung. Lalu, pada bagian atas hidung terdapat tulang yang berfungsi sebagai jembatan keras.

2. Hidung bagian luar

Dari luar, hidung memiliki dua lubang yang secara anatomi atau struktur disebut sebagai nares. Kedua lubang hidung terpisah oleh struktur yang terbuat dari tulang rawan (septum).

Secara keseluruhan, bagian luar hidung yang bentuknya terlihat seperti segitiga, dinamakan meatus eksternal. Selain tulang rawan, meatus eksternal juga terdiri dari kulit dan jaringan lemak.

Pada hidung bagian luar juga terdapat otot yang berfungsi untuk membantu dalam membentuk ekspresi wajah.

3. Rongga hidung

Susunan rongga hidung manusia sebenarnya cukup kompleks. Bagian ini dimulai dengan bagian depan lubang hidung yang dinamakan vestibulum.

Ini adalah area lapisan sel yang bernama epitelium. Di belakang vestibulum, terdapat struktur yang bernama concha nasalis atau turbinate.

Sedangkan di atasnya ada area olfaktori yang berfungsi dalam proses penciuman. Area ini adalah satu-satunya bagian yang tidak berperan dalam proses pernapasan.

Di dalam rongga hidung terdapat bulu hidung atau rambut silia yang berfungsi sebagai penyaringan untuk membantu menghilangkan kotoran dan partikel.

Selaput lendir dan rambut halus pada hidung sama-sama berfungsi melindungi hidung dari kotoran dan juga bakteri dengan cara menyaringnya terlebih dahulu.

Lalu, di area rongga hidung paling belakang terdapat nasofaring yang berfungsi menghubungkan hidung dengan mulut. Di dalamnya, ada semacam saluran pengait hidung dan mulut, ke telinga bagian tengah.

4. Membran mukosa

Membran mukosa adalah bagian yang melapisi sebagian besar area rongga hidung. Lapisan selaput lendir ini berfungsi untuk membuat udara setelah dihirup, menjadi lebih lembap dan hangat.

Selain itu, lapisan membran mukosa juga berfungsi untuk menyaring udara saat Anda bernapas dengan tepat.

 Proses ini memungkinkan udara yang masuk ke paru-paru dalam keadaan bersih, dan siap beredar ke seluruh tubuh.

5. Lubang sinus

Libang sinus adlaah bagian dari struktur rongga hidung. Terdiri dari empat jenis, lubang sinus pada hidung ini berfungsi untuk meringankan beban di tengkorak kepala, sehingga tidak  terlalu berat.

  • Sinus etmoidal, terletak di area dekat batang hidung. Sinus ini sudah muncul sejak lahir, dan akan terus berkembang.
  • Sinus maksila, berada di area dekat pipi dan sudah muncul sejak awal lahir. Sama seperti sinus etmoidal, sinus maksila juga akan terus berkembang.
  • Sinus frontalis, berada di area dahi. Berbeda dari dua sinus sebelumnya, sinus ini tidak muncul sejak awal kelahiran dan baru terbentuk pada usia sekitar tujuh tahun.
  • Sinus sfenoidal, terletak paling dalam dibanding sinus lainnya, sinus spenoidal tersembunyi di balik rongga hidung. Biasanya, baru terbentuk saat sudah memasuki usia remaja.

Baca Juga

  • Macam-Macam Buah yang Bisa Anda Coba untuk Menghilangkan Pusing saat Hamil
  • Perbedaan Vitamin D dan D3, Ini Fakta Seputar Jenis Vitamin D
  • 11 Manfaat Blueberry yang Dinobatkan Sebagai Superfood

Fungsi hidung dan cara kerjanya

Organ hidung mempunyai beberapa fungsi penting dalam tubuh, di antaranya adalah:

  • Menghirup udara agar masuk ke dalam tubuh.
  • Memaksimalkan fitur wajah.
  • Berkontribusi pada suara saat berbicara.
  • Menyaring dan membersihkan udara dari partikel dan alergen.
  • Menambah indra penciuman.
  • Menghangatkan dan melembapkan udara.

Berikut adalah penjelasan lainnya mengenai fungsi dari bagian hidung manusia, seperti:

1. Sebagai sistem pernapasan

Organ dalam anatomi tubuh berperan dalam proses pernapasan. Namun, tahukah Anda proses apa saja yang terjadi di dalam hidung sebelum udara masuk ke paru-paru?

Hidung merupakan pintu masuk udara yang utama. Udara yang masuk diolah pada rongga hidung dan trakea, seperti dilembapkan dan dihangatkan, agar lebih layak masuk ke paru-paru.

2. Sebagai sistem pertahanan tubuh

Di rongga hidung, udara juga melalui proses penyaringan oleh lendir yang terdapat di membran mukosa. Selaput lendir berfungsi menangkap debu, bakteri, maupun partikel-partikel penyebab penyakit.

Selain lendir, ada pula rambut halus silia pada rongga hidung yang berfungsi untuk menyaring kotoran. Dengan begitu, udara yang masuk ke dalam paru-paru adalah udara yang bersih.

Itulah sebabnya, hidung dianggap penting serta berfungsi dalam sistem pertahanan tubuh.

3. Indra penciuman

Fungsi lainnya dari hidung adalah sebagai indra penciuman manusia. Ini juga menjadi salah satu cara tubuh dalam mendapatkan informasi.

Bagian hidung bisa mencium wangi atau bau tertentu, karena di dalamnya terdapat reseptor yang sensitif terhadap partikel bau di udara. Reseptor ini berukuran kecil, tetapi jumlahnya sangat banyak.

Bahkan, di dalam satu hidung, terdapat sekitar sepuluh juta reseptor. Hal ini memungkinkan otak kita mengenali sekitar sepuluh ribu jenis bau yang berbeda.

4. Membantu pengecapan makanan

Banyak orang berpikir bahwa organ yang berkaitan dengan pengecapan makanan hanyalah lidah. Padahal, hidung juga memiliki peran penting, agar kita bisa merasakan makanan dan minuman.

Kemampuan manusia dalam mencium aroma dan merasakan makanan, ternyata bekerjasama agar kita bisa merasakan kenikmatan asupan secara maksimal.

Susunan anatomi hidung manusia memang bisa dibilang cukup kompleks. Meskipun dari luar terlihat sebagai struktur yang sederhana, tetapi di dalamnya ada banyak bagian yang penting.

Di antaranya berfungsi sebagai sistem pernapasan, pengecapan, hingga pertahanan tubuh. Sebaiknya, ketahui cara menjaga kesehatan pernapasan untuk menjaga frekuensi napas normal Anda.

Cara menjaga kesehatan hidung

Selain mengenal bagian-bagian hidung manusia, Anda juga perlu memahami bagaimana cara merawat kesehatan organ pernapasan ini.

Berikut kebiasaan atau cara untuk menjaga kesehatan hidung:

  • Menutup mulut saat bersin atau batuk
  • Gunakan masker saat berada di tempat umum
  • Hindari kebiasaan menyentuh wajah atau hidung dengan tangan, karena tangan yang kotor dapat menjadi sumber penyakit
  • Sering mencuci tangan sebelum atau sesudah menyentuh hidung
  • Hindari asap rokok, asap kendaraan, dan asap polusi lainnya
  • Hindari pemicu alergi, terutama jika memiliki riwayat alergi terhadap debu, bulu hewan, dan jamur
  • Bersihkan pendingin ruangan secara teratur

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai fungsi anatomi hidung, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

patah hidunghidung tersumbathidup sehatfungsi organanatomi manusia

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved